telset

Snapchat Luncurkan Spotlight Buat Saingi TikTok

Telset.id, Jakarta  – Melihat kesuksesan TikTok, banyak perusahaan yang ingin meniru. Lebih-lebih, TikTok sedang diancam pemblokiran pemerintah Amerika Serikat (AS). Melihat peluang itu, Snapchat meluncurkan Spotlight yang siap jadi pesaing.

Seperti dilansir Ubergizmo, Snapchat mengambil momentum saat TikTok sedang dibawah tekanan pemerintah AS, dengan meluncurkan platform sendiri bernama Spotlight. Konsepnya mirip dengan TikTok.

{Baca juga: 6 Fitur Tersembunyi Snapchat Ini Keren tapi Jarang Diketahui}

Dikutip Telset, Selasa (24/11/2020), pengguna dapat mengunggah video menarik dan konyol, persis seperti yang terdapat di TikTok. Lewat Spotlight, Snapchat benar-benar berharap dapat menarik para kreator konten.

Bahkan, guna memikat calon pengguna Spotlight, Snapchat menyiapkan dana sebesar USD 1 juta sebagai kompensasi. Dana sebesar itu akan dibagikan kepada kreator terpopuler di aplikasi per hari hingga akhir 2020.

Dengan kata lain, apabila bisa membuat konten menarik, menyenangkan, dan viral di dunia maya, Anda bisa mendapatkan kompensasi yang disiapkan oleh Snapchat. Jumlahnya tergantung aturan Snapchat.

Snapchat bukan yang pertama menghadirkan platform mirip TikTok. Instagram sudah terlebih dahulu meluncurkan platform serupa bernama Reel. Sejauh ini, Instagram belum menuai kesuksesan seperti TikTok.

Mirip dengan model penggunaan TikTok, Reels memungkinkan pengguna untuk merekam video vertikal pendek yang ramah seluler, lalu menambahkan efek khusus dan soundtrack yang ditarik dari perpustakaan musik.

Kesamaan itu membuat Kepala Eksekutif TikTok, Kevin Mayer ,menyebut Reels sebagai “produk peniru” yang bisa meluncur di basis pengguna Instagram yang sangat besar setelah Lasso gagal dengan “bertempur”.

Selain Facebook, sebelumnya YouTube juga dilaporkan tengah menyiapkan fitur serupa untuk menyaingi TikTok. YouTube dikabarkan sedang mengujinya.

{Baca juga: Asyik! Kamu Bisa Bikin Filter Snapchat Sendiri via Lens Studio}

Saat ini, TikTok masih dapat digunakan di AS karena larangan mengalami penundaan. Belum tahu apakah larangan bagi TikTok akan benar-benar diterapkan mengingat pemerintahan segera beralih ke Joe Biden.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0