APPS

Aplikasi HeHealth Gunakan AI Bisa Deteksi PMS Lewat Foto Penis Anda

Sigit Nugraha
Share

Telset.id, Jakarta – Berkembangnya teknologi di bidang kesehatan semakin memudahkan orang untuk memantau penyakit. Seperti aplikasi HeHealth yang menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) untuk mendeteksi penyakit menular seksual (PMS) pada pria.

Topik ini memang agak sensitif dan “ngeri-ngeri sedap”, karena masyarakat umumnya agak kurang terbuka atau tidak mau membahas secara terbuka soal organ pribadinya.

Meskipun masyarakat umumnya sudah lebih terbuka tentang kesehatan pribadi di abad ke-21 ini, namun tetap saja masih ada sebagian masyarakat yang menganggap tabu untuk membicarakan soal kesehatan penis. Bagi pria, topil itu juga memalukan untuk dibahas.

Yup, banyak pria yang enggan untuk membahas kesehatan penisnya karena malu untuk memeriksakan dirinya ke dokter kelamin. Tapi dengan berkembangnya teknologi, Anda kini bisa mengecek kesehatan penis Anda dengan menggunakan aplikasi.

BACA JUGA:

Adalah startup bernama HeHealth coba memberikan solusi bagi pria yang ingin memeriksa penisnya sendiri lewat aplikasi. Startup yang berbasis di Singapura ini menciptakan aplikasi berbasis AI yang dapat menganalisis foto penis Anda untuk mencari tanda-tanda PMS.

Jadi, aplikasi HeHealth ini akan mencari tanda-tanda PMS lewat analisis foto. Pengguna akan mendapatkan hasil secara instan secara anonim melalui penggunaan gambar digital.

Menurut HeHealth, seperti dikutip Telset dari Mashable, Rabu (20/7/2022), aplikasi yang mereka kembangkan ini tidak hanya bisa mendeteksi PMS saja, tapi juga penyakit lainnya, seperti kanker penis. Mereka mengatakan saat ini sedang menunggu paten teknologinya.

HeHealth bahkan berani mengklaim aplikasi buatan mereka lebih akurat dibandingkan hasil pemeriksaan dokter umumnya, atau memiliki peringkat akurasi 90 persen untuk skrining human papillomavirus (HPV).

Aplikasi HeHealth telah menjalankan lebih dari 1.000 analisis AI untuk penggunanya dengan hasil yang diverifikasi dokter pada Juli 2022. Jadi, ini berarti Anda dapat mengesampingkan masalah validitas hasil pengecekan saat menggunakan aplikasi ini.

Namun tidak bisa dipungkiri, jika melihat cara kerjanya yang meminta pengguna mengirimkan foto penisnya, tentu saja akan muncul keraguan soal masalah privasi. Terkait hal ini, pihak HeHealth menjamin masalah privasi pengguna akan sangat terjaga.

Disebutkan bahwa aplikasi ini tidak akan mengumpulkan informasi pribadi tentang pengguna. Bahkan, aplikasi tidak akan menanyakan nama, nomor telepon, alamat email, atau informasi pribadi detail lainnya.

Cukup unduh aplikasi dan jepret foto penis, maka Anda akan mendapatkan hasil instan. Gambar alat vital Anda bahkan tidak akan ditautkan ke data lain untuk memastikan identitas anonim.

Enkripsi data aplikasi melibatkan penggunaan algoritma untuk mengubah dokumen terbaca menjadi format yang tidak dapat dibaca. Pembacaan hanya bisa via “kunci”.

HeHealth diluncurkan untuk membuat skrining menjadi mudah, nyaman, dan efisien. Aplikasi itu untuk mencegah pria mendapatkan diagnosis yang sering tidak akurat.

BACA JUGA:

Tentu saja, pada titik ini Anda mungkin agak sedikut lega kalau melihat cara kerjanya yang menjamin privasi pengguna, karena masalah data pribadi pasien sangat penting untuk dijaga, bukan untuk konsumsi publik.

Karena tidak lucu kan kalau foto-foto penis yang Anda kirimkan justru akan muncul di beberapa akun OnlyFans (atau semacamnya) tanpa persetujuan Anda. Kami juga berharap semoga saja tidak seperti itu (berakhir di OnlyFans).

Buat Anda yang tertarik untuk mencobanya, aplikasi ini bisa didapat secara gratis, dan sudah tersedia di Android dan iOS. [SN/HBS]

Leave a Comment