Kamera Amazon Bantu Pengguna Kenali Teman Lama

Telset.id, Jakarta – Sachin Solkhan, seorang insinyur perangkat lunak yang bekerja di Fidelity Investments, telah banyak menghabiskan waktu untuk memikirkan tentang bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat membantu orang dengan kemampuan otak menurun bisa mengenali orang yang dicintai.

Ketika Amazon meluncurkan kamera DeepLens pada November 2017, ia mendapat ide menggunakan perangkat lunak kecerdasan buatannya untuk melakukan hal itu.

Menjelang peluncuran resmi DeepLens pada akhir pekan ini, ia pun menghadiri gelaran Hackathon untuk membangun sistem yang bisa membantu pengguna mengenali orang yang tepat di depan mereka.

“Saya ingin menemukan cara menggunakan perangkat untuk membantu seseorang yang sedang berjuang mencari teman atau kerabat lama,” katanya.

DeepLens adalah kamera pintar yang memiliki fungsi dan teknologi sama dengan Google Clips. Namun, DeepLens ditargetkan untuk pengembang, bukan konsumen.

DeepLens menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk memudahkan kamera melakukan hal-hal seperti mengenali objek atau karakter yang muncul dalam video.

Solkhan berharap, suatu hari nanti orang-orang yang mengalami kehilangan memori akan membawa kamera tersebut ke mana pun mereka pergi.

Baca juga: Amazon Rilis Speaker Pintar untuk Anak-anak

Sistem DeepLens akan menyimpan foto dan nama keluarga pengguna dan teman-teman di layanan cloud Amazon. Kamera kemudian merekam interaksi. Dan jika semuanya berjalan dengan benar, kecerdasan buatan akan mengenali orang itu dan mengeluarkan perintah lisan.

Solkhan sedang mengujinya dengan teman-teman dan anggota keluarga sebagai proyek sampingan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Amazon memang terus mencari cara untuk menggunakan alat seperti kecerdasan buatan dalam perawatan kesehatan bagi orang-orang dengan kebutuhan medis yang rumit.

“Kami melihat banyak penggunaan untuk pembelajaran mesin dari perawatan primer hingga pemeriksaan medis,” kata GM Machine Learning dan AI Amazon, Matt Wood, kepada CNBC.

Wood mengatakan, kamera DeepLens benar-benar menerapkan teknologi canggih Amazon, seperti pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan, untuk digunakan oleh pengembang.

Baca juga: Amazon Pantau Perkembangan Tubuh Pelanggan, Buat Apa?

“Kami menghadirkannya untuk membantu manula dan orang-orang dengan masalah medis serius,. Kami termotivasi untuk menggunakannya guna meningkatkan ingatan mereka,” tukas Wood. [SN/HBS]

Sumber: CNBC

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Realme Masuk Top 5 Pasar Ponsel Asia Tenggara

Telset.id, Jakarta – Menurut laporan terbaru dari Counterpoint Research Market Monitor Q1 2020, realme berhasil meraih peringkat Top 5...

iOS 14 Bawa Fitur Terjemahan untuk Browser Safari

Telset.id, Jakarta  - Apple kabarnya menghadirkan fitur terjemahan bawaan (default) untuk Safari dalam pembaruan iOS 14. Selama ini, Apple...

Resmi, Ini Harga Samsung Galaxy A11 dan A21s di Indonesia

Telset.id, Jakarta - Samsung resmi meluncurkan dua smartphone entry level terbaru mereka di tanah air yaitu Galaxy A11 dan...

7 Game Nintendo Switch Gratis Terbaik 2020

Telset.id - Nintendo Switch menyediakan beragam game menarik bagi penggunanya. Meski sebagian besar game mesti Anda beli, tapi ada...

Atasi Jailbreak, Apple Rilis iOS 13.5.1 dan iPadOS 13.5.1

Telset.id - Apple akhirnya merilis update OS terbarunya yaitu iOS 13.5.1, iPadOS 13.5.1, dan watchOS 6.2.6, dimana update ini...
- Advertisement -