Di Negara Ini, Toko-toko Pakai CCTV AI Anti Maling

Telset.id, Jakarta – CCTV dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah digunakan oleh sejumlah toko di Jepang untuk mencegah tindak pencurian barang. CCTV AI ini dapat mengawasi perilaku pengunjung toko yang mencurigakan atau tampak gelisah, kemudian karyawan toko akan mendapatkan notifikasinya via smartphone.

Lalu, karyawan toko bisa mendatangi pengunjung yang dicurigai atau diduga akan mencuri untuk ditanyai beberapa pertanyaan.

Menurut pakar keamanan, perangkat ini dapat mencegah penjahat melakukan tindak pencurian. CCTV AI sendiri dirancang oleh insinyur perusahaan startup di Jepang, Vaak dan sudah banyak digunakan toko di Tokyo.

{Baca juga: Kaget! Peretas Tiba-tiba Berbicara Melalui Kamera CCTV}

Pendiri Vaak, Ryo Tanaka kepada Bloomberg, seperti dilansir Telset.id pada Senin (11/03/2019) mengatakan bahwa teknologi dapat membantu masyarakat mencegah tindak kejahatan dengan AI.

Sistem ini ditanam ke kamera untuk mendeteksi pencuri secara real-time. Alat ini dirancang untuk menghentikan kejahatan sebelum terjadi, serta mendeteksi saat telah terjadi.

Perangkat lunak pengenalan wajah dan teknologi AI akan melacak pergerakan seluruh pengunjung di toko, mencatat jenis kelamin, perkiraan usia, barang terlaris dan banyak lagi. Kamera bahkan dapat mendeteksi kegelisahan, gerak-gerik dan bahasa tubuh mencurigakan lainnya, yang menjadi tanda bahwa seseorang mungkin akan mencuri.

{Baca juga: Polisi China Bisa Identifikasi Orang dari Cara Berjalan}

Sistem Vaak akan memberitahu “tingkat peringkat kecurigaan” dan memberi tahu karyawan toko apabila angkanya terlalu tinggi. Tahun lalu, sistem ini berhasil digunakan untuk melacak seseorang yang telah mengutil dari sebuah toko di Yokohama.

Perusahaan yang menggunakan teknologi Vaak meminta mereka agar tidak mengungkapkan toko mana yang menggunakan sistem ini karena alasan keamanan. Meski demikian, sejumlah pakar keamanan merasa bahwa pengawasan via kamera berbasis AI cukup membahayakan.

Dalam sebuah laporan pada 2016, tentang masa depan teknologi, para peneliti di Universitas Stanford memperingatkan bahwa CCTV AI berisiko secara tidak sengaja menuduh orang tidak bersalah atas kejahatan yang tidak mereka lakukan. (BA/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Main Game dengan Realme Buds Q Diklaim Anti Delay

Telset.id, Jakarta - Realme baru saja meluncurkan perangkat TWS yang dinamai Realme Buds Q. Menariknya, Realme Buds Q telah...

Honor 30 Lite Debut dengan Chipset Dimensity 800

Telset.id - Honor barus saja merilis Honor 30 Lite, yang merupakan versi terbaru dari Honor 30 series. Smartphone ini...

Cara Merekam Layar PC Windows Pakai PowerPoint

Telset.id - Mungkin ada aplikasi-aplikasi khusus yang menawarkan fitur perekaman layar. Akan tetapi tentu kita perlu usaha mencari dan...

Masuki New Normal, Pengguna Telkomsel Makin Rajin Internetan

Telset.id, Jakarta – Masuki New Normal, penggunaan layanan internet atau payload pelanggan Telkomsel di wilayah operasional Jabotabek Jabar selama...

Realme 6i Bakal Meluncur di India, “Kloningan” Realme 6s

Telset.id, Jakarta  - Realme telah merilis produk realme 6i pada Maret lalu. Uniknya, produk tersebut dipasarkan di India dengan...
- Advertisement -