Rekomendasi 6 Aplikasi Belajar Bahasa Pemrograman untuk Anak-anak

Telset.id – Apakah Anda tahu, saat ini ada beberapa tools untuk belajar bahasa pemrograman atau coding bagi anak-anak? Ya, tools ini sangat berguna untuk melatih anak-anak sampai remaja untuk mengasah keterampilan coding mereka agar siap menghadapi era revolusi industri 4.0 di Indonesia.

Perlu diketahui, Indonesia saat ini sedang menghadapi revolusi industri 4.0 yang menuntut penggunaan teknologi digital di segala sektornya. Alhasil, coding atau bahasa pemrograman menjadi salah satu kunci sukses untuk menuju ke era tersebut.

Belajar coding atau bahasa pemrograman tidak lagi erat kaitannya dengan orang-orang dewasa saja yang ingin bergelut di dunia IT. Anak-anak pun sudah bisa belajar coding sejak dini, dan tentunya dengan cara yang lebih mengasyikkan.

Biasanya pemrograman sangat identik dengan kegiatan yang cukup menguras konsentrasi dan pola pikir seseorang. Sangat berbanding terbalik dengan kebiasaan anak-anak yang cenderung ingin bermain ataupun mencoba hal-hal yang menyenangkan.

{Baca juga: 10 Situs Streaming Film Kartun Paling Disukai Anak-anak}

Nah, kali ini tim Telset akan membagikan beberapa tools belajar bahasa pemrograman untuk anak-anak yang bisa Anda manfaatkan untuk buah hati. Penasaran? Yuk simak selengkapnya!

Apa Itu Bahasa Pemrograman atau Coding?

Belajar bahasa pemrograman coding untuk anak-anak

Sederhananya, coding adalah sebuah instruksi untuk memerintah komputer agar bisa menjalankan fungsi tertentu. Bahasa pemrograman ini terdiri dari suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer.

Fungsi utama dari bahasa pemrograman adalah untuk memerintah komputer agar dapat mengolah data sesuai dengan langkah-langkah atau logika penyelesaian yang telah dibuat oleh programmer.

Misalnya saja, seperti data apa saja yang akan disimpan atau diteruskan, mana data yang ingin diolah, langkah apa saja yang harus diambil, dan lain sebagainya.

Setidaknya, ada tiga tingkatan dalam bahasa pemrograman atau coding. Berikut penjelasan singkatnya:

1. Low-Level

Bahasa pemrograman tingkat rendah atau low-level berisi instruksi yang ditujukan kepada komputer menggunakan kode biner atau disebut dengan bahasa mesin.

Pengkodean tersebut bisa langsung diterjemahkan atau dijalankan oleh komputer tanpa harus melalui proses kompilasi terlebih dahulu. Namun karena kompleksitas instruksi yang sangat terbatas, programmer hampir tidak membuat program menggunakan bahasa mesin.

2. Mid-Level

Bahasa program tingkat menengah adalah instruksi berupa kode mnemonic, seperti ADD, SUB, DIV, STOLOD, JMP, dan lainnya.

Akan tetapi, bahasa di tingkatan ini tetap harus diterjemahkan ke dalam bahasa mesin terlebih dahulu. Sebab, komputer hanya mengerti penggunaan kode mesin saja.

3. High-Level

Bahasa program tingkat tinggi yang berisi instruksi yang menggunakan bahasa yang dimengerti manusia.

Pengkodean jenis ini meliputi, pemrograman berorientasi objek, pemrograman berbasis web, pemrograman basis data, pemrograman aplikasi mobile, dan masih banyak lagi.

{Baca juga: Pilihan HP Terbaik untuk Anak-anak 2021, Mulai Rp 2 Jutaan}

Tools Belajar Bahasa Pemrograman untuk Anak-anak

Sekarang kita masuk ke bahasan utama, yakni beberapa tools belajar coding untuk anak-anak. Tim Telset sudah merangkum setidaknya 6 alat pembelajaran pengkodean untuk buah hati Anda. Yuk simak selengkapnya di bawah ini!

1. Scratch

Belajar bahasa pemrograman coding untuk anak-anak
Scratch

Tools pertama adalah Scratch yang dikembangkan oleh perusahaan MIT Media Lab. Platform satu ini dikemas secara menarik agar anak-anak dapat belajar pemrograman dengan cara yang mengasyikkan.

Scratch mengajarkan bahasa pemrograman kepada anak-anak di rentang usia 8 hingga 16 tahun dengan media visual yang menarik. Anak-anak akan disuguhi area kerja yang mencakup beberapa script atau perintah, variabel, dan lain sebagainya.

Anak-anak hanya tinggal mengolah logika mereka masing-masing, dan menempatkan script serta variabel tersebut ke dalam area kerja sesuai keinginan mereka.

Di sini juga tersedia banyak artikel yang berisi pemahaman dasar untuk membantu orang tua membimbing anak-anak mereka saat belajar bahasa pengkodean.

2. Stencyl

Belajar bahasa pemrograman coding untuk anak-anak

Tools belajar bahasa pemrograman untuk anak-anak selanjutnya adalah Stencyl. Aplikasi ini dapat Anda gunakan di perangkat Mac ataupun Windows 10.

Stencyl sebenarnya adalah aplikasi yang memungkinkan anak-anak untuk membuat permainan atau game sendiri. Mereka hanya perlu drag dan drop beberapa script yang disediakan ke dalam area kerja di layar utama.

Anak-anak juga dimungkinkan untuk mengetikkan kode secara manual. Menariknya, game yang dibuat di Stencyl bisa dimainkan di Android, iOS, Windows, sampai Mac.

3. Alice

Belajar bahasa pemrograman coding untuk anak-anak

Berikutnya, Alice adalah platform yang memperkenalkan pemrograman 3D inovatif kepada anak-anak. Alice memungkinkan pengguna untuk membuat animasi sampai permainan interaktif yang sederhana.

Sama seperti Stencyl, Alice juga sangat mudah untuk digunakan. Anak-anak sebagai pengguna hanya perlu drag dan drop script ke area kerja untuk membuat sebuah program.

Script yang tersedia di ALice pun sudah sesuai dengan standar dalam bahasa pemrograman berorientasi objek, seperti Java, C#, dan lain sebagainya.

4. Tynker

Belajar bahasa pemrograman coding untuk anak-anak

Tools belajar bahasa pemrograman untuk anak-anak selanjutnya adalah Tynker yang bisa diakses secara online. Tynker dirancang untuk membuat anak-anak dapat menuangkan ide kreatif mereka dalam membuat sebuah game.

Platform pemrograman visual ini memudahkan anak-anak untuk drag dan drop script dan variabel yang ada ke area kerja, sambil melihat hasil karya mereka secara real-time di area yang sama.

Tynker sangat cocok dimanfaatkan oleh orang tua untuk melatih kreativitas dari buah hati mereka. Platform ini pun mempunyai tmapilan yang tidak membosankan, dan asyik untuk digunakan.

5. Waterbear

Belajar bahasa pemrograman coding untuk anak-anak

Next, ada Waterbear yang juga mengusung pendekatan bahasa pemrograman visual yang menyenangkan bagi anak-anak. Sama halnya dengan tools belajar bahasa pemrograman lainnya, anak-anak tinggal drag dan drop boks kode ke area kerja di layar utama.

Untuk memudahkan belajar coding, anak-anak juga bisa melihat contoh-contoh kreasi lainnya, melihat tiap fitur-fitur yang disediakan, bahkan membaca deskripsi untuk setiap elemen yang akan digunakan.

6. Hopscotch 

Belajar bahasa pemrograman coding untuk anak-anak
Foto: Fractus Learning

Terakhir, tools belajar bahasa pemrograman untuk anak-anak adalah Hopscotch yang bisa digunakan di perangkat iPad. Sama halnya, platform ini pun mengadopsi bahasa pemrograman visual yang mengasyikkan.

Anak-anak dapat diajarkan untuk mengasah kreativitas dan jalan pikiran mereka dengan menggunakan aplikasi ini, tanpa harus memiliki dasar penulisan kode program. Patut dicoba!

Well, itu dia beberapa aplikasi yang dapat dimanfaatan untuk belajar bahasa pemrograman bagi anak-anak. Semoga bermanfaat, dan selamat belajar coding! (MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0