APPS

Berkat WhatsApp, Telegram Raih 25 Juta Pengguna Baru dalam 3 Hari

Sigit Nugraha
Share

Telset.id, Jakarta – Telegram sepertinya benar-benar mendapat durian runtuh seiring informasi bahwa WhatsApp bakal segera berbagi data dengan Facebook. Pengguna baru Telegram melesat dalam waktu singkat, hingga mencapai 25 juta!

Kabar bahwa WhatsApp bakal segera berbagi data dengan Facebook memunculkan kepanikan. Para pengguna khawatir dengan data yang akan dibagikan karena menyangkut privasi.

Alhasil, mereka pun beralih menggunakan aplikasi chatting sejenis, seperti Telegram. Selain Telegram, tak sedikit pengguna WhatsApp juga beralih ke Signal.

Menurut cuitan akun resmi Telegram, perusahaan mengklaim bahwa dalam 72 jam terakhir telah melihat peningkatan jumlah pengguna baru.

{Baca juga: Ini Kelebihan Aplikasi Signal Dibandingkan WhatsApp}

Seperti dikutip Telset dari Ubergizmo, Kamis (14/1/2021), total 25 juta atau lebih pengguna baru telah mendaftar Telegram. Dengan pencapaian tersebut, Telegram bakal memungkinkan melewati 500 juta pengguna.

WhatsApp sebenarnya sudah mengklarifikasi apa arti perubahan dalam kebijakan privasi bagi pengguna. Pada dasarnya, perusahaan mengaku tidak dapat membaca pesan pengguna di obrolan individu atau grup.

Dengan menyanggah beberapa informasi menyesatkan yang beredar di hampir seluruh dunia, WhatsApp tidak memantau dengan siapa pengguna mengobrol. WhatsApp juga tidak memantau log panggilan pengguna.

Apapun itu, kebijakan baru WhatsApp jelas akan memengaruhi akun bisnis dan orang-orang yang mengobrol untuk keperluan penting. Mereka tentu tidak ingin data pribadi sampai disalahgunakan oleh Facebook.

Telegram Sindir WhatsApp

Telegram melakukan cara yang unik untuk menyindir kebijakan privasi WhatsApp yang bakal berbagi data dengan Facebook. Aplikasi pesan singkat tersebut membagikan meme peti mati dan postingan tersebut viral di media sosial.

Meme peti mati ini berasal dari tradisi kuno Ghana. Masyarakat Ghana sering menyewa jasa pengangkut jenazah yang mampu berjoget. Para pengangkut jenazah tersebut mampu menari sambil membawa peti mati.

{Baca juga: Telegram Sindir WhatsApp Lewat Meme “Peti Mati”}

Melalui meme peti mati, Telegram nampaknya menyindir bahwa kebijakan privasi WhatsApp merupakan akhir dari kejayaan WhatsApp. Sambil menyebarkan meme peti mati, Telegram ingin mengajak pengguna WhatsApp beralih ke Telegram.

Sontak, meme tersebut langsung viral di media sosial. Cara Telegram pun rupanya berhasil menambah jumlah penggunanya secara keseluruhan. (SN/MF)

Leave a Comment