Tinder Siapkan Fitur Video Chats, Kencan Makin Intim

Video Chats Tinder

Telset.id, Jakarta  – Aplikasi kencan Tinder terus meningkatkan kemampuan platformnya dengan menambahkan fitur-fitur baru. Salah satu yang sedang disiapkan adalah fitur Video Chats Tinder.

Saat ini, para pengguna media sosial tidak jarang menerima pesan spam dari bot dan akun palsu. Permasalahan serupa juga menjangkiti para pengguna aplikasi kencan seperti Tinder.

{Baca juga: Tinder: Lebih Penting Hindari Corona daripada Berkencan}

Jika berharap untuk tidak terperangkap di Tinder, Anda mungkin tertarik mengetahui kabar terbaru. Perusahaan induk Tinder, Match Group, telah mengumumkan bahwa aplikasi segera hadir dengan fitur anyar.

Menurut laporan Ubergizmo, seperti dikutip Telset.id, Minggu (10/5/2020), Tinder bakal punya kemampuan video chats. Dengan kata lain, para pengguna akan bisa melihat satu sama lain secara real-time.

Hal itu berpotensi mengurangi risiko pengguna terjebak tipuan oleh seseorang yang berpura-pura menjadi orang lain. Momen berkencan Anda pun bakal semakin mengasyikkan karena tahu si calon pasangan.

Tentu saja, fitur tersebut bukan sistem yang mudah. Jika seseorang menolak untuk melakukan panggilan video sebelum Anda bertemu, pengalaman berkencan akan menjadi berbeda dibanding ekspektasi.

Di sisi aspek sosial, masuk akal kalau beberapa pengguna mungkin merasa tidak nyaman memberikan lebih banyak informasi diri. Mereka lebih memilih untuk menjaga komunikasi melalui Tinder.

{Baca juga: Ada Tombol Panik di Tinder untuk Amankan Kencan “Si Jomblo”}

Menurut Match Group, fitur itu akan hadir pada kuartal II-2020. Dengan penerapan menjaga jarak sosial di tengah pandemi virus corona, keputusan Tinder menghadirkan fitur tersebut merupakan ide bagus.

Sebelumnya, Tinder juga menambahkan fitur tombol panik untuk membantu melindungi pengguna dari situasi yang tidak diinginkan. Dengan tombol khusus itu, pengguna bahkan bisa meminta pertolongan kepada pihak berwajib.

Fitur opt-in baru akan ditawarkan secara gratis oleh Tinder via kemitraan dengan aplikasi keselamatan Noonlight. Lewat fitur tombol panik ini, pengguna dapat membagikan detail tentang pertemuan menggunakan Noonlight. [SN/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here