Review Redmi Note 8: Pilihan Paling Menarik di Kelas Mid-range

Telset.id – Xiaomi seolah tidak ingin tinggal diam menghadapi “tekanan” dari para kompetitor yang berlomba-lomba merilis smartphone murah meriah. Pabrikan asal China itu pun merilis Redmi Note 8 Series sebagai salah satu strategi ampuhnya.

Dibanderol dengan harga Rp 2 jutaan, smartphone ini menawarkan spesifikasi menawan, dan sukses menjadi salah satu daftar buruan konsumen di Indonesia.

Terus, apa saja sih yang ditawarkan smartphone terbaru Xiaomi ini? Well, tim Telset.id akan melakukan review Redmi Note 8 untuk Anda para pembaca setia.

Dalam review kali ini, Tim Telset.id akan membahas mulai dari desain, spesifikasi dan fitur unggulan, serta kamera. Enjoy!

Desain

Xiaomi mengklaim kalau Redmi Note 8 menawarkan peningkatan desain yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan Redmi Note 7. Klaim tersebut bisa dibilang benar, bisa dibilang tidak. Kenapa?

Berbicara soal tampilan depan, smartphone ini mengusung tampang yang mirip dengan Redmi Note 7. Layar IPS berukuran 6,2 inci beresolusi Full HD+ “diganggu” dengan adanya notch atau poni berbentuk dot drop sebagai tempat bagi kamera depan.

Meski demikian, layarnya tetap memiliki rasio yang tinggi. Jika dihitung, rasio layar terhadap body-nya mencapai 90%. Tentu, pengguna mampu mendapatkan kenikmatan visual tersendiri bagi pengguna saat menikmati beragam konten di ponsel ini.

Layar smartphone ini sendiri telah dilapisi oleh Corning Gorilla Glass 5 sebagai proteksi. Terdapat pembeda di bagian depan ini, yakni hadirnya logo Redmi di bagian tepi bawah layar.

Ke bagian belakang, Redmi Note 8 mengadopsi desain warna gradasi khas smartphone masa kini. Smartphone anyar ini menganut bahasa desain yang Xiaomi sebut sebagai holografik S-Curve. Desain tersebut membuat body belakangnya punya tampilan siluet berbentuk “S” saat terkena cahaya.

Secara visual, Redmi Note 8 dengan balutan warna Neptune Blue yang kami review memang tampak begitu eye-catchy. Gradasi warna biru di bagian atas terlihat secara halus berubah menjadi ungu ke bagian bawah.

Desain itu membuat smartphone tampak terlihat elegan. Guna melindungi tampilan cantiknya, Redmi melapisinya juga dengan Corning Gorilla Glass 5.

Masih di bagian belakang, terdapat empat kamera berjajar yang diposisikan vertikal, lengkap dengan sebuah LED Flash. Menurut Xiaomi, mereka telah mendesain sensor sidik jari di bagian belakang Redmi Note 8 dengan ukuran diameter yang lebih kecil.

Sayangnya, bentuk keempat kamera ini terasa sangat menonjol akibat ada “benjolan”. Akibatnya, saat Anda meletakkan smartphone ini di atas meja atau bidang yang rata, posisinya tidak akan rata dengan permukaan meja. Untungnya, masalah tadi bisa teratasi dengan penggunaan case yang telah disediakan dalam paket penjualan.

Bagian lain, terdapat slot kartu SIM di sisi kirinya. Slot ini mampu menampung dua nano SIM dan satu buah microSD. Redmi Note 8 ini sudah menggunakan USB-C yang terletak di sisi bawah, diapit lubang speaker, microphone, dan jack audio 3,5mm.

Spesifikasi dan Fitur

Redmi Note 8 ditopang oleh spesifikasi yang lumayan powerful di dalamnya. Di balik kap mesinnya, terdapat prosesor octa-core 2,02 GHz Snapdragon 665, RAM 6GB dan memori penyimpanan 128GB.

Buat Anda yang mencari varian lebih terjangkau, Xiaomi juga menyediakan dua opsi Redmi Note 8 dengan kombinasi RAM dan internal, 3GB/32GB atau 4GB/64GB.

Untuk menguji performanya, kami menggunakan beberapa aplikasi benchmark. Kami memanfaatkan aplikasi AnTuTu Benchmark, PCMark, dan 3DMark. Berikut gambaran performanya dari angka yang dihasilkan melalui pengujian:

Untuk keperluan sehari-hari seperti chatting, sosial media, dan browsing tidak ditemukan kendala. Bagaimana saat kita gunakan untuk main game? Sangat bisa! Kami menjajal sejumlah game untuk dimainkan di Redmi Note 8. Mulai dari Mobile Legends, COD Mobile, dan Honkai Impact, semuanya mampu dilibas tanpa cela.

Sebagai sumber daya, Redmi Note 8 dibekali dengan baterai berkapasitas 4.000 mAh. Baterainya juga sudah mendukung fitur fast charging Quick Charge 3.0 bertenaga 18W. Seberapa cepat?

Untuk membuktikannya, kami menggunakan Battery Wear Test di aplikasi AnTuTu Benchmark. Hasilnya, dari 7% sampai 22%, memakan waktu sekitar 15 menit. Sementara saat mengisi daya dari 13% hingga 100% membutuhkan waktu 127 menit.

Membahas soal fitur, Redmi Note 8 sudah dibekali dengan fitur IR Blaster. Fitur ini memungkinkan smartphone disulap sebagai remote untuk beragam peralatan elektronik, seperti TV atau AC.

Ada juga beberapa “fitur tersembunyi” yang dibenamkan di dalamnya. Buat Anda yang belum tahu, Redmi Note 8 ini ternyata sudah memiliki fitur Dark Mode, lho! Dengan ini, tampilan antarmuka jadi serba hitam. Begitu juga dengan tampilan dari beberapa aplikasi yang ada, seperti galeri atau file manager.

Fitur menarik lain yang kami temukan adalah Digital Wellbeing dan Parental Control. Fitur ini sepertinya dihadirkan untuk mencegah kecanduan pada smartphone.

Melalui fitur ini, pengguna bisa memantau berapa lama waktu yang dihabiskan menggunakan smartphone. Anda juga bisa memantau aplikasi atau game apa saja yang menyedot banyak waktu. Sehingga ini bisa menjadi pengingat untuk mengurangi penggunaan smartphone jika terlihat pemakaian yang berlebihan.

Sedangkan untuk Parental Control, sesuai dengan namanya, fitur ini sangat berguna untuk pengguna yang ingin memberikan akses smartphone ke buah hati. Pengguna memiliki kuasa penuh untuk membatasi konten apa saja yang bisa diakses dan lama durasi yang akan dihabiskan oleh sang buah hati.

Hampir terlupa, Redmi Note 8 tidak memiliki NFC. Buat Anda yang mengeluhkan absennya fitur ini, Anda bisa melirik Redmi Note 8 Pro, yang tentunya bisa didapatkan dengan merogoh kocek sedikit lebih dalam.

Kamera

Apa sih yang Anda harapkan dari smartphone seharga Rp 2 jutaan? Well, kalau Anda tanya ke Xiaomi, mereka akan memberikan smartphone dengan empat kamera belakang, seperti Redmi Note 8.

Sektor kamera memang menjadi salah satu nilai jual utama yang ditawarkan oleh smartphone ini. Keempat kamera ini memiliki resolusi dan kemampuan yang berbeda.

Seperti kamera utama 48MP yang menggunakan sensor Samsung ISOCELL GM1 berteknologi Tetra Cell. Sensor ini memungkinkan kamera untuk mengabadikan gambar dengan baik meski dalam kondisi cahaya minim.

Sensor kamera ini juga menggunakan algoritma remosaic saat kondisi pencahayaan yang cukup terang. Sehingga, kamera mampu menghasilkan gambar yang detail dengan warna cerah dan alami.

Ketiga kamera lainnya terdiri dari, kamera 8MP ultra-wide dengan sudut 120 derajat, lensa makro 2MP yang disebut Xiaomi bisa membuat pengguna lebih mudah mengambil objek foto dari jarak 2 hingga 10 cm, serta terakhir adalah kamera 2MP dengan sensor depth.

Kemampuan fotografi yang ditawarkan Redmi Note 8 ini terbilang seru buat Anda yang doyan berkreasi lewat mobile photography. Banyak mode kamera yang bisa dicoba, seperti portrait, makro dan panorama.

Ada juga mode 48MP. Pada mode ini, gambar yang dihasilkan memiliki detail foto yang lebih baik jika dibandingkan saat menggunakan mode normal.

Buat yang doyan foto selfie, smartphone ini menyodorkan kamera depan beresolusi 13MP dengan bukaan lensa f/2.0 dan punya dukungan berbasis Artificial Intelligence (AI).

Dengan adanya fitur bernama AI beauty, kamera bisa membantu memaksimalkan hasil selfie dan juga mencerahkan warna kulit. Tapi tenang, efek beauty-nya tidak terkesan lebay, kok. Bisa juga diatur sesuai preferensi pengguna.

Untuk keperluan mengabadikan video, smartphone Rp 2 jutaan itu pun sanggup merekam video hingga resolusi maksimal 4K 30 fps. Pengguna  juga akan bisa membuat video yang menarik dengan adanya mode Timelapse atau Slow Motion.

Seakan tidak ingin kalah dengan kompetitor, Xiaomi tak lupa menyediakan fitur Night Mode. Dengan hadirnya mode ini, mengambil foto di malam hari bisa jadi kegiatan yang cukup menyenangkan.

Perihal hasil saat foto menggunakan Night Mode, bisa dibilang cukup lumayan. Meski masih ditemukan beberapa noise, tapi seperti yang kami sampaikan sebelumnya, tetap menyenangkan.

Hasil videonya cukup bagus untuk ukuran smartphone sekelasnya. Hasil video yang didapat cenderung stabil, berkat hadirnya fitur gyro-EIS untuk membantu menstabilkan video yang direkam. Saat mengambil video di tempat yang cahayanya sedikit redup, kamera tetap sanggup merekam dengan visibilitas yang cukup baik.

Overall, kemampuan kamera yang ditawarkan oleh Redmi Note 8 bisa dibilang masuk dalam kategori memuaskan. Well done!

Kesimpulan

Berlabel harga sekitar Rp 2 jutaan, pelanggan disuguhi dengan spesifikasi dan beragam fitur yang cukup lengkap. Tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, para pengguna termasuk Mi Fans bisa mendapatkan smartphone yang bisa diandalkan.

Kami anggap, smartphone ini memberikan kesempatan bagi para pengguna dengan budget terbatas yang butuh perangkat terbaik menurut mereka. Spesifikasi misalnya, smartphone ini sudah ditopang dengan dapur pacu yang bertenaga berkat adanya Snapdragon 665.

Desain? Meski mirip-mirip dengan Redmi Note 7 di bagian depan, tapi secara keseluruhan tetap ada peningkatan, khususnya bagian belakang. Lalu kamera, dengan hadirnya lensa 48MP sebagai kamera utama, pengguna seolah diberikan tools atau sarana untuk membuat konten foto maupun video berkualitas, dimanapun dan kapanpun.

Dengan semua kelebihan yang Xiaomi tawarkan melalui Redmi Note 8, rasanya tak salah jika menyebutnya sebagai idola baru smartphone harga Rp 2 jutaan. (HLM/FHP)