telset

Durasi Video Instagram Reels jadi 60 Detik, Mirip TikTok?

Telset.id, Jakarta – Fitur Instagram Reels memanjakan pengguna dengan menambah durasi video, menjadi 60 detik. Kebijakan menambah durasi video Reels sepintas mirip dengan kebijakan TikTok yang juga menambah durasi video.

Dilansir Telset dari Zee News pada Kamis (29/7/2021), durasi video maksimal Instagram Reels ditambah dari yang awalnya 15 detik sampai 30 detik menjadi 60 detik atau 1 menit. Penambahan durasi Reels sudah berlaku sejak Selasa 27 Juli 2021 lalu.

Baca juga: Instagram Stories Kini Bisa Tampilkan Hasil Terjemahan Teks

Penambahan durasi Reels diumumkan lnstagram, melalui Twitter pada Selasa (27/7/2021). Instagram lewat akun @Instagram, membuat semacam meme yang berisi pesan bahwa durasi maksimal Reels diperpanjang menjadi 1 menit.

“Reels hingga 60 detik. mulai hari ini,” tulis Instagram singkat.

Kebijakan menambah durasi Reels tidak jauh beda dengan yang dilakukan TikTok, awal bulan ini. TikTok menambah jumlah durasi maksimal video menjadi cukup lama, dari 1 menit menjadi 3 menit per klip.

Tujuannya agar pengguna TikTok bisa lebih leluasa untuk berkreasi membuat konten video, di aplikasi video singkat milik ByteDance tersebut.

“Untuk memberikan komunitas global kami fleksibilitas untuk merekam, mengunggah, dan mengedit, maka kami akan meluncurkan opsi video berdurasi hingga 3 menit langsung di dalam TikTok,” jelas TikTok.

{Baca juga: Durasi Video TikTok Lebih Panjang, Kini Sampai 3 Menit}

Hal ini yang memunculkan anggapan bahwa Instagram Reels mengikuti jejak TikTok, agar mampu bersaing dengan TikTok.

Instagram Lindungi Pengguna Remaja

Selain menambah durasi Reels, Instagram baru-baru ini juga mengumumkan kebijakan terbaru. Kebijakan terbaru ini bertujuan demi melindungi pengguna remaja di bawah 16 tahun.

Melalui akun @InstagramComms, dijelaskan bahwa remaja yang baru menggunakan Instagram, akun mereka secara default akan berada di mode private.

Instagram Reels TikTok
Instagram

“Kami menyetel default orang di bawah 16 (18 tahun di beberapa negara) ke private saat mereka mendaftar, dan mendorong orang yang sudah ada di Instagram untuk beralih ke private. Orang masih bisa berganti ke publik – tapi menurut kami private adalah pilihan terbaik bagi kebanyakan anak muda,” ungkap @InstagramComms.

Lalu Instagram juga mempersulit akun-akun dewasa yang mencurigakan untuk menemukan akun remaja di bawah 16 tahun. Hal yang sama juga dilakukan terhadap pengiklan, yakni membatasi iklan-iklan tertentu agar tidak menjangkau anak muda.

Fitur untuk melindungi remaja ini, sudah hadir di Amerika Serikat, Australia, Prancis, Inggris dan Jepang. Rencananya fitur tersebut akan diperluas di banyak negara.

{Baca juga: Instagram Bukan Lagi Aplikasi Berbagi Foto, Mau Kayak YouTube?}

“Kami juga menggunakan teknologi baru untuk menemukan akun dewasa yang mungkin tidak ingin didengar oleh remaja, dan menghentikan mereka untuk menemukan dan berinteraksi dengan remaja,” sambung @Instagramcomms.

Semoga saja penambahan durasi Reels dan kebijakan untuk melindungi pengguna remaja, dapat membuat pengguna bisa berkreasi dengan maksimal sekaligus aman di Instagram. [NM/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0