Telset.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu, Huawei membawa seri Nova 2 Lite untuk bersaing di pasar smartphone yang berada “di antara” low-end dan mid-end Indonesia. Smartphone ini sendiri merupakan “versi hemat” dari seri Huawei Nova 2i yang sudah lebih dulu dijual di Indonesia.
Meski masuk kelas menengah ke bawah, Nova 2 Lite mengandalkan beberapa hal untuk memikat calon konsumen Tanah Air. Beberapa diantaranya seperti desain terkini sampai teknologi kamera ganda.
Tentu menarik untuk membahas smartphone dengan harga Rp 2,5 jutaan tersebut (berdasarkan situs e-commerce Lazada). Karenanya, sekarang Tim Telset.id akan membahas lebih mendalam seperti apa Huawei Nova 2 Lite dan apakah smartphone ini worth to buy bagi masyarakat Indonesia.
So, lebih baik simak baik-baik review Huawei Nova 2 Lite dari kami. Check this out!!
Desain

Seperti yang sudah kami sebut sebelumnya jika Nova 2 Lite dikemas dengan desain terkini. Memang terkini dalam hal ini adalah untuk smartphone kelas menengah ke bawah saja, sebab untuk smartphone menengah ke atas, sudah mengusung desain yang lebih kekinian dengan memanfaatkan notch atau poni untuk membuat smartphone makin bezel-less.
Di bagian depannya, Huawei Nova 2 Lite punya desain mainstream. Mirip seperti smartphone 18 : 9 lainnya yang punya harga “ramah kantong”, Nova 2 Lite punya bezel cukup tebal di bagian bawah dan cukup tipis di sisi atas, kiri dan kanannya.
Yang membuatnya tampak cukup berbeda adalah desain bagian belakangnya yang bahkan terlihat lebih fresh dibanding Nova 2i. Terdapat frame kamera ganda yang digabung dengan LED Flash yang ditempatkan di sisi kiri body smartphone.

Frame tersebut memang punya posisi horizontal, namun tidak mirip seperti frame segelintir smartphone Android lainnya yang “terinspirasi” dari desain frame kamera iPhone 7 Plus maupun 8 Plus.
Itu hal baik, karena minimal Nova 2 Lite punya beberapa hal yang dapat dijadikan ciri khas atau pembeda dari smartphone lainnya. Sedikit ke bawah, terdapat sensor sidik jari berbentuk lingkaran dengan posisi yang pas untuk dijangkau oleh jari tangan pengguna.
Nah, karena unit yang kami ulas berwarna Black dengan sentuhan matte atau doff, maka bagian belakang Nova 2 Lite juga terlihat lebih simple namun tidak terkesan murahan.

Warna ini pun jauh berbeda kesannya jika kami mengulas Nova 2 Lite dengan warna Blue, karena smartphone itu punya body dengan efek cermin yang tampak mewah dan elegan di bagian belakangnya.
Bagaimana dengan pengalaman menggunakan smartphone ini? Jujur, Nova 2 Lite memiliki “tujuan utama” dari smartphone 18 : 9, yakni nyaman digenggam dan dioperasikan menggunakan satu tangan meski layarnya berukuran besar. So, itu bisa jadi nilai tambah lagi bagi Nova 2 Lite, keren!
Layar

Nova 2 Lite mengusung layar berukuran 6 inch dengan aspek rasio 18 : 9. Sayangnya, meski berukuran besar, resolusi smartphone ini hanya HD+ saja atau 1440 x 720 piksel.
Memang tidak terlalu terlihat perbedaannya bagi mata manusia jika dibandingkan dengan layar beresolusi Full HD+, namun rasanya terlihat tertinggal saja jika sebuah smartphone 18 : 9 masih mengandalkan layar beresolusi HD+.
Walaupun demikian, kualitas layar Nova 2 Lite masih dapat memuaskan mata para pengguna kok. Ketika kami menggunakannya untuk bermain game misalnya, sajian warna dan detail dari tampilan game masih bisa dirasakan oleh kami.
Begitu juga ketika kami mengakses media sosial seperti YouTube, Instagram, Facebook, hingga aplikasi chatting, kualitasnya pun sama baiknya.
Layar Nova 2 Lite juga sudah mendukung Auto Brightness yang memungkinkan smartphone untuk menyesuaikan intensitas layar, tergantung kondisi lingkungan sekitar dimana pengguna berada.
Teknologi ini cukup cekatan untuk menaik turunkan intensitas cahaya layar, khususnya saat malam hari yang didukung juga dengan fitur Eye Comfort.
Kinerja

Huawei Nova 2 Lite mengandalkan prosesor octa-core 1.4 GHz Snapdragon 430, GPU Adreno 505, RAM 3GB, ROM 32GB, baterai 3,000 mAh dan sistem operasi EMUI 8.0 berbasis Android 8.0 Oreo.
Ada beberapa pengujian yang kami lakukan. Pertama adalah sektor baterainya.
Dari baterai penuh atau 100% dan digunakan untuk main game, mengakses aplikasi media sosial dan pemakaian standar lainnya, Huawei Nova 2 Lite mampu bertahan hingga 9 jam 56 menit dengan Screen on-time 4 jam 22 menit dan 20 detik.
Pemakaian itu menyisakan baterai dengan persentase 19% yang diperkirakan akan habis dalam waktu 6 jam 37 menit dengan pemakaian normal atau stand-by.
Pengujian lainnya, kami mengakses berbagai aplikasi dalam satu waktu. Hasilnya, dari RAM 3GB yang ada pada Nova 2 Lite, tersisa 1,19GB RAM dengan rata-rata pemakaian menghabiskan 1,58 GB atau 57% RAM. Sekedar informasi, beberapa aplikasi yang kami jalankan adalah Instagram, aplikasi e-commerce, sampai aplikasi browser.

Berikutnya adalah pengujian menggunakan AnTuTu Benchmark versi 7. Dari hasil pengujian menggunakan aplikasi tersebut, Nova 2 Lite memperoleh skor 59.500 poin.
Skor tersebut cukup tinggi bagi smartphone menengah ke bawah, karena ketika dibandingkan dengan smartphone menengah lain dengan prosesor Snapdragon 625 misalnya, perolehan poinnya tidak terlalu jauh berbeda.

Oleh sebab itu, ketika digunakan untuk memainkan game yang cukup berat seperti PUBG, PES 2018, dan game yang cukup populer lainnya, Nova 2 Lite dapat menjalankannya dengan baik. Meski ada kalanya smartphone ini kewalahan menjalankan beberapa game tersebut yang ditandai dengan grafis yang patah-patah atau lag.
Secara overall, kinerja Huawei Nova 2 Lite dapat mendukung berbagai kegiatan atau aktivitas penggunanya sehari-hari. Asalkan dengan syarat, tidak terlalu memberikan beban berlebihan pada smartphone dengan menjalankan banyak aplikasi dalam satu waktu misalnya.
Kamera

Kamera ganda menjadi salah satu andalan Nova 2 Lite untuk dapat bersaing di industri smartphone Indonesia yang ramai dan banyak persaingan ketat di dalamnya. Nova 2 Lite menggunakan kamera ganda dengan resolusi masing-masing 13MP dan 2MP yang memungkinkannya untuk memotret foto dengan efek bokeh.
Bagaimana kualitasnya? Sebenarnya kamera utama Nova 2 Lite bisa dibilang punya kualitas yang biasa saja. Tidak terlalu bagus, namun tidak bisa juga dibilang jelek kualitasnya. Intinya, kualitas kamera Nova 2 Lite cukup.
Ketika kami mengambil gambar dengan cahaya yang memadai misalnya, hasil fotonya cukup bagus dengan warna yang lumayan akurat. Misalnya seperti foto yang memperlihatkan bunga anggrek di bawah ini.

Kamera Huawei Nova 2 Lite dapat memberikan hasil foto yang lumayan bagus, meski saat kami mengambil gambar dengan teknik “asal jepret”. Warna putih dan sedikit warna kuning di bagian pucuknya terlihat dengan baik.
Sama halnya ketika gambar diperbesar. Meski tak sebaik atau sebagus smartphone dual-camera menengah ke atas, namun hasilnya masih cukup membanggakan.

Sementara ketika kami memotret gambar Potrait, efek bokeh yang dihasilkan begitu rapi. Software kamera Nova 2 Lite mampu memaksimalkan hardware kamera untuk mampu membedakan objek utama dan background foto dengan baik.
Sayang, ketika kami mengambil foto potrait dengan kondisi cahaya yang cukup tidak mendukung, kualitasnya gambar langsung menurun. Detail dan warna dari foto terlihat menurun drastis, mirip foto yang telah dikompres oleh aplikasi WhatsApp ketika pengguna mengirimkan gambar ke pengguna lainnya.
Sedangkan untuk kamera depannya, Huawei membekali kamera beresolusi 8MP aperture bagi Nova 2 Lite. Kamera depan ini juga telah didukung oleh fitur standar yang biasa disematkan pada kamera selfie, yakni fitur Beauty dan juga Soft Flash.
Untuk kualitasnya, kamera depan ini juga memberikan foto yang biasa saja kualitasnya. Ketika digunakan untuk selfie, lagi-lagi kamera Nova 2 Lite bermasalah di bagian penyempurnaan detailnya, seperti dua foto selfie dan wefie di bawah ini.
Well, bagi Anda yang penasaran seperti apa foto lainnya yang kami ambil menggunakan kamera Nova 2 Lite, berikut kami berikan foto-fotonya:
Kesimpulan

Huawei memang tengah “merintis karir” kembali di Indonesia yang saat ini tengah dikelilingi oleh merk pesaingnya yang bisa dibilang kalah oleh mereka di pasar China. Sebut saja Oppo, Vivo, Xiaomi, bahkan hingga Samsung.
Mengawali hal itu, strategi Huawei untuk meluncurkan smartphone menengah seperti Nova 2 Lite mungkin bisa diapresiasi. Sebab, pasar smartphone Indonesia sampai sekarang memang dikuasai oleh smartphone menengah ke bawah yang lebih ramah kantong bagi masyarakat Tanah Air.
Mengandalkan berbagai hal, dari desain terkini, teknologi kamera ganda, dan lainnya dengan harga Rp. 2,5 jutaan, kami rasa Huawei Nova 2 Lite pantas-pantas saja untuk dibeli, khususnya bagi pengguna yang penasaran ”seperti apa sih teknologi smartphone dari Huawei?”.
Meski begitu, Huawei juga perlu menurunkan sedikit harga smartphone ini untuk dapat “lebih bisa bersaing”. Sebab, banyak sekali seri smartphone merk kompetitor lainnya dengan spesifikasi serupa atau lebih tinggi yang menawarkan harga jauh lebih murah atau hampir sama dengan Nova 2 Lite. (FHP/HBS)

















