Duh.. Asia Penyumbang Sampah Elektronik Terbesar

Telset.id, Jakarta – Salah satu konsekuensi dari semakin majunya teknologi adalah menumpuknya sampah elektronik. Menurut hasil riset terbaru, pertumbuhan sampah elektronik bertambah sebesar 5 persen setiap tahunnya di seluruh dunia.

Yang lebih mengejutkan adalah, Asia menjadi benua yang menyumbang sampah elektronik terbesar. Menilik dari data yang dikeluarkan pada 2015 saja, ada sekitar 12,3 juta ton sampah elektronik yang dihasilkan negara-negara di kawasan Asia.

Salah satu negara yang penyumbang sampah elekrtonik paling besar adalah Tiongkok, dengan jumlah sampah elektronik mencapai 6,7 juta ton. Kebanyakan, sampah elektronik ini berasal dari perangkat ponsel.

[Baca juga: Apple Berencana Bikin Ponsel dari Bahan Daur Ulang]

Kemudian, ada Hong Kong sebagai penyumbang sampah terbesar kedua di Asia dengan peningkatan sampah elektronik per kapita sebesar 21,7 kg. Disusul dengan Singapura dengan peningkatan sampah elektronik per kapita sebesar 19,95 kg.

Menurut Programme Officer UN Environment Jepang Shunichi Honda, ada beberapa alasan mengapa jumlah sampah elektronik yang dihasilkan negara-negara di Asia sangatlah besar.

“Kebanyakan ponsel bekas diekspor ke negara lain, salah satunya Hong Kong sebagai pasar terbesar untuk barang bekas atau refurbished,” ujar Shunichi seperti dikutip dari laman Forbes.

[Baca juga: Medali Olimpiade Jepang 2020 Terbuat dari Ponsel Bekas]

Sebenarnya, berbagai cara sudah dilakukan untuk menanggulangi sampah elektronik tersebut. Salah satunya adalah dengan cara mendaur ulang sampah elektronik menjadi sebuah barang yang lebih berguna. Salah satu negara yang telah melakukannya adalah Jepang.

Seperti yang Telset.id kutip dari Forbes, pemerintah Jepang kini memerintahkan panitia penyelengara Olimpiade Musim Panas untuk memanfaatkan limbah elektronik, seperti emas dan lainnya untuk menjadi medali bagi para pemenang.

Cara ini sangatlah unik, karena selain dapat mengurangi sampah elektronik, para pemenang pun akan mendapatkan kebanggaan tersendiri dikarenakan mereka ikut membantu mengurangi sampah elektronik, meski hanya sedikit. [NC/HBS]

SourceForbes

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Codec Video H.266 Hadir, 50% lebih Efisien dari H.265

Telset.id, Jakarta - Fraunhofer HHI (Heinrich Hertz Institute) mengumumkan hadirnya codec video terbaru, yakni codec H.266. Codec ini akan...

5 Cara Mudah Mengirim Foto Tanpa Kompres File

Telset.id - Sedang mencari cara mengirim foto tanpa harus kompres atau mengecilkan ukuran file? Kalian sepertinya tengah menemukan artikel...

Telkomsel Ajak Inovator Lokal Bergabung ke Program Tinc 2020

Telset.id, Jakarta - Telkomsel membuka pendaftaran untuk Program Telkomsel Innovation Center (Tinc 2020) Batch 5 tahun 2020. Tahun ini...

Foxconn jadi “Korban” Konflik China dan India

Telset.id, Jakarta  - Konflik antara India dan China membuat perusahaan terkenal seperti Foxconn selaku pemasok Apple dan merek asing...

Pengamat Beberkan Penyebab Kebocoran Data Denny Siregar

Telset.id, Jakarta - Pengamat keamanan siber menganalisa dugaan penyebab kebocoran data yang menimpa Denny Siregar. Diduga kebocoran data terjadi...
- Advertisement -