Telset.id â Oppo F7 resmi diperkenalkan di Indonesia. Sebagai penerus seri smartphone âSelfie Expertâ, Oppo F7 bisa dibilang membawa berbagai hal baru di dalamnya yang bisa dibilang tak terdapat pada seri Oppo F5.
Bagaimana tidak, untuk urusan desain saja Oppo F7 benar-benar membawa konsep yang berbeda dibandingkan seri pendahulunya. Tak cuma itu saja, spesifikasi, teknologi, hingga kemampuan kamera pada Oppo F7 bisa memberikan kesan yang berbeda bagi pengguna yang sebelumnya menggunakan Oppo F5 atau bahkan pengguna yang sama sekali belum menggunakan smartphone Oppo.
Nah tentu akan menarik jika kita membahas seperti apa Oppo F7 dari luar hingga dalam. Karenanya, lewat review Oppo F7, Tim Telset.id akan mengulas smartphone ini secara mendalam. Check this out!!
Desain

Seperti yang kami sebutkan di awal, Oppo F7 memberikan kesan yang benar-benar berbeda dibandingkan Oppo F5, khususnya soal desain.
Contoh sederhananya adalah bahan dasar Oppo F7 hasil perpaduan antara panel glass-like yang terbuat dari bahan polimer komposit di bagian belakangnya dengan frame berbahan dasar aluminium yang membuatnya tak hanya terlihat mewah dan elegan, tapi juga kokoh.
Untuk sebuah smartphone mid-end, tentu perpaduan tersebut membuat Oppo F7 tampak berkelas dibandingkan smartphone sekelasnya yang sama-sama menggunakan bahan dasar plastik, misalnya saja seperti Vivo V9, bahkan hingga Oppo F5 sekalipun.
Yang menarik dari penggunaan bahan dasar ini adalah, body belakang Oppo F7 bisa memiliki warna yang mampu berubah-ubah sesuai perspektif mata pengguna dan kondisi cahaya di lingkungan sekitar.

Seperti unit Oppo F7 yang kami review misalnya. Dibalut dengan warna Moonlight Silver, terkadang warna silvernya bakal terlihat lebih gelap atau terang ketika kami melihatnya dari samping dengan kondisi cahaya yang cukup.Â
Tapi sayangnya, ada kekurangan yang memang melekat pada smartphone berbahan dasar glass-like yakni mudahnya sidik jari atau bekas tangan menempel pada body smartphone.
Sehingga kami sarankan bagi Anda untuk rajin-rajin mengelap body Oppo F7 atau menggunakan case pelindung agar body aman dari tempelan sidik jari dan juga resiko jatuh yang bisa membuat body-nya rusak.

Masih soal desain, Oppo F7 masih mengadopsi desain full screen atau bezel-less, tapi kali ini terdapat notch atau poni di bagian atasnya. Notch itu sendiri digunakan sebagai frame untuk kamera depannya yang beresolusi 25MP, sensor proximity dan juga earpiece. Overall, tampilannya memang mirip dengan iPhone X dan beberapa merk lainnya seperti Huaweei P20 dan P20 Pro, Asus ZenFone 5 dan 5Z, Vivo V9, dan lainnya.Â

Namun menurut kami, itu keputusan yang baik karena Oppo berani âkeluarâ dari zona nyamannya yang semula mengandalkan desain full screen dengan aspek rasio 18 : 9 menjadi full screen beraspek rasio 19 : 9, sehingga memberikan konsumennya sebuh pengalaman menjajal langsung tren desain smartphone terbaru yang lebih terlihat eye-catching.
Oh ya, berkat penggunaan desain yang disebut sebagai âSuper Full Screenâ ini, Oppo F7 terasa lebih nyaman digunakan dibandingkan Oppo F5. Dengan layar yang lebih besar daripada pendahulunya itu, smartphone ini bisa dikatakan menyenangkan dan mudah dioperasikan menggunakan satu tangan saja, meski dengan syarat tangan Anda cukup besar.
Well, jujur desain Oppo F7 mampu menyita perhatian kami berkat beberapa keunggulannya. Sebut saja seperti penggunaan bahan polimer komposit yang mirip seperti kaca dan juga aluminium, kenyamanan saat digunakan, hingga perbedaan signifikan dibanding seri sebelumnya. Good job Oppo!
Layar

Oppo F7 dibekali layar berjenis LTPS IPS berukuran 6,23 inch beresolusi Full HD+ (1080 x 2280 piksel) dengan aspek rasio 19 : 9. Layar ini sudah dilapisi oleh Corning Gorilla Glass 5, sehingga Anda tak perlu khawatir jika layar tergores oleh koin, kunci, dan barang sejenisnya ketika dikantongi di dalam celana atau tas.
Lantas bagaimana kualitasnya? Â Dengan penggunaan desain dan aspek rasio yang baru, sebenarnya kualitasnya tak ada bedanya dengan layar Oppo F5.
Meski begitu, keunggulan paling nyata pada Oppo F7 adalah bentang layarnya yang lebih besar. Bentang layar yang besar tentu berbanding lurus dengan kepuasan pengguna ketika melakukan kegiatan seperti menonton film atau YouTube, bermain game, berselancar di media sosial, dan kegiatan lainnya.
Namun ada sedikit âgangguanâ yang membuat kami cukup tak nyaman ketika menggunakan Oppo F7, yaitu notch yang memotong tampilan aplikasi. Misalnya saja ketika mengakses Instagram, khususnya Stories.
Tampilan salah satu fitur Instagram tersebut akan terpotong di bagian atasnya, sehingga bisa saja menurunkan pengalaman pengguna saat memantau kegiatan teman-temannya lewat IG Story.
Begitupun ketika kami bermain game seperti PES 2018, PUBG, hingga AoV. Tampilannya memang tampak lebih besar dan puas, namun notch akan memotong sedikit tampilan game yang membuatnya âterlihat anehâ, meski sama sekali tidak berpengaruh pada jalannya game.

Secara overall, tampilan layar Oppo F7 terbilang nyaman untuk digunakan saat siang hari dan malam hari, berkat adanya fitur Auto Brightness yang mampu menyesuaikan intensitas layar berdasarkan kapan dan dimana pengguna sedang menggunakan smartphone mereka.
Kamera Depan

Nah tibalah kita di bagian paling penting yang memang ditonjolkan Oppo F7, yakni kamera depan. Smartphone ini ditanamkan kamera depan beresolusi 25MP dengan sensor Sony IMX576 aperture f/2.0 yang sudah disematkan teknologi AI Beauty Technology 2.0 yang diklaim menghasilkan selfie jauh lebih baik dan natural dibanding seri sebelumnya. Benarkah?
Tapi sebelum itu, Kami jelaskan sedikit dulu tentang AI Beauty Technology 2.0. Lewat teknologi tersebut, kamera depan Oppo F7 memiliki kemampuan untuk mengenali 296 titik wajah dan dapat membedakan jenis dan warna kulit, jenis kelamin serta usia pengguna.
Nah jika biasanya fitur Beautify biasa seolah âtak adilâ terhadap kaum adam karena wajah para pria akan terlihat lebih putih dan mulus dengan adanya rona berwarna pink di pipinya, namun berkat teknologi itu, wajah laki-laki yang melakukan selfie pun masih terlihat natural, seperti pada foto di bawah ini.

Terlihat, detail khas laki-laki seperti kumis tipis,kantung mata, dan lainnya terlihat dengan cukup baik. Ketika gambar diperbesar pun, detail tadi masih tampak dengan cukup jelas. Sehingga pantas rasanya jika hasil selfie Anda dibagikan di media sosial atau sekedar dijadikan profile picture.
Yang menarik, pendekatan berbeda justru dilakukan sistem kamera berbasis Artificial Intelligence (AI) terhadap kaum wanita. Seperti foto di bawah ini misalnya, wajah wanita tampak lebih halus, mulus, dan merona, meski dengan takaran yang tak terlalu berlebihan.

Seperti seri Oppo F5, fitur dengan efek bokeh juga hadir pada kamera Oppo F7. Hasilnya bisa dibilang lebih rapi, tapi tetap saja efek bokeh masih belum sempurna karena beberapa objek foto masih terlihat tidak ter-blur dengan baik, meski objek tersebut tampak sangat kecil. Berikut beberapa hasil foto menggunakan efek bokeh yang berhasil kami ambil menggunakan kamera depan Oppo F7:
Secara keseluruhan, kami suka dengan kemampuan kamera depan Oppo F7. Hasil foto selfienya yang masih terlihat natural dengan efek editing yang tidak terlalu berlebihan, hingga detail dan warna dari foto yang berkualitas, rasanya adil bagi kami untuk memberikan pujian bagi kamera depan Oppo F7.
Berikut berbagai hasil foto selfie yang kami ambil menggunakan kamera depan Oppo F7:
Kamera Belakang

Sekarang bagian kamera belakangnya. Pertama-tama, kami beberkan dulu spesifikasi kamera belakang smartphone dengan harga Rp 4,1 jutaan ini.
Oppo F7 menggunakan kamera belakang dengan resolusi 16MP aperture f/1.8 dengan LED Flash yang sudah mendukung teknologi PDAF dan juga HDR yang menjadi salah satu teknologi yang turut andil dari berkualitasnya kamera belakang Oppo F7.
Bagaimana tidak, hasil foto yang kami berhasil ambil menggunakan fitur HDR yang dapat aktif secara otomatis ini memberikan kualitas yang menakjubkan dengan detail dan komposisi warna yang sangat baik, khususnya saat diambil pada kondisi pencahayaan yang bisa dibilang kurang mendukung.
Sebagai contoh, gambar yang memperlihatkan beberapa gedung seperti di bawah ini. Detail gedung serta warnanya, warna biru dari awan, bahkan hingga warna emas dari kubah mesjid, terpampang dengan sangat baik.

Begitupun ketika diperbesar gambarnya, bahkan ketika kami sengaja memperbesar gambar di bagian kubah mesjid, detailnya terlihat dengan jelas meski nyatanya kubah tersebut terlihat kecil pada foto.
Teknologi HDR Oppo F7 juga asyik digunakan saat mengambil gambar dengan kondisi pencahayaan yang tidak mendukung seperti backlight. Seperti foto di bawah ini yang menampilkan ornamen pada atap dengan background gedung-gedung pencakar langit.

Tentu dengan kondisi pencahayaan tadi, bisa dibilang sama sekali tidak mendukung untuk mengambil foto. Namun ketika kami paksakan untuk tetap mengambil foto, ternyata hasilnya cukup di luar dugaan.
Detail dan warna dari ornamen tersebut masih cukup terlihat dengan baik, begitupun dengan objek gedung pencakar langit di belakangnya, masih dapat dinikmati pemandangannya dengan kesan yang cukup baik.
Teknologi HDR inipun sangat berguna ketika kami memotret gambar di kondisi low-light. Seperti gambar di bawah ini, warna dari gedung beserta lampunya, warna langit, dan objek lainnya terlihat dengan cukup baik.
Namun yang cukup mengejutkan adalah, ketika gambar diperbesar, ternyata detailnya masih dapat dinikmati oleh mata kami, tentunya dengan kualitas yang patut untuk diacungi jempol. Namun yang terpenting, foto low-light tersebut tidak terlalu diganggu oleh noise yang merusak atau menurunkan kualitas foto. Keren!

Dari sini kami bisa mengambil kesimpulan bahwa sebenarnya Oppo F7 adalah salah satu contoh smartphone selfie yang tak cuma jago di sektor kamera depannya saja, tapi juga kamera belakangnya. Masih tak percaya? Berikut beberapa foto yang kami ambil menggunakan kamera belakang Oppo F7:
Kinerja

Meski termasuk sebagai smartphone mid-end, Oppo F7 sebetulnya ditenagai dengan mesin utama yang mumpuni. Ya, Oppo F7 sudah dijejali prosesor octa-core 2.0GHz MediaTek Helio P60, GPU Mali G72 MP3, dua jenis RAM dan ROM yakni 4GB/64GB dan 6GB/128G, baterai berkapasitas 3,400 mAh dan sudah berjalan di atas ColorOS 5.0 berbasis Android 8.0 Oreo.
Bagaimana kemampuannya? Ketika kami menggunakannya untuk bermain game yang terbilang berat seperti PES 2018, PlayerUnknownâs Battlegrounds (PUBG), hingga Arena of Valor (AoV), feel kami saat bermain langsung terpuaskan.
Selain karena layarnya yang berukuran besar, Oppo F7 pun udah dilengkapi dengan teknologi Oppo Game Accelaration yang mampu tingkatkan kinerja smartphone. Sehingga game berat pun dapat dijalankan dengan sangat baik tanpa adanya kesan lag yang dapat mengurangi pengalaman penggunanya saat bermain game.

Bermain game saja sudah dijalankan dengan baik, apalagi tugas âsederhanaâ lainnya seperti membuka lebih dari satu aplikasi secara simultan.
Kami mencoba mengujinya dengan membuka Instagram, Spotify, Google Docs, game PUBG, Facebook dan Twitter secara bergantian, hasilnya kami sama sekali tak merasakan adanya lag pada smartphone. Bahkan ketika kami melihatnya, dari kapasitas RAM 4GB yang ada, masih tersisa 1,19GB ruang memori yang siap digunakan.

Masih belum cukup puas, kami pun segera menguji mesin utama Oppo F7 menggunakan dua aplikasi benchmarking yakni AnTuTu Benchmark versi 7.0.7 dan Geekbench versi 4.2.0.
Hasilnya, Oppo F7 mampu meraih skor 139.452 poin di AnTuTu Benchmark. Terbilang sangat tinggi bagi smartphone kelas menengah, bahkan berdasarkan aplikasi itu, skor Oppo F7 hampir menyamai LG V20 yang gunakan prosesor quad-core 2.15GHz Snapdragon 820 dengan skor 144.859 poin.
Sementara ketika menggunakan Geekbench, Oppo F7 sukses mencetak skor 1.533 poin untuk pengujian single-core dan 5.828 poin untuk pengujian multi-core.

Selain memiliki mesin utama yang mumpuni untuk smartphone kelas menengah, Oppo F7 juga ditenagai oleh baterai yang cukup tahan lama. Berdasarkan pengujian kami menggunakan aplikasi PCMark, Oppo F7 berhasil melewati 10 jam 58 menit dengan baterai tersisa sekitar 20%.

Saat kami menggunakannya langsung, hasilnya jauh lebih panjang. Oppo F7 mampu menemani berbagai aktifitas kami hampir seharian, tepatnya hampir 14 jam dengan baterai tersisa 5%.
Kesimpulan

Oppo F7 memang membawa branding sebagai smartphone selfie dari Oppo. Namun menurut kami, Oppo F7 merupakan smartphone selfie yang tak cuma menjagokan satu hal saja, dalam kasus ini adalah kamera depan.
Tapi juga berbagai hal lainnya, seperti desain yang elegan, premium dan juga kokoh, penggunaan notch yang membuatnya tampil berbeda dibanding seri sebelumnya, kamera belakang berkualitas, dan juga spesifikasi yang tak boleh dianggap remeh.
Dengan dilepas seharga Rp 4,1 jutaan, Oppo F7 mungkin jawaban bagi konsumen Indonesia yang tak cuma butuh selfie saja, tapi juga butuh sebuah smartphone yang mampu menemani dan mendukung berbagai aktifitas penggunanya dengan âbonusâ desan yang premium. (FHP)






























