Waspasda! Orang Bisa Masuk ke Grup WhatsApp Diam-diam

Telset.id, Jakarta – sejumlah ahli kriptografi asal Jerman kembali menemukan celah keamanan di aplikasi chatting WhatsApp. Para peneliti menemukan jika seseorang dapat menyusup secara diam-dia ke dalam sebuah grup WhatsApp, meski mereka telah menggunakan enkripsi end-to-end.

Penemuan ini diungkap pada sebuah konferensi pers keamanan bertajuk ‘Real World Crypto’, yang berlangsung di Swiss beberapa waktu lalu. Mereka mengatakan, siapapun yang mengontrol server aplikasi, dapat memasukkan orang baru ke obrolan tanpa memerlukan izin admin grup tersebut.

Yang paling mengerikan, bukan hanya kenyataan bahwa para penghuni grup tersebut tidak mengetahui keberadaan orang asing di dalam grup mereka. Melainkan, sang penyusup yang masuk ke dalam sebuah grup akan mendapatkan kunci rahasia penghuni grup.

[Baca juga: Trik Batasi Viewers di WhatsApp Status]

Jadi, meskipun sang penyusup telah keluar dari grup, dia akan terus menerima pesan  yang masuk dikemudian hari.

“Grup chat tidak lagi menjadi rahasia begitu anggota baru yang tak diundang bisa menerima dan membaca pesan-pesan baru,” kata Paul Rösler, salah satu peneliti, seperti dikutip Telset.id dari laman The Verge.

Dalam sebuah laporan, para peneliti menyarankan agar para pengguna WhatsApp untuk menjaga privasi mereka degan menggunakan aplikasi Signal, atau tidak menggunakan group chat untuk mengirimkan pesan sensitif atau menggunakan pesan pribadi saja.

Walaupun celah keamanan ini terlihat memiliki potensi yang sangat besar, namun nyatanya untuk mendapatkan akses ke server WhatsApp, yang notabene berada di bawah Facebook bukanlah hal yang mudah. Server ini hanya dapat diakses oleh para staf, pemerintah berwenang, serta peretas kelas atas.

Mendengar hal tersebut, Chief Security Officer Facebook Alex Stamos memberikan pandangannya.

[Baca juga: FBI Keluhkan Tingginya Keamanan Smartphone Modern]

“Baru saja membaca artikel dari Wired tentang WhatsApp — judul yang mengerikan! Tapi tidak ada cara rahasia untuk masuk ke grup chat WhatsApp,” ujar Alex.

Dia juga mengatakan bahwa ada banyak cara untuk memeriksa dan melakukan verifikasi atas identitas anggota grup chat. Dia merasa bahwa semua anggota grup bisa melihat siapa saja yang bergabung, mereka akan tahu jika ada orang baru yang hendak mengintai pembicaraan mereka.

Di sisi lain, WhatsApp juga harus mempertimbangkan apa yang akan terjadi jika mereka berusaha untuk menghilangkan kelemahan ini. Menurut Alex, jika WhatsApp merombak aplikasi mereka untuk menyelesaikan masalah ini, aplikasi chatting itu akan menjadi lebih aman untuk digunakan. [NC/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here