📑 Daftar Isi

BMW iX5 60 xDrive saat pengujian pengisian daya cepat 460 kW di charger IONNA

BMW iX5 Cetak Rekor Charging 464 kW di Pengujian Publik

Penulis:Ida Farida
Terbit:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – BMW resmi memamerkan kemampuan pengisian daya cepat kendaraan listrik generasi terbarunya dalam sebuah acara media internasional di Southern California, Amerika Serikat. Dalam demonstrasi publik pertama yang melibatkan IONNA dan Alpitronic tersebut, BMW iX5 50 xDrive berhasil mencapai puncak pengisian daya 464 kW, sedikit lebih tinggi dari klaim pabrikan sebesar 460 kW.

Angka tersebut menjadikan iX5 sebagai salah satu kendaraan listrik dengan laju pengisian daya tertinggi yang pernah didemonstrasikan secara terbuka. BMW menyebut bahwa dengan pengisian puncak hingga 460 kW, iX5 60 xDrive mampu menambah jangkauan hingga 170 mil hanya dalam waktu 10 menit. Sementara untuk mengisi baterai berkapasitas 144 kWh dari 10% ke 80% dibutuhkan waktu sekitar 22 menit.

Meski demikian, perlu dicatat bahwa 460 kW merupakan angka puncak, bukan laju yang bertahan sepanjang sesi pengisian. Kendati begitu, kendaraan ini tercatat mempertahankan rata-rata di atas 280 kW pada rentang 10% hingga 80%. Laju berkelanjutan itu disebut lebih cepat dibandingkan puncak pengisian daya sebagian besar kendaraan listrik lain di pasaran.

BMW iX5 menjalani pengujian pengisian daya cepat di charger IONNA

Fondasi Gen6 eDrive dan Baterai Silindris

Kemampuan pengisian daya tersebut tidak lepas dari arsitektur baru BMW. Kendaraan listrik terbaru BMW dibangun di atas sistem sixth-generation (Gen6) eDrive dengan teknologi 800V. Setup ini diklaim menghadirkan peningkatan jangkauan dan kecepatan pengisian hingga 30% dibandingkan sistem Gen5.

Selain motor listrik baru yang lebih efisien, Gen6 eDrive menggunakan baterai dengan sel silindris. BMW menyatakan sel jenis ini memberikan kepadatan energi 20% lebih besar dibandingkan sel prismatik yang digunakan pada generasi sebelumnya. Kombinasi inilah yang menjadi dasar klaim peningkatan performa pengisian dan jangkauan pada iX5.

Dalam pengujian di Southern California, Alpitronic menyediakan perangkat keras pengisian, sementara demonstrasi berlangsung di charger IONNA. Perlu dicatat, infrastruktur di Amerika Serikat saat ini belum sepenuhnya mendukung pengisian daya sebesar 460 kW, sehingga hasil tersebut merupakan demonstrasi kemampuan kendaraan pada perangkat keras khusus.

Spesifikasi, Harga, dan Jadwal Produksi

BMW akan meluncurkan iX5 60 xDrive di Amerika Serikat pada kuartal pertama 2027 dengan harga mulai dari US$79.800. Angka EPA resmi masih menunggu, namun BMW memperkirakan iX5 mampu menawarkan jangkauan hingga 435 mil dengan baterai 144 kWh.

Kendaraan ini mengandalkan powertrain dual-motor all-wheel-drive yang menghasilkan tenaga gabungan 578 hp (425 kW) dan torsi 593 lb-ft. Menurut BMW, konfigurasi tersebut memungkinkan akselerasi 0 hingga 60 mph dalam 4,4 detik.

BMW iX5 60 xDrive saat pengisian daya cepat 460 kW

iX5 juga mencatatkan posisi penting dalam strategi produksi BMW. Model ini merupakan kendaraan listrik pertama BMW yang diproduksi di Amerika Serikat. Produksi dijadwalkan dimulai di Plant Spartanburg pada akhir tahun ini. Bagi sebagian pengamat industri, langkah ini menandai pergeseran produksi BMW yang sebelumnya identik dengan fasilitas di Jerman.

Dari sisi pengisian daya, kemampuan iX5 menambah 170 mil jangkauan dalam 10 menit menjadi salah satu klaim paling agresif di segmen SUV listrik premium. Dengan jangkauan 435 mil, kendaraan ini disebut mampu menambah sekitar 315 mil EPA dalam waktu kurang dari 22 menit pengisian. Angka tersebut menjadi pembanding penting bagi pesaing di segmen yang sama.

Demonstrasi pengisian daya BMW iX5 di charger IONNA bersama Alpitronic

Demonstrasi publik ini menunjukkan bahwa perlombaan pengisian daya cepat kendaraan listrik kini memasuki fase baru. Jika sebelumnya 350 kW dianggap sebagai standar tinggi, kehadiran iX5 dengan puncak 464 kW menegaskan bahwa pabrikan Eropa siap bersaing di level tersebut. Namun, tantangan sesungguhnya tetap terletak pada ketersediaan infrastruktur yang mampu menyuplai daya sebesar itu di jalan raya. Tanpa jaringan charger yang memadai, angka puncak hanya akan menjadi catatan di atas kertas. Bagi konsumen yang mengikuti perkembangan teknologi otomotif, perdebatan antara kemampuan kendaraan dan kesiapan infrastruktur akan menjadi sorotan utama hingga peluncuran resmi iX5 pada 2027.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.