Telset.id ā Suno menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna membuat lagu langsung di dalam percakapan iMessage. Ekstensi ini mengubah cara berbagi momen kreatif tanpa harus membuka aplikasi terpisah.
Fitur terbaru Suno ini tersedia di pembaruan aplikasi iOS terkini. Pengguna dapat mengaksesnya melalui menu plus di iMessage, lalu merekam suara atau mengetik perintah teks untuk menghasilkan lagu berdurasi 30 detik. Kedua pengguna dalam percakapan harus menginstal aplikasi Suno agar fitur ini berfungsi.
Cara kerja Suno di iMessage cukup sederhana. Pengguna cukup merekam prompt suara atau mengetik teks melalui ikon keyboard. Suno kemudian akan mengubah input tersebut menjadi lagu yang bisa langsung dibagikan di percakapan. Perusahaan juga menyarankan untuk menyalin pesan teman ke dalam kotak prompt, yang diklaim dapat menghasilkan hasil lucu di obrolan grup.
Fitur ini merupakan pengembangan cerdas dari aplikasi yang sudah memudahkan pembuatan lagu. Namun, di balik kemudahan tersebut, Suno masih menghadapi masalah hukum terkait data pelatihan AI.
Menurut investigasi 404 Media, kode sumber yang bocor menunjukkan Suno mengumpulkan jutaan lagu, lirik, dan file audio dari layanan seperti YouTube Music, Deezer, dan Genius. Salah satu file mencatat perusahaan mengoleksi lebih dari dua juta klip dari YouTube Music saja.
Suno sebelumnya mengakui modelnya dilatih menggunakan file musik yang tersedia di internet terbuka. Perusahaan berargumen praktik ini dilindungi oleh fair use. Label rekaman besar menggugat Suno pada 2024 atas penggunaan rekaman berhak cipta tanpa izin. Warner Music telah menyelesaikan kasusnya dan mencapai kesepakatan lisensi dengan Suno. Namun, gugatan dari Universal Music Group dan Sony Music masih berjalan.
Baca Juga:
Fitur chat-to-song ini terdengar seperti hiburan tidak berbahaya. Namun, teknologi di baliknya tetap terkait dengan salah satu sengketa hak cipta terbesar di industri musik. Perkembangan ini menunjukkan bagaimana inovasi AI terus berjalan di tengah tekanan hukum yang belum terselesaikan.
Bagi pengguna biasa, fitur ini menawarkan cara baru untuk berinteraksi di iMessage. Namun, bagi industri musik, ini menjadi pengingat bahwa batasan antara kreasi dan pelanggaran hak cipta masih kabur. Sengketa yang melibatkan label besar seperti Universal Music Group dan Sony Music akan menentukan masa depan teknologi serupa.






Komentar
Belum ada komentar.