Mobil Google Street View Sudah Petakan 98% Populasi Dunia

Telset.id, Jakarta  – Selama 12 tahun, mobil Google Street View telah melintasi jalan raya di seluruh dunia dengan rig kamera yang ditempelkan di bagian atap. Ia merekam kota-kota besar, kota-kota kecil, maupun dusun-dusun yang berpenduduk kurang.

Jumat (13/12/2019) lalu, mobil Google Street View melanjutkan misi memetakan dunia. Sejauh ini, mobil Google Street View telah menangkap miliaran gambar. Total, Google sekarang sudah mengumpulkan lebih dari 10 juta mil citra Street View.

{Baca juga: Gunakan AI, Google Percantik Tampilan Street View}

Menurut New York Post, seperti dikutip Telset.id, Selasa (17/12/2019), jumlah citra Google Street View sebanyak itu sama jauhnya dengan mengelilingi dunia lebih dari 400 kali. Meski demikian, Google Street View belum mampu mencitrakan Bumi.

Google memang punya aplikasi Google Earth, platform yang memungkinkan Anda menjelajahi lebih dari 36 juta mil persegi citra satelit definisi tinggi. Yang mengejutkan, Google mengklaim sekarang telah memetakan 98 persen populasi di seluruh dunia.

“Meski begitu, pembuatan peta tidak pernah dilakukan,” terang manajer produk senior Google Maps, Thomas Escobar. “Gagasan Street View dimulai sebagai proyek sampingan lebih dari 12 tahun lalu untuk memetakan seluruh dunia,” imbuhnya.

Sejak saat itu, Street View dikombinasikan dengan citra satelit dan udara telah menjadi dasar dari seluruh proses pembuatan peta Google. Hal tersebut menjadi alasan mengapa Google membangun produk yang bermanfaat bagi orang-orang setiap hari.

{Baca juga: Waduh! Suami Pergoki Isterinya Selingkuh dari Foto Google Street View}

Namun, masih banyak pekerjaan yang tersisa. Seperti yang mungkin Anda duga, untuk sebagian besar dunia yang belum pernah dicakup, Google perlu menggunakan sesuatu selain mobil Street View untuk memetakannya. Kira-kira pakai apa, ya? [SN/HBS]

Sumber: NY Post

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kominfo Pantau Hoaks RUU Cipta Kerja di Media Sosial

Telset.id, Jakarta - Menkominfo Johnny G. Plate mengaatakan pihaknya akan memantau isu-su terkait RUU Cipta Kerja di media sosial...

Tips Hindari Serangan Cyber “APT” yang Mengancam Indonesia

Telset.id, Jakarta - Kaspersky mengungkapkan bahwa serangan Advanced Persistent Threats atau APT menjadi ancaman cyber yang serius dan lebih berbahaya bila dibandingkan dengan malware yang ada sekarang....

Sah! Aturan Blokir Ponsel BM Berlaku 18 April Mendatang

Telset.id, Jakarta - Menkominfo Johnny G. Plate memastikan aturan blokir ponsel BM atau black market melalui IMEI akan berlaku pada...

Waspada! Serangan Cyber Berbahaya Intai Pengguna di Indonesia

Telset.id, Jakarta - Kasperksy mengungkapkan adanya peningkatan serangan cyber berbahaya di Asia Tenggara yang terjadi sepanjang tahun 2019. Kaspersky mengatakan, serangan...

Tips Foto Bokeh dengan Smartphone, Biar Lebih Maksimal

Telset.id, Jakarta - Bokeh menjadi salah satu pengalaman fotografi yang umum digunakan pada smartphone saat ini. Tidak seperti dahulu...
- Advertisement -