Tips Hindari Serangan Cyber “APT” yang Mengancam Indonesia

Telset.id, Jakarta – Kaspersky mengungkapkan bahwa serangan Advanced Persistent Threats atau APT menjadi ancaman cyber yang serius dan lebih berbahaya bila dibandingkan dengan malware yang ada sekarang. Oleh sebab itu, Territory Manager Kaspersky Indonesia, Dony Koesmandarin memberikan tips agar terhindar dari ancaman serangan cyber Advanced Persistent Threats atau APT ini.

Advanced Persistent Threats merupakan serangan cyber yang sangat berbahaya dan punya protokol serangan yang kompleks.

Cyber attack jenis ini memiliki banyak komponen serangan berbeda dan metode penyerangan yang beragam. APT biasanya menyebar melalui phishing dalam email atau chatting, melakukan eksploitasi, pengindeksan spyware, dan rootkit.

{Baca juga: Awas! Ada Malware Berkedok Video “Tips Virus Corona”}

Nah, berikut ini tips dari kaspersky agar terhindar dari ancaman serangan cyber Advanced Persistent Threats atau APT.

  • Jangan sembarang klik link

Dony mengatakan, biasanya APT disebarkan hacker melalui link yang dikirim dari email, chat, dan platform lainnya. Jadi, jangan sembarang mengakses atau klik tautan atau link dari sumber yang tidak terpercaya, karena bisa menjadi celah masuknya malware APT.

  • Tidak meminjamkan smartphone ke orang lain

Sering menemui orang-orang yang tidak dikenal meminjam smartphone dengan alasan darurat? Sebaiknya jangan langsung percaya apalagi meminjamkan smartphone Anda ke orang tersebut. Sebab, bisa jadi saat Anda lengah, smartphone telah disisipi malware berbahaya.

  • Instal aplikasi dari sumber terpercaya

Pastikan Anda menginstal aplikasi dari sumber terpercaya, seperti Google Play Store untuk Android dan App Store untuk iOS. Sebab, banyak aplikasi yang beredar dari sumber tidak jelas yang mengandung malware.

Meski demikian, Anda juga perlu waspada sebelum install aplikasi via Google Play Store atau App Store. Perhatikan keterangan detail dari aplikasi dan juga review dari pengguna lainnya. Jangan sampai aplikasi malah mengandung celah masuk malware ke smartphone Anda.

{Baca Juga: Waspada! Serangan Cyber Berbahaya Intai Pengguna di Indonesia}

  • Pusat Operasi Keamanan

Tips ini hanya berlaku bagi perusahaan atau korporasi yang ingin terhindar dari serangan cyber APT. Dengan memberikan fasilitas pusat operasi keamanan atau Security Operation Center pada tim dengan akses ke intelijen ancaman terbaru.

Dengan ini, tim keamanan akan mendapatkan informasi terkini mengenai tools, teknik, dan strategi yang digunakan oleh para pelaku kejahatan siber.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Terbaru}

Selain itu, penting juga bagi korporasi untuk menerapkan solusi endpoint detection and response yang berguna untuk deteksi level endpoint, investigasi dan merespon insiden tepat waktu.

Kaspersky juga memiliki solusi keamanan seperti Kaspersky Anti Targeted Attack Platform, yang berguna untuk mencegah korporasi menjadi target penyerangan sejak tahap awal. Sehingga serangan lanjutan yang lebih fatal bisa terhindari. (IR/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

5 Tips Biar Koneksi Internet Stabil Selama Video Conference

Telset.id - Selama work from home atau WFH, masalah yang biasanya terjadi adalah internet lambat alias lemot saat digunakan untuk...

Zoom Akui Salah, Panggilan Video Call Dialihkan ke China

Telset.id, Jakarta – Isu tak sedap masih terus menerpa Zoom. Kali ini, aplikasi video conference itu dihantam isu yang...

Ribuan Video Rapat Online Pengguna Zoom Bocor di Internet

Telset.id, Jakarta - Isu privasi pengguna Zoom seolah tak kunjung selesai. Dilaporkan, ribuan rekaman video rapat online milik pengguna...

Apple Produksi 20 Juta Pelindung Wajah untuk Tenaga Medis

Telset.id, Jakarta - Apple menjadi satu dari beberapa perusahaan teknologi yang turut produksi alat pelindung diri atau APD untuk...

Spotify Jadi Streaming Musik Terbesar, Kalahkan Apple Music dkk

Telset.id, Jakarta - Lembaga riset Counterpoint merilis laporan terkait layanan streaming musik berbayar di tahun 2019. Dalam laporan Counterpoint, Spotify...
- Advertisement -