Google dkk Bela Diri soal Monopoli di Sidang Kongres AS

Telset.id, Jakarta  – Google, Facebook, Amazon, dan Apple menghadapi sidang Komite Kongres Amerika Serikat (AS) terkait monopoli. Mereka menyatakan tetap mempertahankan praktik bisnis, dan bahkan mereka menolak untuk menjawab beberapa pertanyaan.

Komite Kehakiman Dewan Perwakilan Rakyat AS mengirim pertanyaan sebagai bagian dari penyelidikan antimonopoli terhadap Google, Facebook, Amazon,  dan Apple. Empat perusahaan raksasa itu juga menghadapi penyelidikan lain.

{Baca juga: Apple, Google, Facebook, Amazon Tersandung Kasus Monopoli}

Google, Facebook, Amazon,  dan Apple merasa telah kehilangan reputasi. Mereka mengaku ternoda oleh kelonggaran privasi dan tuduhan monopoli dengan menyalahgunakan kewenangan pasar untuk menyikat para pesaing, termasuk yang berskala kecil dan baru.

Sayang, seperti dikutip Telset.id dari Reuters, Rabu (20/11/2019), Facebook dan Apple menolak untuk berkomentar mengenai pemeriksaan tersebut. Sementara Amazon dan Google, sampai berita ini dimuat, belum bisa untuk dimintai klarifikasi.

Namun, Google sempat membantah lebih memilih layanan miliknya sendiri daripada pesaing dalam mesin pencari, video, maupuan peramban alias browser internet. Mereka menyebut, YouTube tidak diberi bobot lebih besar dari layanan milik pesaing.

Raksasa mesin pencarian itu juga mengatakan “integrasi vertikal” dari alat periklanan menguntungkan sebagian pengiklan melalui penargetan konsumen yang lebih baik. Namun demikian, menurut Google, kemampuan pesaing untuk bersaing tidak terpengaruh signifikan.

Sementara Apple tengah menjadi subjek investigasi oleh otoritas Uni Eropa. Perusahaan yang didirikan mendiang Steve Jobs ini memberlakukan kebijakan pengurangan 30 persen dari pengembang aplikasi yang menggunakan platform App Store. Kebijakan tersebut dikenal dengan sebutan pajak Appke.

{Baca juga: Terkait Tuduhan Monopoli, Google Terancam Denda Rp 42, 8 Triliun}

Akibat kebijakan itu, harga aplikasi berbayar di etalase aplikasi iOS menjadi sangat tinggi. Aplikasi Spotify telah mengeluhkan pemberlakuan pajak dari perusahaan pembuat iPhone itu kepada komisi kompetisi Uni Eropa.

“Penghakiman” terhadap Google, Facebook, Amazon, dan Apple oleh komite kongres AS belum berakhir. Empat perusahaan itu masih harus melakoni persidangan lain. Semua tak lepas dari gugatan hukum menyoal praktik monopoli bisnis. [SN/HBS]

Sumber: Reuters

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dua Gebrakan Smartfren Business di Awal Tahun

Telset.id, Jakarta – Tahun 2020, menjadi “milestone” bagi divisi Smartfren Business. Bagaimana tidak, di bulan Januari 2020 Smartfren Business...

Pejabat AS “Terpecah” Soal Embargo untuk Huawei?

Telset.id, Jakarta  - Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) menarik aturan soal tambahan pengurangan penjualan komponen ke Huawei. Mereka khawatir...

Cara Amankan Akun WhatsApp Pakai Fitur Two Step Verification

Telset.id - Keamanan aplikasi WhatsApp sempat banyak dipertanyakan, apalagi sejak kasus akun WhatsApp CEO Amazon, Jeff Bezos diretas. Salah...

Beredar Foto Kobe Bryant dan Putrinya sebelum Meninggal

Telset.id, Jakarta  - Beredar foto Kobe Bryant dan putrinya saat bermain basket di Mamba Sports Academy di Thousand Oaks,...

HOOQ IM3 Ooredoo Luncurkan Paket Buy 1 Get 3

Telset.id, Jakarta - Hari ini perusahaan penyedia layanan video-on-demand HOOQ mengumukan kerjasama strategis bersama dengan IM3 Ooredoo. Kerjasama HOOQ...
- Advertisement -