šŸ“‘ Daftar Isi

Tampilan antarmuka Opera browser di iPhone

Opera Catat Pertumbuhan Pengguna Signifikan di AS dan Inggris

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Opera mencatat pertumbuhan pengguna aktif bulanan 66% di Inggris dan 40% di AS secara year-over-year
  • Pertumbuhan dipicu oleh Digital Markets Act (DMA) Uni Eropa 2024 yang memberi kebebasan memilih browser
  • Opera One untuk iOS tumbuh 42% di Eropa, dengan Prancis mencapai 103%
  • Fitur unggulan: VPN gratis tanpa log, ad blocker bawaan, Tab Islands, dan AI browser
  • Pembaruan iOS terbaru: sinkronisasi desktop-iPhone, kontrol media, upload file untuk AI
  • Opera Android tambah hub sepak bola dengan skor langsung, dorong kunjungan 70%

Telset.id – Opera melaporkan lonjakan pengguna aktif bulanan yang signifikan di dua pasar paling kompetitif, Amerika Serikat dan Inggris. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa kebijakan regulasi yang memberikan kebebasan memilih browser benar-benar berdampak pada preferensi pengguna.

Dalam sebuah blog resmi, Opera mengungkapkan bahwa gabungan pengguna aktif bulanan browser Android dan iOS mereka tumbuh 66% di Inggris dan 40% di AS secara tahunan (year-over-year) selama kuartal kedua. Angka ini menjadi bukti bahwa pengguna mulai beralih dari browser bawaan ponsel mereka.

Selama ini, mayoritas pengguna cenderung bertahan dengan browser yang sudah terinstal, yaitu Safari di iPhone dan Google Chrome di Android. Namun, data terbaru Opera menunjukkan tren pergeseran yang cukup kuat.

Pertumbuhan Opera sebenarnya sudah dimulai di Eropa. Momentum ini semakin terasa setelah penerapan Digital Markets Act (DMA) Uni Eropa pada tahun 2024. Regulasi tersebut memberikan pengguna iOS pilihan browser yang nyata untuk pertama kalinya dan membuat opsi browser lebih terlihat bagi pengguna Android.

Opera One untuk iOS tumbuh 42% di seluruh Eropa dalam setahun terakhir. Prancis mencatatkan pertumbuhan paling fantastis, mencapai 103%. Kini, gelombang pertumbuhan yang sama mulai terjadi di AS dan Inggris.

Di Amerika Serikat, Opera One tumbuh 50% di iOS dan 30% di Android. Sementara itu, Inggris mencatatkan angka yang lebih impresif dengan pertumbuhan 93% di iOS dan 50% di Android.

Fitur Unggulan Jadi Daya Tarik Utama

Mendapatkan pengguna baru memang satu hal, tetapi mempertahankan mereka adalah tantangan lain. Opera mengklaim bahwa fitur inti browser mereka menjadi alasan utama loyalitas pengguna.

Beberapa fitur unggulan tersebut antara lain VPN gratis tanpa log dan tanpa batas data, pemblokir iklan bawaan yang mempercepat waktu muat halaman, manajemen tab pintar dengan Tab Islands, serta AI browser bawaan yang membantu pencarian dan memberikan jawaban tanpa meninggalkan aplikasi.

Opera terus mengembangkan dan merilis fitur-fitur baru, yang menjadi faktor lain mengapa pengguna memilih untuk tetap setia. Pembaruan iOS terbaru menambahkan sinkronisasi yang lebih baik antara desktop dan iPhone, kontrol media di tampilan tab, dan unggahan file untuk AI browser.

Sementara itu, Opera untuk Android menambahkan hub sepak bola dengan skor langsung dan statistik pertandingan. Fitur ini sudah berhasil mendorong lonjakan 70% pengunjung ke bagian skor.

Pelajaran yang bisa diambil dari data ini cukup jelas: ketika pengguna diberikan pilihan nyata, mereka akan mengambilnya. Regulasi yang mendorong persaingan sehat terbukti mampu mengubah kebiasaan pengguna dan membuka peluang bagi browser alternatif untuk berkembang.

Bagi pengguna yang tertarik dengan perkembangan teknologi browser dan AI, informasi mengenai Meta Muse Spark 1.1 juga bisa menjadi bacaan menarik untuk memahami bagaimana AI mulai diintegrasikan ke dalam berbagai platform.

Dengan tren pertumbuhan yang terus positif, Opera tampaknya berhasil memanfaatkan momentum regulasi dan preferensi pengguna yang mulai berubah. Ke depannya, persaingan di pasar browser mobile diprediksi akan semakin menarik.

Di sisi lain, perkembangan teknologi AI juga memunculkan tantangan baru. Banyak perusahaan yang belum sepenuhnya memahami dampak biaya operasional dari adopsi AI, seperti yang dibahas dalam artikel tentang Biaya AI Membengkak.

Opera sendiri terus berinovasi dengan menghadirkan fitur-fitur yang relevan dengan kebutuhan pengguna modern. Mulai dari privasi, kecepatan, hingga produktivitas, semua coba diakomodasi dalam satu aplikasi browser.

Keberhasilan Opera di AS dan Inggris menjadi indikator bahwa pasar browser mobile tidak lagi didominasi oleh satu atau dua pemain saja. Pengguna kini memiliki lebih banyak opsi dan tidak ragu untuk mencoba alternatif yang menawarkan nilai lebih.

Dengan pertumbuhan 93% di iOS Inggris dan 50% di iOS AS, Opera One membuktikan bahwa pengguna iPhone pun mulai melirik browser selain Safari. Ini adalah perubahan signifikan mengingat Safari selama ini menjadi browser default yang sulit digeser di ekosistem Apple.

Regulasi seperti DMA di Eropa menjadi katalis yang mempercepat adopsi browser alternatif. Tanpa adanya regulasi tersebut, mungkin pengguna tidak akan pernah tahu atau termotivasi untuk mencoba browser lain.

Opera berharap tren positif ini bisa berlanjut dan menjangkau lebih banyak pasar di seluruh dunia. Dengan terus menghadirkan fitur inovatif dan pengalaman browsing yang lebih baik, perusahaan optimis dapat mempertahankan pertumbuhan yang sudah diraih.

Bagi pengguna yang penasaran dengan perkembangan teknologi lain yang juga memanfaatkan AI, artikel tentang Robot Humanoid Bantu Operasi bisa memberikan perspektif baru tentang bagaimana AI diterapkan di dunia medis.

Secara keseluruhan, data pertumbuhan Opera ini memberikan gambaran bahwa persaingan di industri browser masih sangat dinamis. Pengguna adalah pemenang utama karena mereka kini memiliki lebih banyak pilihan berkualitas.

Opera berkomitmen untuk terus meningkatkan produknya dan memberikan pengalaman browsing terbaik bagi semua pengguna di seluruh dunia. Dengan basis pengguna yang terus bertambah, masa depan Opera di pasar mobile terlihat cerah.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.