Qualcomm Ungkap Kendala Implementasi 5G di Indonesia, Apa Saja?

Telset.id,Jakarta – Qualcomm menjelaskan kendala dalam implementasi jaringan 5G di Indonesia. Menurut perusahaan, yang paling utama adalah frekuensi atau spektrum yang saat ini belum ditentukan oleh pemerintah Indonesia.

Diungkapkan Country Manager Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong, saat ini perangkat 5G sudah siap digelar di Indonesia. Namun pemerintah belum menentukan frekuensi mana yang digunakan untuk jaringan generasi kelima tersebut.

“Device-nya udah ada, tetapi frekuensinya (jaringan 5G) belum ditentukan,” kata Shannedy Ong di Jakarta, Kamis (22/08/2019).

{Baca juga: Asia Tenggara Siap Gelar 5G di 2020, Kalau Indonesia?}

Disebutkan Shannedy, setidaknya ada 3 kandidat frekuensi yang bisa digunakan untuk jaringan 5G, termasuk 3,5 Ghz, 26 Ghz dan 28 Ghz. Namun ketiganya masih belum dapat dipastikan karena frekuensi 3,5 Ghz sudah digunakan untuk layanan satelit.

“Jadi dari tahap frekuensi ditentukan sampai network dibangun oleh operator, semua perlu waktu,” tutur Shannedy.

Pemerintah sendiri disebut Shannedy sebenarnya sudah mengkaji jaringan mana yang cocok untuk 5G. Harapannya frekuensi itu bisa segera ditentukan agar implementasi jaringan 5G bisa segera dilakukan.

“Regulator di sini sih sebenarnya sudah melihat dan mengindentifikasi spektrum 5G mana yang cocok untuk Indonesia. Kita sih berharap agar mereka dapat menyelesaikan kajiannya agar dapat segera mengalokasikan 5G,” ujar Shannedy.

{Baca juga: XL Prediksi 5G akan Hadir di Indonesia Pada 2022}

Hal serupa dikatakan Senior Director Government Affairr for SEA and Pacific Qualcomm, Alex Orange. Menurutnya, Indonesia masih harus menghadapi beberapa tantangan terlebih dahulu. Salah satunya adalah spektrum 5G.

Hal ini cukup mengecewakan karena  jaringan 5G diprediksi akan siap digelar di beberapa negara di Asia Tenggara pada 2020 mendatang, seperti Thailand, Singapura dan Malaysia. “Tahun 2020, Thailand, Singapura, Vietnam dan Malaysia sudah hadir 5G. Namun Indonesia mungkin mencoba untuk hadir secepatnya,” kata Alex. [NM/IF]

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pengguna Internet Indonesia Akses Medsos 3,5 Jam per Hari

Telset.id, Jakarta - Menurut laporan terbaru Indonesia Mobile Ecosystem Report 2019, bahwa netizen atau pengguna Internet Indonesia rata-rata menghabiskan...

Indonesia Negara Adidaya Smartphone di Tahun 2025

Telset.id, Jakarta  - Laporan terbaru Indonesia Mobile Ecosystem Report 2019 mengungkap, bahwa Indonesia akan menjadi negara adidaya smartphone di...

Ini Produk Paling Diburu Pelanggan Blibli di Harbolnas 12.12

Telset.id, Jakarta  – Blibli mencatat pertumbuhan yang positif di pesta Harbolnas 12.12 tahun ini. Perusahaan e-commerce ini berhasil membukukan...

Hari Ini Samsung Buka Pre Order Kedua Galaxy Fold

Telset.id, Jakarta – Pre order Samsung Galaxy Fold pada Jumat (13/12) langsung ludes dalam hitungan menit. Kini Samsung akan...

Cegah Spam Jahat, Google Punya Fitur ‘SMS Verifikasi’

Telset.id, Jakarta – Melihat email kita dibanjiri spam memang menjengkelkan. Selain itu, resiko spam jahat yang disusupi malware masih...
- Advertisement -