5 Smartphone yang Cocok Banget Buat Nge-Vlog

Telset.id – Karier sebagai vlogger kini tidak bisa dipandang sebelah mata. Hanya dengan berbekal kamera smartphone, orang kini bisa dengan mudah untuk mengedit video. Siapa pun kini bisa menjadi vlogger.

Tema-tema yang beragam mulai dari gaya hidup, review gadget, hingga olahraga bisa diangkat menjadi video untuk diunggah. Keuntungan yang didapat pun tidak main-main. Selain popularitas, vlogger sukses bisa mendapat untung hingga puluhan juta per bulannya.

Karena itu, tidak heran jika kini banyak yang ingin mengikuti jejak para vlogger populer, mungkin Anda termasuk salah satunya. Kamera merupakan suatu keharusan jika Anda berniat menjadi vlogger.

Namun, Anda tidak perlu lagi repot-repot membeli kamera DSLR atau mirrorless yang menguras isi kantong untuk merekam video berkualitas. Kecanggihan kamera smartphone kini telah berkembang dengan sangat pesat untuk menghasilkan gambar yang keren.

Produsen smartphone juga berlomba-lomba untuk melengkapi perangkatnya dengan kamera beresolusi tinggi hingga diafragma yang hasilnya hampir mendekati kamera profesional.

Untuk merekam video, tidak lupa pula disediakan mode slow motion yang mampu menyimpan gambar hingga ratusan frame per second. Tim Telset.id telah merangkum beberapa smartphone dengan kamera canggih yang bisa membantu Anda menjadi seorang vlogger.

Huawei P20 Pro

Diluncurkan pada Maret 2018 lalu, Huawei sempat menggemparkan dunia dengan smartphone flagship-nya yang dilengkapi dengan kamera Leica. Huawei P20 Pro merupakan smartphone pertama yang memiliki empat kamera, yakni 3 kamera belakang dan 1 kamera depan.

Kualitasnya tidak main-main. Kamera pertama yang menangkap gambar RGB memiliki sensor 40 megapiksel dan bukaan f/1.4, kamera kedua dengan lensa monokrom dan sensor 20 megapiksel dengan bukaan f/1.6, dan kamera terakhir merupakan lensa telefoto 8 megapiksel dengan bukaan f/2.4. Smartphone ini memiliki setelah ISO hingga 102.400.

Huawei P20 Pro juga dapat merekam video stabil dengan resolusi 1080 piksel dengan pengambilan gambar 30 frame per second (fps). Untuk mengambil video slow motion, Anda dapat menyetelnya menjadi 720 piksel dengan 240 fps.

Baca juga: 7 Aplikasi Video Editing Gratis untuk Vlogger

Anda juga dapat merekam dengan kualitas 4K dan 60 fps, tapi hasilnya akan kurang stabil. Smartphone keluaran negara Tirai Bambu ini memiliki kualitas gambar zoom terbaik, bahkan jika dibandingkan dengan iPhone X maupun Samsung S9+. Kameranya pun masih mampu memotret foto dengan cukup apik walaupun di cahaya yang terbatas.

Untuk Anda yang menyenangi kamera depan, jangan kecewa dulu. Kamera depan Huawei P20 Pro memiliki sensor sebesar 24 megapiksel dengan bukaan f/2.0 dan dilengkapi AI beautification. Anda juga bisa merekam video beresolusi 1080 piksel dengan 30 fps.

Huawei P20 Pro dibekali dengan prosesor Hisilicon Kirin 960 yang disebut-sebut sebagai prosesor perangkat mobile pertama yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Baca juga: Review Huawei P20 Pro: Kamera Canggih dan Performa Apik

AI pada Kirin 970 disebut berfungsi untuk mendukung kemampuan kamera pada Huawei P20 Pro. Dibanderol seharga Rp 10 jutaan, tidak mengherankan jika smartphone ini menempati peringkat tertinggi di DxOMark dengan skor video 98.

Samsung Galaxy S9+

Samsung dikenal sebagai salah satu brand yang memiliki kualitas kamera yang baik. Fitur kamera di Samsung Galaxy S9+ tampak standar dengan dual kamera belakang dan satu kamera depan.

Namun, kamera utamanya dengan sensor 12 megapiksel dapat mengubah bukaan dari f/1.5 menjadi f/2.4 tergantung dari kondisi cahaya untuk menghasilkan kualitas gambar yang maksimal.

Baca juga: Samsung Galaxy S9+, Smartphone dengan Kamera Terbaik

Kamera dengan lensa telefotonya memiliki bukaan f/2.4 dan 2x optical zoom. Kedua kamera belakang difasilitasi dengan Optical Image Stabilizer (OIS) yang memudahkan Anda dalam mengambil gambar maupun merekam video dengan stabil.

Anda dapat merekam video dengan resolusi 720 piksel hingga 4K. Video 1080 piksel masih dapat distabilisasikan, menjadikannya sedikit lebih unggul dari Huawei P20 Pro. Pada resolusi 4K, Anda dapat merekam video dengan 24 fps hingga 60 fps.

Baca juga: Jajal AR Emoji dan Video Super Slow-Mo di Galaxy S9

Untuk mengambil video slow motion, Samsung Galaxy S9+ dibekali dengan setelan video 1080 piksel pada 240 fps. Tidak hanya itu, smartphone ini juga menawarkan setelan video super slow motion di resolusi 720 piksel dengan 960 fps.

Kamera Samsung Galaxy S9+ mampu beradaptasi dengan cepat ketika cahaya berubah kondisi dan sistem autofokus-nya dapat diandalkan. Sistem noise reduction-nya juga menjadi salah satu keunggulan smartphone keluaran Korea ini.

Kamera depan Samsung Galaxy S9+ memiliki sensor 8 megapiksel dengan bukaan f/1.7 dan dilengkapi autofokus. Video yang diambil dengan kamera depan berkualitas 1440 piksel dengan 30 fps.

Fitur Live Focus yang tersedia di kamera depan maupun kamera belakang memungkinkan Anda untuk mengambil foto dengan latar belakang blur atau bokeh. Anda juga dapat bermain dengan teknologi augmented reality (AR) yang tersedia di kamera depan smartphone ini.

Baca juga: Hands On Galaxy S9 dan S9+: Desain Lama dengan Fitur Kamera Berbeda

Samsung menyediakan dua varian chipset bagi Galaxy S9+. Untuk smartphone yang dijual di Amerika Serikat dan China, Samsung menyematkan chipset Qualcomm Snapdragon 845. Sementara Galaxy S9+ yang dijual global, termasuk Indonesia, ditenagai dengan Exynos 9810.

Samsung Galaxy S9+ sempat berada di posisi pertama dengan skor video DxOMark sebesar 91 sebelum digeser oleh Huawei P20 Pro.

iPhone X

Bukan rahasia lagi jika Apple memproduksi smartphone dengan kamera terbaik, termasuk iPhone X. Dirilis tahun 2017 untuk merayakan 10 tahun Apple, iPhone X dilengkapi dengan dual kamera belakang dengan sensor masing-masing sebesar 12 megapiksel.

Kamera utamanya memiliki lensa wide angle dengan bukaan f/1.8. Kamera telefotonya dilengkapi dengan diafragma berukuran f/2.4 dan mampu memperbesar hingga 2x optical zoom.

Baca juga: 5 Alasan iPhone X Pantas Digandrungi

Keduanya difasilitasi dengan lensa OIS hingga Anda tidak perlu khawatir mengambil gambar goyang. iPhone X ditenagai dengan prosesor Apple A11 Bionic, yaitu prosesor yang pertama kali digunakan Apple pada iPhone 8.

Video dapat direkam dengan resolusi 1080 piksel hingga 4K. Salah satu keunggulan iPhone X adalah kemampuannya untuk menghasilkan video yang stabil dengan fitur Cinematic Stabilization di seluruh mode video. Sayangnya, fitur tersebut menjadi kurang efektif di video beresolusi 4K. Namun, kamera iPhone X memiliki setelan fokus, white balance, dan exposure yang baik.

Baca juga: Video Ini Tunjukkan Kemampuan Kamera iPhone Xs

Dilengkapi dengan perekam suara yang mulus, smartphone ini menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk merekam video. Bagi Anda yang ingin merekam video slow motion, iPhone X juga dibekali dengan setelan video 1080 piksel dengan 240 fps.

Jangan lupakan kamera depannya yang memiliki sensor 7 megapiksel. Kamera depan iPhone X dapat merekam video beresolusi 1080 piksel dengan 30 fps. Mode potret pada kameranya mampu menghasilkan gambar mendetail dan blur yang realistis.

Dijual dengan harga Rp 13 jutaan, iPhone X mendapat skor video 89 dari DxOMark yang menempatkannya di peringkat ketiga.

Xiaomi Mi 8

Smartphone keluaran Xiaomi ini berhak diperhitungkan sebagai smartphone dengan kamera berkualitas tinggi. Xiaomi Mi 8 memiliki dual kamera belakang yang berfungsi sebagai kamera utama dengan wide angle dan kamera telefoto.

Kamera utamanya memiliki sensor berukuran 12 megapiksel dengan diafragma sebesar f/1.8 dan dilengkapi OIS. Kamera keduanya yang juga memiliki sensor 12 megapiksel dibekali diafragma sebesar f/2.4 dan 2x optical zoom.

Kombinasi keduanya diperkuat dengan dual LED flash dan mampu menghasilkan gambar beresolusi tinggi. Kameranya dapat mengidentifikasi objek dan mengaktifkan autofokus dengan cepat dan akurat.

Kualitasnya teruji karena dalam kondisi kurang cahaya pun gambar yang dihasilkan masih memiliki warna yang menarik. Smartphone ini juga dibekali dengan prosesor Snapdragon 845.

Baca juga: Penuhi TKDN, Xiaomi Mi 8 Youth Segera Dirilis di Indonesia

Resolusi video yang direkam tersedia dari 1080 piksel hingga 2160 piksel. Kecepatan pengambilan gambarnya pun beragam, dari 30 fps hingga 240 fps. Namun, video beresolusi 2160 piksel hanya dapat diambil dengan 30 fps.

Autofokus pada Xiaomi Mi 8 juga dapat diandalkan karena kamera mampu menjaga subjek tetap fokus, baik ketika subjek atau kamera yang bergerak. Pada pencahayaan yang cukup, Xiaomi Mi 8 mampu menangkap gambar dengan detail.

Pada kondisi dengan kontras cahaya tinggi pun smartphone ini masih dapat mengambil visual objek dengan rinci, baik di area yang paling terang maupun yang paling gelap.

Kualitas kamera depan Xiaomi Mi 8 juga tidak main-main. Dengan sensor 20 megapiksel dan bukaan f/2.0, selain mengambil foto selfie, kamera depannya juga dapat merekam video beresolusi 1080 piksel dengan 30 fps.

Baca juga: Catat! Ini Tanggal Peluncuran Xiaomi Mi 8X

Xiaomi memanjakan mereka yang senang selfie dengan fitur Beautify 3.0 yang berisi berbagai macam filter foto. Dijual dari harga 5 jutaan rupiah, DxOMark memberikan skor 88 untuk kemampuan Xiaomi Mi 8 dalam merekam video.

ASUS Zenfone 5

penjualan Zenfone 5Z
Foto: Hendra Wiradi/Telset.id

Tidak ketinggalan, ASUS juga mengeluarkan smartphone yang mengunggulkan kemampuan kameranya. ASUS Zenfone 5 yang dikeluarkan pada Februari lalu memiliki dual kamera belakang beresolusi 12 megapiksel dan 8 megapiksel. Kamera utamanya dilengkapi bukaan sebesar f/1.8 dan kamera keduanya dilengkapi dengan bukaan f/2.2.

Walaupun kualitas zoom pada Zenfone tidak sebaik pesaingnya, smartphone ini masih dapat menghasilkan gambar dengan warna yang cerah dan white balance yang seimbang pada pencahayaan yang terang maupun redup. Kamera Zenfone 5 juga mampu mendeteksi objek gambarnya dengan otomatis.

Baca juga: Review Asus Zenfone 5: Kerja Gegas, Desain Berkelas

Video yang direkam menggunakan Zenfone 5 beresolusi 1080 piksel dengan 120 fps dan 4K dengan 30 fps. Keduanya dapat distabilisasi, tapi video 1080 piksel menghasilkan gambar yang paling stabil.

Salah satu kekurangan pada kualitas video Zenfone 5 adalah ketidakmampuannya merekam objek dengan detail. Tekstur dan objek-objek kecil kurang diproses dengan baik, sehingga tampilannya sedikit buram.

Zenfone 5 juga dilengkapi dengan kamera depan beresolusi 8 megapiksel dengan bukaan f/2.0. Video yang direkam dengan kamera depan memiliki resolusi gambar 1080 piksel dengan 30 fps.

Baca juga: Review Asus Zenfone 5Q: Tampilan dan Performa Menawan

Bagi Anda penikmat selfie juga tersedia live-beauty. Smartphone keluaran Taiwan yang ditenagai dengan Snapdragon 636 ini tersedia dari harga Rp 5 jutaan dan mendapat skor video 86 dari DxOMark. [AU/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Realme Masuk Top 5 Pasar Ponsel Asia Tenggara

Telset.id, Jakarta – Menurut laporan terbaru dari Counterpoint Research Market Monitor Q1 2020, realme berhasil meraih peringkat Top 5...

iOS 14 Bawa Fitur Terjemahan untuk Browser Safari

Telset.id, Jakarta  - Apple kabarnya menghadirkan fitur terjemahan bawaan (default) untuk Safari dalam pembaruan iOS 14. Selama ini, Apple...

Resmi, Ini Harga Samsung Galaxy A11 dan A21s di Indonesia

Telset.id, Jakarta - Samsung resmi meluncurkan dua smartphone entry level terbaru mereka di tanah air yaitu Galaxy A11 dan...

7 Game Nintendo Switch Gratis Terbaik 2020

Telset.id - Nintendo Switch menyediakan beragam game menarik bagi penggunanya. Meski sebagian besar game mesti Anda beli, tapi ada...

Atasi Jailbreak, Apple Rilis iOS 13.5.1 dan iPadOS 13.5.1

Telset.id - Apple akhirnya merilis update OS terbarunya yaitu iOS 13.5.1, iPadOS 13.5.1, dan watchOS 6.2.6, dimana update ini...
- Advertisement -