Hati-hati! Malware Ini Menyamar jadi Aplikasi VPN Palsu

Telset.id, Jakarta – Bitdefender menemukan malware yang menyamar sebagai layanan privasi populer bernama Psiphon. Sekadar informasi, Psiphon adalah aplikasi VPN atau Virtual Private Network yang bisa menyamarkan identitas pengguna menggunakan sejumlah protokol.

Malware itu sendiri bernama Triout, yang ditemukan setelah munculnya kerangka kode berbahaya dalam sejumlah kasus serupa. Setelah dioprek untuk menyembunyikan malware, Psiphon palsu langsung berfungsi layaknya layanan versi asli.

Akibatnya, korban sulit menyadari kalau sedang menggunakan aplikasi abal-abal. Lalu, siapa saja korbannya?

{Baca juga: Awas! Jangan Asal Download Gambar PNG di Android}

Seperti dilansir Silicon, Korban malware itu adalah orang yang mengunduh aplikasi Psiphon bukan dari Google Play Store. Sebab, aplikasi berbahaya itu bisa diunduh dari situs-situs pihak ketiga yang membawa manfaat bagi mereka yang tak bisa mengakses Play Store.

Dikutip Telset.id pada Selasa (12/02/2019), Triout termasuk malware mengerikan karena bisa mengumpulkan banyak informasi personal milik korban. Sebut saja percakapan telepon, lalu lintas pengiriman teks, foto, kamera untuk memotret, bahkan layanan GPS.

Menurut peneliti di Bitdefender, Triout versi kedua pada aplikasi itu ditemukan di tujuh perangkat. Lima di antaranya berada di Korea Selatan dan Jerman. Di Triout versi sebelumnya, masih merujuk kepada peneliti, malware tersebut banyak menyerang para pengguna di Israel.

{Baca juga: Pemblokiran Tak Efektif Akibat VPN, Ini Kata Rudiantara}

Kasus pertama terjadi pada Mei 2018 lalu dan menyebar dengan metode berbeda. Triout versi pertama menyebar dengan cara menyamar sebagai aplikasi dewasa palsu. Namun demikian, baik versi pertama maupun kedua, malware punya jenis serangan yang sama.

“Mereka mungkin menggunakan teknik social engineering untuk menipu korban. Mereka menggiring korban menginstal aplikasi dari pihak ketiga atau menyiapkan skema online tertentu. Namun, belum terungkap bagaimana pemilihan korban maupun cara infeksinya,” jelas Bitdefender. (SN/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Apple Hadirkan Trackpad di Smart Keyboard untuk iPad Pro

Telset.id, Jakarta - Satu nilai jual iPad Pro adalah aksesori Smart Keyboard yang dijual secara terpisah. Sejauh ini, aksesori...

Peneliti Lihat “Mini Moon” Mengorbit Bumi, Berbahayakah?

Telset.id, Jakarta - Hanya ada satu bulan yang berputar-putar mengelilingi planet Bumi. Namun, baru-baru ini peneliti mengaku baru saja...

Wow! Hewan Ini Bisa Hidup Tanpa Oksigen

Telset.id, Jakarta - Para peneliti menemukan hewan pertama dari jutaan spesies yang diketahui dapat bertahan hidup tanpa oksigen. Adalah...

Kenapa Kominfo Pilih Gunakan Skema Whitelist?

Telset.id, Jakarta - Dirjen SDPPI Kominfo Ismail menjelaskan alasan Kominfo menggunakan skema whitelist dalam penerapan aturan blokir IMEI. Menurutnya...

Lima Smartphone Kamera 48MP di bawah Rp 3 Juta

Telset.id, Jakarta - Smartphone dengan kamera 48MP adalah tren yang menjamur di tahun 2019 kemarin. Beragam smartphone, mulai dari...
- Advertisement -