Peneliti Temukan Jejak Sumber Air Kuno di Planet Mars

Telset.id, Jakarta Planet Mars ternyata memiliki persediaan air yang mengalir jauh di bawah permukaannya. Fakta tersebut ditemukan oleh para ilmuwan planet dari University of Arizona, Amerika Serikat.

Para ilmuwan mengatakan, mereka menemukan dua reservoir atau tandon atau persediaan air kuno nan unik yang pernah mengalir jauh di bawah permukaan planet Mars.

Seperti dikutip Telset.id dari New York Post, Kamis (02/04/2020), Mars saat ini dalam kering dan berdebu dengan permukaan yang seram. Namun, para ilmuwan meyakini bahwa Mars pernah sangat basah dan subur.

{Baca juga: NASA Tunjukkan Foto Panorama Mars Beresolusi Tinggi}

“Banyak orang mencoba mencari tahu sejarah air di Mars. Mereka meneliti dari mana air berasal, berapa lama air berada di permukaan Mars,” kata kata ilmuwan planet University of Arizona, Jessica Barnes.

Barnes dan koleganya memeriksa isotop hidrogen yang terkunci di dalam batuan Mars. Isotop adalah varian elemen dengan jumlah neutron yang berbeda. Mereka mempelajari sampel dari kerak planet.

Dua jenis batuan vulkanik Mars yang berbeda secara geokimia mengandung air dengan rasio isotop hidrogen yang berbeda. Para peneliti menemukan fakta tersebut lewat studi selama bebeberapa waktu.

{Baca juga: Ilmuwan NASA Temukan Markas Alien di Planet Mars}

Analisis mereka, yang sekarang telah diterbitkan di jurnal Nature Geoscience, menunjukkan bahwa planet merah ini kemungkinan menerima air dari setidaknya dua sumber yang sangat berbeda pada awal sejarahnya.

Keragaman yang ditemukan para peneliti tampaknya menyiratkan bahwa Mars tidak seperti Bumi dan Bulan. Mars tidak pernah memiliki samudera magma. Sampai sekarang, para peneliti tetap melakukan studinya untuk memperkuat temuan mereka. (SN/MF)

This post was last modified on 2 April 2020 10:23