Perketat Aturan, YouTube Tambah Moderator Manusia

Geo-blocked YouTube

Telset.id, Jakarta – Beberapa waktu yang lalu, salah satu YouTuber kenamaan, Logan Paul mengunggah sebuah video kontroversional yang membuat heboh warganet. Dalam videonya itu, Logan menampilkan sesosok mayat korban bunuh diri saat dia mengunjungi Hutan Aokigahara, yang memang dikenal sebagai ‘lokasi favorit’ orang bunuh diri.

Takut kejadian ini terulang lagi, YouTube akhirnya memutuskan untuk meningkatkan tingkat pengawasan mereka pada para YouTuber. Salah satunya adalah dengan menambahkan moderator manusia di platform mereka.

Para moderator manusia ini akan meneliti satu per satu video yang masuk dalam kategori Google Preferred, sebuah progam khusus dimana pembuat konten dapat menghasilkan uang lewat iklan.

Nantinya, seperti dilaporkan Cnet, video ini akan diulas secara manual oleh moderator manusia dan mendapatkan sertifikasi, barulah mereka dapat menghasilkan uang. Hal ini dilakukan karena YouTube tak ingin lagi kecolongan seperti yang terjadi pada kasus Logan.

[Baca juga : YouTube Pantau Channel-channel Populer yang “Bandel”]

“Tidak ada yang menyangkal tahun 2017 adalah tahun yang sulit, dengan beberapa masalah yang mempengaruhi komunitas dan mitra periklanan kami,” ujar wakil presiden Google Paul Muret dalam sebuah postingan blog.

“Kami sangat antusias melindungi pengguna, pengiklan, dan pembuat konten kami dan memastikan YouTube bukanlah tempat para konten kreator yang tidak baik,” sambungnya.

Perubahan ini dilakukan oleh YouTube setelah beberapa pengiklan melakukan boikot terhadap situs berbagi video milik Google tersebut, atas sebuah video yang ditargetkan kepada anak-anak namun menjadi sasaran komentar yang tak pantas dari sisi seksual.

YouTube juga memblokir ratusan akun, menghapus lebih dari 150 ribu video dari platform mereka, serta menonaktifkan komentar di lebih dari 625 ribu video yang ditargetkan oleh para predator anak.

Lebih jauh lagi, YouTube juga akan menaikkan ambang batas untuk saluran yang ingin mendapatkan iklan. Jika seseorang ingin mendapatkan uang dari iklan, maka seseorang sudah harus memiliki 1.000 pelanggan dan memiliki setidaknya 4.000 jam waktu tontonan dalam 12 bulan terakhir.

Jika dibandingkan dengan peraturan sebelumnya, yakni hanya diharuskan memiliki total 10 ribu tayangan, maka aturan baru tersebut akan menjadi lebih sulit untuk dicapai.

[Baca juga: YouTube di Android Bakal Kebagian ‘Mode Penyamaran’]

Pada Desember lalu, CEO YouTube Susan Wojcicki mengatakan bahwa perubahan akan terjadi di platform ini, termasuk peningkatan moderator konten dan karyawan lainnya yang meninjau algoritma konten dan pelatihan algoritma konten.

Dia juga mengatakan bahwa YouTube akan memiliki ‘pendekatan baru’ untuk beriklan di situs tersebut, serta menentukan saluran dan video mana yang layak untuk mendapatkan uang dari iklan.

Sebagai informasi, pada November 2017 lalu, YouTube mengatakan bahwa mereka telah mencopot hak iklan dari hampir 2 juta video dan lebih dari 50.000 saluran yang mencoba masuk di kategori ‘aman untuk keluarga’, namun menampilkan konten yang tidak pantas.

YouTube mengklaim membuat peraturan baru ini agar membuat tayangan video di YouTube menjadi lebih aman bagi anak-anak. [NC/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here