Telset.id, Jakarta – Twitter mengumumkan minggu lalu sedang mengembangkan Edit Button atau tombol edit untuk mengoreksi tweet atau cuitan di platform.
Fitur Twitter Edit Button untuk tahap awal akan tersedia untuk pelanggan Twitter Blue di negara-negara tertentu sebelum akhirnya diluncurkan ke wilayah lain.
Fitur edit yang telah ditunggu-tunggu tersebut akan memungkinkan para pengguna untuk kembali dan melakukan pembetulan tweet dalam waktu sekira 30 menit.
Namun, seperti dilansir Gadgets360, Twitter dilaporkan akan membatasi pengguna untuk hanya melakukan lima kali pengeditan dalam periode waktu tersebut.
BACA JUGA:
- Cara Bagikan Tweet Twitter ke Instagram Stories via HP Android
- Twitter Mulai Uji Coba Fitur Tombol Edit, Rilis Akhir Bulan Ini
Menurut TechCrunch, Twitter konon mengonfirmasi bahwa tombol edit akan memungkinkan para pengguna untuk mengedit tweet hanya lima kali dalam 30 menit.
Selama periode tersebut, seperti dikutip Telset pada Minggu (11/9/2022), para pengguna dapat memperbaiki kesalahan ketik, mengunggah file media, mengedit tag.
Laporan lebih lanjut menyebut, tombol edit awalnya akan tersedia untuk pelanggan Twitter Blue di Selandia Baru. Namun, Twitter akan terus melakukan pemantauan.
Seiring waktu berjalan, Twitter dilaporkan akan merilis fitur itu untuk para pengguna Twitter Blue di negara-negara lain, yakni Australia, Kanada, dan Amerika Serikat.
Ada kekhawatiran bahwa fitur edit dapat digunakan untuk menyebarkan misinformasi politik atau penipuan kripto. Namun, Twitter sudah melakukan antisipasi.
Twitter menghadirkannya hanya untuk pengguna berlangganan dan di beberapa negara. Menurut Twitter, kekhawatiran itu hanya akan terjadi untuk penggunaan umum.
Twitter mengungkap rincian tentang tombol edit pada minggu lalu. Telah dikonfirmasi bahwa tweet yang diedit akan ditandai dengan ikon, label, dan stempel waktu khusus.
BACA JUGA:
- Pengguna Twitter Bakal Bisa Unggah Foto dan Video dalam Satu Tweet
- Fitur ‘Twitter Circle’ Mulai Diuji Coba, Cuitan ‘Sampah’ Gak Bakal Viral
Pengguna akan bisa memeriksa riwayat edit tweet bersama dengan postingan asli. Twitter pun telah meluncurkan fitur Undo untuk membatalkan tweet dalam waktu 30 detik. [SN/HBS]