Lagi, Facebook Didenda Rp 165 Miliar karena Jual Data Pengguna

Telset.id, Jakarta РBadan pengawas persaingan usaha Italia atau Autorità Garante della Concorrenza e del Mercato (AGCM) mendenda Facebook 10 juta euro atau sekitar Rp 165 miliar atas tudingan penjualan data pengguna tanpa pemberitahuan.

Menurut laporan Euronews, Facebook juga dinilai telah secara agresif menahan pengguna untuk membatasi cara perusahaan membagikan data. Facebook dianggap telah menyesatkan pengguna untuk mendaftar tanpa pemberitahuan.

AGCM juga menilai bahwa Facebook tidak memberitahu pelanggan secara jelas tentang motif untuk mendapatkan imbalan yang mendasari penyediaan layanan sosial dengan hanya menekankan bahwa layanan yang diberikan adalah gratis.

Facebook secara agresif menahan pengguna untuk membatasi perusahan membagikan data. Caranya, Facebook mengatakan kepada pengguna bahwa pembagian data dibatasi. Dengan begitu, pelanggan hanya akan mendapatkan layanan terbatas.

Di lain sisi, Facebook telah berulang kali menegaskan bahwa perusahaan tidak menjual data pengguna. Facebook telah menerima banyak kritikan terkait penyalahgunaan data pengguna dan berpengaruh ke hasil pemilihan umum.

Belum lama ini, Facebook juga melakukan uji coba terhadap sistem pemblokiran kata dan frasa tertentu, bahkan emoji yang tidak diinginkan muncul di timeline Facebook pengguna. Frasa yang diblokir akan tetap terlihat oleh teman satu sama lain.

Beberapa waktu lalu, teknisi Facebook menyampaikan pula lewat surat elektronik mengenai praktik pengumpulan data oleh Rusia pada 2014. Pesan itu merupakan bagian dari dokumen internal yang diambil oleh Parlemen Inggris dan diungkap oleh anggota parlemen Damian Collins.

Persoalan tersebut merupakan tantangan baru bagi Facebook yang tengah mendapat kritik keras karena dianggap gagal melindungi data pengguna setelah skandal Cambridge Analytica. Dalam proses pemeriksaan, Facebook memilih tidak berkomentar.

https://telset.id/238644/facebook-ternyata-tahu-campur-tangan-rusia-sejak-2014/

https://telset.id/239068/facebook-uji-coba-sistem-pemblokiran-kata-dan-frasa/

Sumber :

euronews.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

MUI Bantah Keluarkan Fatwa “Netflix Haram”

Telset.id, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) membantah telah mengeluarkan fatwa haram untuk layanan streaming Netflix. MUI mengatakan hingga...

XL Ajarkan Bijak di Media Sosial dan Internet pada 100 Sekolah

Telset.id, Jakarta - XL Axiata ingin anak-anak Indonesia dapat memanfaatkan internet secara positif dan produktif. Karyawan XL memberikan edukasi...

7 Aplikasi Antivirus Paling Ampuh untuk Smartphone

Telset.id, Jakarta - Virus sudah menjadi momok bagi pengguna smartphone. Virus mampu merusak sistem perangkat lunak dan data pengguna....

Mau Simpan Status WhatsApp yang Lucu-lucu, Begini Caranya!

Telset.id - Sering kali kita menemukan status WhatsApp lucu yang dibagikan oleh teman-teman kita. Akan tetapi, status ini hanya...

Inggris Cuekin Ajakan AS Soal Proyek 5G Huawei

Telset.id, Jakarta - Inggris tampaknya tak peduli atas ajakan Amerika Serikat (AS) untuk embargo Huawei. Pasalnya, para pejabat Inggris...
- Advertisement -