Tampilan antarmuka Roku Labs dengan tile aplikasi eksperimental di Home Screen Roku

Roku Labs Hadirkan Aplikasi Eksperimental di Layar TV Anda

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Roku Labs hadirkan aplikasi eksperimental di Home Screen Roku, dapat diakses semua pemilik perangkat
  • Empat aplikasi awal: Backdrops Studio, Roku Immerse, Roku Weather, Roku Stocks, plus game Roku Dash
  • Pengguna dapat memberi masukan yang memengaruhi pengembangan fitur
  • Home Screen personalisasi diperluas ke Meksiko dan Brasil
  • Bundel streaming tersedia di AS dan Meksiko
  • Roku LT OS di-open-source dengan development kit gratis

Telset.id – Roku resmi membuka akses ke aplikasi eksperimental bagi pengguna melalui program baru bernama Roku Labs. Program ini memungkinkan setiap pemilik perangkat Roku mencoba aplikasi yang masih dalam tahap pengembangan langsung dari layar utama, tanpa perlu mendaftar program beta tertutup. Langkah ini menandai pergeseran cara Roku melibatkan pengguna dalam proses pengembangan produknya sekaligus memperkuat posisinya di pusat rumah terhubung.

Roku Labs diluncurkan sebagai bagian dari pembaruan terbaru Roku OS. Berbeda dengan program beta seperti Xbox Insider yang membatasi peserta, Roku Labs dapat diakses oleh siapa saja melalui tile baru di Home Screen Roku. Empat aplikasi yang tersedia sejak awal adalah Backdrops Studio untuk kustomisasi latar belakang, Roku Immerse untuk pengaturan screensaver, Roku Weather sebagai aplikasi cuaca khusus, dan Roku Stocks sebagai pelacak saham bawaan. Selain itu, terdapat game baru bernama Roku Dash yang mengajak pengguna menerbangkan UFO melintasi “Roku City”, screensaver default berupa skyline kota neon ungu dan pink yang diselingi referensi budaya pop dan iklan.

Roku menyatakan bahwa pengguna yang mencoba aplikasi-aplikasi ini dapat memberikan masukan dan secara langsung memengaruhi pengembangan fitur di masa depan. Pendekatan ini menjadikan pengguna sebagai bagian dari siklus riset dan pengembangan produk, bukan sekadar konsumen pasif. Bagi Anda yang ingin mengeksplorasi kemampuan perangkat lebih dalam, terdapat panduan Secret Menu Roku yang bisa diakses untuk pengaturan tersembunyi.

Selain menghadirkan aplikasi eksperimental, Roku memperluas ketersediaan Home Screen personalisasi ke pasar baru, termasuk Meksiko dan Brasil. Di kedua negara tersebut, Roku menawarkan fitur spesifik wilayah seperti konten terlokalisasi dan saran yang disesuaikan. Roku juga menyatakan bahwa dalam beberapa bulan ke depan, tata letak Home Screen yang diperbarui akan diluncurkan ke pengguna di Meksiko dan Brasil. Asisten suara Roku kini juga mampu menjawab pertanyaan terkait cuaca, memperluas fungsi voice assistant ke ranah informasi harian.

Di sisi layanan streaming, Roku akan mulai menawarkan bundel langganan di Amerika Serikat dan Meksiko. Bundel ini memungkinkan pengguna memadupadankan paket streaming dari layanan yang lebih kecil seperti AMC+, Fox ONE, Hallmark+, Howdy, dan Starz. Roku menyebut bundel ini biasanya lebih terjangkau dibandingkan membeli setiap paket secara terpisah. Langkah ini menempatkan Roku sebagai agregator yang menyatukan berbagai layanan dalam satu ekosistem, meskipun perusahaan juga bersaing dengan produk connected TV berbasis AI dari rival seperti Google dan Amazon yang didukung asisten Gemini dan Alexa+.

Roku turut mengumumkan bahwa mereka akan memperbarui pengalaman pencarian di platform dengan penjelasan mengapa konten muncul dalam urutan tertentu. Transparansi ini bertujuan membantu pengguna memahami logika di balik hasil pencarian, sekaligus membuka peluang bagi pengguna untuk mengevaluasi relevansi konten yang ditampilkan. Bagi pemilik perangkat yang ingin mengontrol perangkat tanpa remote fisik, aplikasi Remote Roku Gratis melalui ponsel bisa menjadi alternatif praktis.

Dalam pengumuman yang sama, Roku menyatakan akan open-sourcing Roku LT OS, sistem operasi yang digunakan untuk menggerakkan remote dan produk smart home mereka. Development kit akan tersedia secara gratis, dan Roku akan menyediakan seri pelatihan video untuk membantu siapa pun memahami cara menggunakannya untuk proyek sendiri. Langkah open-source ini berpotensi mengundang pengembang dan produsen luar untuk membangun aplikasi serta perangkat mereka sendiri di atas ekosistem Roku.

Investasi Roku pada aplikasi first-party yang berpotensi dimonetisasi menunjukkan arah strategis perusahaan. Aplikasi seperti pelacak saham, cuaca, dan game eksklusif menempatkan Roku tidak hanya sebagai penyedia perangkat streaming, tetapi juga sebagai pusat layanan rumah terhubung. Dengan membuka akses ke aplikasi eksperimental bagi seluruh pengguna, Roku mempercepat umpan balik dan memperbesar basis pengujian tanpa harus membangun program beta tertutup. Perusahaan juga terus memperluas portofolio perangkat kerasnya, termasuk langkah menghadirkan TV OLED Pertama sebagai bagian dari ekspansi lini produknya.

Bagi pengguna, Roku Labs menawarkan cara langsung untuk mencoba fitur yang belum final dan memberi masukan yang memengaruhi arah pengembangan. Bagi Roku, program ini menjadi kanal riset yang efisien sekaligus alat untuk meningkatkan keterlibatan pengguna di layar utama. Kombinasi aplikasi eksperimental, bundel streaming, ekspansi pasar, dan open-source Roku LT OS menunjukkan upaya Roku memperkuat ekosistemnya di tengah persaingan connected TV yang semakin ketat.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.