Pengguna Netflix Android Bisa Atur Kecepatan Film Hingga 1,5x

Atur Kecepatan Film Netflix Android

Telset.id, Jakarta – Aplikasi Netflix di Android kini mendukung fitur baru. Sekarang, pengguna Netflix Android bisa atur kecepatan playback film yang mereka tonton hingga 1,25x atau 1,5x.

Fitur ini memang bukan hal yang baru, karena platform video seperti YouTube atau aplikasi seperti VLC, memungkinkan pengguna untuk mengatur kecepatan playback video yang mereka tonton.

Sekarang, seperti dikutip Telset.id dari Ubergizmo, Senin (03/08/2020), pengguna Netflix Android bisa atur kecepatan playback dari film yang mereka saksikan.

{Baca juga: Disulap Jadi Anime, Cyberpunk: Edgerunners akan Tayang di Netflix}

Bahkan, pengguna bisa memperlambat video sampai 0,5x atau 0,75x. Namun, pengaturan itu tidak akan disimpan. Pengguna perlu mempercepat atau memperlambat secara manual setiap video yang ditonton.

Netflix sebenarnya mulai menguji fitur tersebut pada 2019. Akan tetapi, aktor Aaron Paul dan sutradara Braid Bird dan Judd Apatow secara terang-terangan menentang kehadiran fitur itu di Netflix.

Melalui cuitan di Twitter, Apatow menyatakan bahwa distributor seharusnya tidak boleh mendapatkan kemampuan untuk mengubah cara penyajian konten. Lantas, bagaimana tanggapan Netflix?

{Baca juga: Wow! Jumlah Download Netflix di Android Capai 1 Miliar Kali}

“Kami telah memperhatikan keprihatinan beberapa pihak. Itulah kenapa kami membatasi kecepatan pemutaran dan meminta pengguna untuk memvariasikan kecepatan setiap kali menonton,” terang Netflix.

Tarif Netflix Resmi Naik

Bukan cuma fitur baru saja yang bisa dinikmati pengguna Netflix. Tarif berlangganan yang baru pun sudah dirasakan pengguna Netflix di Indonesia.

Layanan streaming tersebut dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10% oleh Ditjen Pajak Kemenkeu RI pada 1 Agustus 2020. Kenaikan biaya paket Netflix terjadi di paket Ponsel, Dasar, Standar, sampai Premium.

{Baca juga: Kena Pajak 10%, Biaya Berlangganan Netflix Naik}

Kini, biaya berlangganan paket Ponsel di Netflix naik menjadi Rp 54 ribu per bulan dari sebelumnya Rp 49 ribu. Kemudian, paket Dasar menjadi Rp 120 ribu dari Rp 109 ribu.

Paket Standar berubah menjadi Rp 153 ribu dari Rp 139 ribuan. Lalu paket Premium naik menjadi Rp 186 ribu dari Rp 169 ribu. (SN/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here