Bikin iPhone Lemot, Apple Digugat 370 Ribu Pengguna

Telset.id, Jakarta – Di awal 2018 ini, Apple nampaknya harus dipusingkan dengan gugatan class action dari penggunanya yang tak terima iPhone lawas mereka diturunkan performanya. Tak tanggung-tanggung, Apple harus menghadapi 370 ribu orang yang mengajukan gugatan.

Gugatan ini menjadi rekor bagi Apple karena menjadi gugatan class action terbesar yang pernah dihadapi oleh perusahaan asal Cupertino tersebut. Lalu, siapakah yang “nekat dan berani” melakukan tuntutan ini?

Mengutip dari laman Cult of Mac, gugatan ini diajukan oleh pengguna asal Korea Selatan. Mereka kecewa dengan apa yang telah dilakukan oleh Apple, yang menurunkan performa iPhone lawas mereka.

[Baca juga: Apple Akui Turunkan Performa iPhone Lawas]

Seperti tuntutan yang diajukan beberapa pendahulunya, para pengguna asal Korea Selatan ini menuntut Apple untuk membayar ganti rugi. Tuntutan uang ganti yang diajukan cukup lumayan besar, yakni sebesar USD 2 ribu atau sekitar Rp 26,6 juta per orangnya.

Jika dikalikan dengan total jumlah penggugat sebanyak 370 ribu orang, maka Apple harus siap-siap merogoh koceknya sekitar Rp 9,8 triliun. Jumlah tersebut ada kemungkinan bisa saja bertambah.

Tuntutan ini sendiri dikawal oleh salah satu firma hukum Korea Selatan bernama Hannuri Law. Mereka sendiri kaget karena saat ini sudah ada 370 ribu orang mendaftar dengan kasus yang sama.

“Ketika kami pertama kali membahas kasus ini pada akhir Desember 2017, ‘hanya’ 67.000 pengguna iPhone telah menambahkan nama mereka ke dalam daftar,” ujar perwakilan Hannuri Firm.

[Baca juga: Apple Minta Maaf Telah Turunkan Performa iPhone, Apa Katanya?]

Menurut hukum Korea, pihak Hannuri Law mengatakan bahwa Apple berkewajiban memberi tahu pelanggan tentang “semua aspek peningkatan perangkat lunak”. Hal ini dilakukan untuk memberikan pilihan bagi pengguna, apakah mereka ingin melakukan pembaharuan atau tidak. Tentu saja, apa yang dilakukan Apple sudah melanggar hukum.

Sekedar informasi, pada pertengahan Desember lalu Apple akhirnya mengakui bahwa mereka menurunkan performa iPhone lawas, guna menjaga kestabilan perangkat serta melindungi para pengguna dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Bahkan, mereka sudah melakukan permintaan maaf secara resmi kepada para pengguna iPhone lamannya ,dan berjanji akan menyediakan kit pergantian baterai seharga USD 29 atau sekitar Rp 390 ribuan. [NC/HBS]

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

IQOO Umumkan Super FlashCharge 120W, Ini Detail Teknisnya

Telset.id - Teknologi Super FlashCharge 120W yang digarap oleh IQOO, sub-brand Vivo ini menggunakan teknolgo pengisian dua jalur seperti...

Memanfaatkan Teknologi untuk Belajar di Sekolah Tapi Dari Rumah

Telset.id, Jakarta - Pandemi Virus Corona tak dimungkiri telah memaksa hampir semua orang di berbagai belahan dunia untuk beradaptasi...

Kejutan! Xiaomi Bawa Poco F2 Pro ke Indonesia

Telset.id, Jakarta - Disela acara yang dijadwalkan sebagai peluncuran Redmi 9 di Indonesia, Xiaomi menghadirkan kejutan. Vendor asal China...

ASUS Luncurkan Monitor Gaming Portable ROG Strix XG17AHP

Telset.id - Asus telah mengumumkan monitor gaming terbarunya yaitu ROG Strix XG17AHP 17-inch bulan Januari. Dan kini ASUS nampaknya...

Redmi 9 Resmi Tiba di Indonesia, Harganya Menggoda

Telset.id, Jakarta - Redmi 9 akhirnya secara resmi diperkenalkan untuk konsumen yang ada di Indonesia. Xiaomi menjuluki Redmi 9...
- Advertisement -