Anak-anak

Main Gadget Malam Hari Bikin Anak-anak Susah Tidur

Penulis:Bagus Adi
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – Menurut hasil penelitian baru-baru ini, ditemukan fakta bahwa anak-anak yang mainĀ gadget dalam keadaan gelap sebelum tidur, akan memiliki kualitas tidur yang kurang daripada menggunakanĀ gadget di ruangan yang terang.

Penelitian ini dilakukan oleh Imperial College London,Ā University of Lincoln, dan Birkbeck University of London dan Inggris, bersama dengan Swiss Tropical and Public Health Institute dan Swiss.

Melansir dari The Star, pada Kamis (31/01/2019), penelitian ini terbilang menarik, karena merupakanĀ studi pertama untuk meneliti efek penggunaan layar gadget di berbagai tempat.

{Baca juga:Ā Chatbot Ini Bantu Orang Tua Ajarkan Seputar Kesehatan Seks}

Dalam penelitian, mereka melihat kondisi pencahayaan ketika anak-anak pada usia pra-remaja menggunakan gadget diĀ kamar tidur.

Para peneliti menyertakan 6.616 remaja di Inggris berusia antara 11 hingga 12 tahun dalam melakukan studinya. Mereka juga memasukkanĀ smartphone, tablet,Ā e-Book Reader, laptop, pemutar musik, konsolĀ game,Ā desktop, dan televisi ke dalam penelitian.

Untuk mengetahui kualitas tidur, anak-anak diminta untuk melaporkan,Ā apakah mereka menggunakan gadget sekitar satu jam sebelum tidur di kamar yang terang dan gelap, pada hari kerja dan akhir pekan. Penelitian ini juga meneliti bagaimana sulitnya mereka untuk tidur dan bangun tidur.

{Baca juga:Ā IMO S2, Smartphone Khusus Anak-anak dengan Desain Kekinian}

Temuan yang diterbitkan dalam jurnal Environment International menunjukkan, bahwa 71,5 persen anak-anak menggunakan setidaknya satu gadget dalam satu jam sebelum waktu tidur. Dari jumlah itu, 32,2 persen melaporkan menggunakan smartphoneĀ pada malam hari dalam kegelapan.

Para peneliti juga menemukan, bahwa menggunakan gadgetĀ pada malam hari secara konsisten dapat berpengaruh pada kualitas tidur yang buruk, kurang tidur, dan persepsi kualitas hidup yang buruk.

Selain itu, mereka yang menggunakan smartphoneĀ atau menonton televisi di sebuah ruangan dengan lampu menyala, 31 persen mengalami sulit tidur daripada mereka yang tidak menggunakan gadget atau menonton televisi.

{Baca juga:Ā 5 Resiko Gunakan Ponsel Sebelum Tidur}

Jumlah ini meningkat menjadi 147 persen, ketika anak-anak menggunakan gadget di kondisi gelap. Salah satu peneliti, Dr Michael Mireku mengatakan, studinya kali ini lebih fokus kepada bagaimana pencahayaan dalam kamar mempengaruhi anak yang menggunakan gadget sebelum tidur.

ā€œSementara penelitian sebelumnya telah menunjukkan hubungan antara penggunaan gadgetĀ dengan kualitas tidur, dan waktu tidur anak. Studi kami adalah studi pertama yang menunjukkan bagaimana pencahayaan kamar dapat lebih memengaruhi hal ini,ā€ terangnya.

ā€œTemuan kami penting tidak hanya untuk orang tua tetapi untuk guru, profesional kesehatan dan remaja itu sendiri. Kami akan merekomendasikan agar kelompok ini sadar akan potensi masalah seputar penggunaan gadgetĀ selama waktu tidur, termasuk kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk,ā€ tambahnya.

{Baca juga:Ā Karena Komitmen, Pasangan Muda Suka Berbagi Password Smartphone}

Para peneliti juga mencatat bahwa kurang tidur sebelumnya dikaitkan dengan gangguan respon imun, depresi, kecemasan, dan obesitas pada anak-anak dan remaja, serta kinerja akademis yang lebih buruk. (BA/FHP)