“Kloningan” Chrome Sudah Bisa Diakses Pengguna Windows 10 

Telset.id, Jakarta – Microsoft meluncurkan versi terbaru aplikasi peramban Microsoft Edge. Banyak yang menyebut browser baru ini merupakan “kloningan” dari Chrome, karena dinilai mirip dengan browser milik Google itu.

Microsoft membuat browser Edge yang dikembangkan komunitas Chromium, dan sudah tersedia untuk pengembang mulai hari ini.

Raksasa perangkat lunak ini merilis build Canary dan Developer, yang menawarkan pembaruan harian atau mingguan terhadap perubahan yang akan datang ke Edge.

Wakil Presiden Korporat Windows, Joe Belfiore mengatakan, tujuan Microsoft bekerja sama dengan komunitas Chromium adalah untuk menciptakan kesesuaian jaringan internet yang lebih baik bagi pelanggan. Microsoft juga ingin mengurangi fragmentasi bagi semua pengembangan situs.

{Baca juga: Dibantu Jurnalis, Kini Microsoft Edge Punya Fitur Anti Hoaks}

Joe menyatakan, browser ini telah siap diunduh untuk para pengembang yang memakai sistem operasi Windows 10 di situs microsoftedgeinsider.com.

Terdapat dua versi unduhan, yaitu Canary yang akan mendapatkan pembaruan harian dan Developer yang akan mendapatkan pembaruan mingguan.

Sementara itu, menurut laporan The Verge, dukungan perambahan Edge kepada para penguna Macintosh ataupun berbagai versi Windows akan hadir secara kontinu.

“Pada pengembangan pertama ini, kami sangat fokus pada aspek dasar dan belum memasukkan berbagai dukungan fitur maupun bahasa. Dukungan itu akan hadir kemudian,” ujar Joe.

Microsoft berjanji akan memberikan perubahan pada Edge seperti desain yang lebih nyaman, dukungan untuk fitur tambahan dan kemampuan mengelola profil pengguna.

{Baca juga: Microsoft Edge Juga akan Hadir di iPad}

“Kami masih berkolaborasi dengan tim Google dan komunitas Chromium yang lebih luas,” ujar Joe yang mengharapkan para pengembang dapat menggunakan Edge setiap hari dan memberikan masukan kepada tim Microsoft ataupun komunitas Chromium.

Aplikasi Edge menjadi langkah baru Microsoft untuk kembali terjun pada bisnis perambahan Internet menyusul Microsoft Internet Explorer yang telah dihentikan dukungannya pada awal 2019. [BA/HBS]

Sumber: The Verge

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here