📑 Daftar Isi

Bentley Torcal SUV listrik pertama dengan desain khas dan performa tertinggi pabrikan

Bentley Torcal Jadi EV Tercepat, Tenaga Tetap di Bawah 1.000 HP

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Bentley Torcal menjadi EV pertama dan model tercepat/terkuat pabrikan Crewe
  • Tenaga di atas 838 hp dan torsi 1.000 Nm, namun sengaja di bawah 1.000 hp
  • Berbagi platform 800-volt dengan Porsche Cayenne Electric, termasuk baterai 113 kWh
  • Jangkauan WLTP lebih dari 370 mil
  • Fokus pada kenyamanan berkendara, bukan sekadar angka performa
  • Debut resmi 23 September 2026 di London
  • Interior khas Bentley dengan opsi wol Merino dan veneer kayu daur ulang
  • Suara akselerasi buatan dari instrumen orkestra
  • Berpotensi jadi satu-satunya EV Bentley hingga 2030
  • Harga diprediksi lebih tinggi dari Cayenne yang mulai $111.350

Telset.id – Bentley secara resmi mengonfirmasi bahwa SUV listrik pertamanya, Torcal, akan menjadi mobil tercepat dan terkuat yang pernah dibuat pabrikan asal Crewe tersebut. Namun, pabrikan Inggris ini menegaskan output tenaganya tetap akan berada di bawah 1.000 hp, dengan fokus utama pada kenyamanan berkendara alih-alih sekadar mengejar angka performa mentah.

Pengumuman ini menjadi langkah besar bagi Bentley dalam transisinya menuju era elektrifikasi. Torcal akan menanjak lebih cepat dibandingkan Continental GT Speed yang memiliki tenaga 771 hp dan mampu melesat dari 0-62 mph (100 km/jam) dalam 3,1 detik. Meski demikian, pabrikan belum mengungkap angka pastinya, tetapi peluncuran resminya dijadwalkan pada 23 September.

Filosofi Performa: Kenyamanan di Atas Angka

Menariknya, Bentley tidak terlalu merayakan rekor performa ini. Dalam siaran pers yang menyertai foto teaser, pabrikan menyatakan performa Torcal telah direkayasa “dalam batas kenyamanan.” Karakter utama mobil ini justru terletak pada cara tenaga disalurkan: instan dan mulus, seperti EV performa tinggi pada umumnya, namun tanpa mengganggu kenyamanan penumpang di dalam kabin.

Martin Page, direktur lini produk Torcal, mengatakan kepada Evo di sela-sela acara uji coba prototipe bahwa Bentley sengaja menghindari mengejar angka demi angka semata. “Tidak akan ada model dengan 1.000 tenaga kuda,” tegas Page. Ia mengonfirmasi Torcal akan memiliki jangkauan WLTP lebih dari 370 mil serta tenaga di atas 838 hp dan torsi 738 lb-ft (1.000 Nm), namun enggan memberikan angka pasti.

Pendekatan ini sejalan dengan karakter tradisional Bentley yang selalu terasa “understressed” dengan cadangan performa berlimpah berkat mesin bertenaga besarnya. Kini, saat pabrikan melangkah ke era listrik, mereka ingin menanamkan karakter serupa pada lini EV-nya. Bahkan, tenaga listrik dinilai lebih cocok dengan kepribadian Bentley, baik dari sisi kemudahan berkendara maupun performa murni.

Berbagi Platform dengan Porsche Cayenne Electric

Torcal dibangun di atas platform 800-volt yang sama dengan Porsche Cayenne Electric, berbagi wheelbase 119 inci dan paket baterai 113 kWh dengan kapasitas usable 108 kWh. Cayenne EV sendiri menawarkan akselerasi gila, terutama dalam varian Turbo dengan output gabungan 1.139 hp dan torsi 1.106 lb-ft (1.500 Nm), yang mampu melesat dari 0-62 mph dalam 2,5 detik. Dalam pengujian independen, SUV seberat 5.831 pon (2.645 kg) ini mencapai 60 mph (96 km/jam) dalam 2,1 detik yang mencengangkan.

Kendati demikian, Torcal dipastikan tidak akan secepat itu. Perbandingan foto prototipe Torcal yang masih berkamuflase dengan Cayenne yang sudah dirilis menunjukkan kemiripan yang mungkin lebih dalam dari sekadar platform bersama. Dari samping, bentuk greenhouse, pintu, dan jendela samping keduanya tampak hampir identik. Namun, Torcal memiliki bagian depan dan belakang berbeda, dengan Bentley mengubah overhang untuk memberikan ekor lebih panjang dan hidung lebih pendek, membuatnya tampak lebih khas dan mirip Bentley tradisional.

Di dalam kabin, Torcal akan berbagi Flow Display yang tidak biasa dari Cayenne, namun sebagian besar interiornya akan khas Bentley. Mobil ini akan tersedia dengan kulit terbaik, juga jok wol Merino, serta veneer kayu yang dibuat dari potongan kenari dan kertas daur ulang. Menariknya, soundtrack akselerasi buatannya diciptakan dari instrumen orkestra, bukan dari sampel suara mesin atau motor yang direkam.

Bentley juga dikabarkan menggandeng orkestra untuk menciptakan suara V8 khas untuk Torcal EV, menunjukkan keseriusan pabrikan dalam menghadirkan pengalaman sensorik yang berbeda dari EV lain di pasaran.

Jadwal Peluncuran dan Masa Depan EV Bentley

Torcal akan resmi diluncurkan pada September 2026 di London, sebagaimana pengumuman resmi yang telah dirilis sebelumnya. Banyak yang dipertaruhkan pada model ini, karena Torcal berpotensi menjadi satu-satunya EV Bentley hingga 2030 setelah pabrikan dilaporkan membatalkan rencana membangun empat dari lima model EV.

Langkah ini diambil di tengah kondisi pasar yang menantang. Sebagai SUV listrik mewah di tengah berbagai tekanan pasar, Torcal harus mampu membuktikan bahwa ia bisa menghadapi pasar yang sulit dan tetap menarik minat konsumen.

Membuat EV berakselerasi cepat adalah bagian yang mudah. Pertanyaan sesungguhnya adalah bagaimana pabrikan asal Inggris ini mengadopsi dan mengadaptasi “tulang” Cayenne EV, serta menyetel platformnya untuk menghadirkan pengalaman yang khas Bentley. Torcal harus terasa lebih tenang, lebih kaya, dan lebih istimewa untuk membenarkan banderol harganya yang diprediksi lebih tinggi dibandingkan Cayenne, yang dibanderol mulai dari $111.350 hingga $170.350 sebelum opsi tambahan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.