Review Moto C Plus

Review Moto C Plus: Body Kecil dengan Baterai Besar

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø6 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Pertengahan September lalu, Motorola resmi memboyong tiga smartphone baru untuk para konsumen di Tanah Air. Salah satu dari ketiga smartphone itu adalah Moto C Plus. Boleh dibilang, Moto C Plus merupakan smartphone entry-level yang menawarkan salah satu kebutuhan yang paling dicari oleh para pengguna, yakni kapasitas baterai yang besar.

Dilepas dengan harga Rp 1,7 jutaan, sebenarnya apa saja yang ditawarkan oleh Moto C Plus selain kapasitas baterainya yang jumbo? Nah, tentu akan menarik jika smartphone ini kita ulas secara mendalam, bukan? Kali ini, timĀ Telset.id akan mengulasnya dari berbagai sisi dalam review Moto C Plus. Yuk, simak ulasannya!

Desain

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Entah kenapa, kami merasa cukup tertarik dengan desain dari Moto C Plus. Smartphone ini memiliki desain khas ala Motorola yang terkesan gagah tapi tetap elegannya. Padahal body Moto C Plus terbuat dari bahan dasar plastik. Dan yang terpenting, desain perangkatĀ ini tidak mengikuti tren desainĀ smartphoneĀ kekinian yang nampak ā€œmiripā€.

Sebenarnya jika melihat secara seksama, Moto C Plus terlihat biasa-biasa saja di bagian depannya atau bisa dikatakan mainstream. Namun yang menjadi pembeda atau menjadi sisi tambahnya adalah bagian belakangnya yang mengusung warna hitam doff sehingga membuatnya terlihat gagah dan juga tidak murahan.

Tampang bagian belakang Moto C Plus juga punya nilai tambah karena terdapat frame membulat dengan aksen garis-garis seperti khas smartphone Motorola flagship seperti seri Moto Z yang menjadi tempat kamera dan juga LED Flash.

Dengan desain yang cenderung membulat di tiap pojoknya, ukurannya yang juga lebih kecil dibandingkan smartphone lainnya, dan juga dengan adanya aksen doff di bagian belakang, membuat Moto C Plus sangat nyaman dioperasikan menggunakan satu tangan dan yang pasti tidak licin sama sekali.

Oh ya, selain adanya tombol Volume dan Power di sisi kanan smartphone, ornamen lainnya seperti slot kartu SIM dan juga microSD terdapat di bagian dalam smartphone. Penggunanya hanya harus membuka body bagian belakang untuk menyematkan dua kartu berjenis Nano-SIM dan juga microSD. Old school sekali, bukan?

Layar

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Anggapan ā€œjangan harap banyak jika membeli ponselĀ murahā€ nampaknya tidak berlaku untuk segi layar pada perangkatĀ ini. Hal itu karena meski Moto C Plus memiliki layar berukuran 5 inch dengan resolusi HD, nyatanya layar smartphone ini cukup berkualitas.

Saat kami menggunakannya di kondisi cahaya yang lumayan terik, layar Moto C Plus masih bisa terlihat dengan cukup baik meski dengan kualitas yang terbilang standar atau biasa saja. Begitupun ketika di dalam ruangan, warna yang ditampilkan oleh layar terlihat dengan jelas dan cukup membuat nyaman mata kami.

Memang, bagi sebagian orang ukuran 5 inch sudah terbilang sangat kecil jika dibandingkan berbagai smartphone lain yang sudah mengusung layar berukuran 5,5 inch ke atas. Namun, untuk apa layar besar-besar jika digunakan untuk sekedar berselancar di media sosial, internetan, tanpa memanfaatkannya untuk kegiatan yang bersifat produktif. Benar kan?

So menurut kami layar 5 inch pada Moto C Plus sudah cukup bisa untuk diandalkan meski memiliki resolusi HD.

Suara

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Tidak seperti kebanyakan smartphone yang menaruh speaker di bagian bawah, Moto C Plus memiliki speaker di bagian body belakang, tepatnya di bagian paling bawah body. Lantas bagaimana kualitas suara yang dihasilkan?

Suara yang dihasilkan oleh speaker Moto C Plus terbilang biasa saja, mirip seperti kualitas smartphone entry-level atau mid-end lainnya. Ketika tingkatan volume menengah atau normal, suara yang dikeluarkan biasa saja, sedangkan ketika volume ditingkatkan hingga maksimal, suara yang terdengar keras, lantang, namun terdengar cukup pecah.

Sama halnya ketika kami memutar video YouTube, suara yang dihasilkan memiliki kualitas 11 12 seperti ketika kami mendengarkan musik. Jadi kami sarankan untuk memanfaatkan earphone yang sudah termasuk dalam paket pembelian saja untuk memanjakan telinga Anda, karena suara yang dihasilkan bisa mengurangi atau menutupi ā€œkekuranganā€ yang ada pada sisiĀ speakerĀ smartphone ini.

Kamera

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Moto C Plus dibekali kamera beresolusi 8MP aperture f/2.2 yang sudah dilengkapi dengan LED Flash dan memiliki kemampuan untuk merekam video berkualitas maksimal 720p@30fps. Bagaimana dengan hasil kameranya? Saat kami menjajal kamera tersebut, kamera Moto C Plus menurut kami memiliki kualitas yang biasa-biasa saja, meski begitu menurut kami foto yang dihasilkan cukup adil untuk smartphone seharga Rp 1,7 jutaan.

Ketika kondisi cahaya sedang bagus atau mendukung, kamera smartphone ini mampu mengambil gambar dengan cukup baik meski nyatanya terkadang cahaya yang diambil ā€œterlalu banyakā€ sehingga menghasilkan gambar yang terlalu terang atau warna yang terlalu lebay.

Namun cerita akan 180 derajat ketika kami mencoba kameranya di kondisi cahaya yang kurang atau redup. Hasil kamera akan memiliki banyak noise yang merusak kualitas foto. Hal itu diperparah juga dengan kecepatan shutter yang cukup lambat, entah di kondisi cahaya yang terang atau pun redup.

Sedangkan untuk kamera depannya, Moto C Plus hanya memiliki kamera 2MP aperture f/2.8 yang juga sudah disematkan LED Flash. Hasilnya?Ā  Ya mungkin kami hanya bisa bilang 11 12 dengan kualitas kamera belakangnya yakni biasa saja. So, kami sarankan untuk lebih baik manfaatkan kamera depan Moto C Plus untuk keperluan video call saja.

Berikut hasil foto yang diambil menggunakan kamera Moto C Plus:

Kinerja

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Karena masuk ke kategori entry-level, Moto C Plus disematkan spesifikasi yang standar namun dirasa cukup bagi penggunanya yang tidak neko-neko. Smartphone ini dipersenjatai dengan prosesor quad-core 1,3GHz MediaTek MT6737, GPU Mali T720MP2, RAM 2GB, ROM 16GB, baterai berkapasitas 4,000 mAh dan sudah berjalan di atas Android 7.0 Nougat.

Kami cukup terkejut dengan baterai yang disematkan pada Moto C Plus. Bukan cuma besar saja, tapi baterai yang digunakan pun terbilang tahan lama. Saat kami menggunakannya semalaman sembari mengujinya menggunakan AnTuTu Tester, baterai Moto C Plus berhasil bertahan hingga 9 jam lebih dengan pemakaian secara terus-menerus tanpa henti.

Tentu dengan waktu sepanjang itu, Moto C Plus mampu menemani penggunanya dalam berkegiatan tanpa khawatir kehabisan baterai saat sedang dalam perjalanan atau lainnya.

Pindah dari baterai, kinerja Moto C Plus kami anggap biasa saja secara keseluruhan. Skor AnTuTu yang berhasil dicetak mesin utama smartphone ini hanyalah 27.795 poin. Ya, meski skor AnTuTu tidak menjadi patokan utama, namun Anda tentu bisa memperkirakan batas maksimal yang bisa dipikul oleh Moto C Plus.

Saat kami menggunakannya untuk berselancar di media sosial, browsing internet, sampai menulis catatan menggunakan aplikasi Color Note, Moto C Plus masih bisa meng-handle-nya dengan sangat baik. Karena sudah berjalan di atas Android Nougat, tentu saja fitur Split Screen pun bisa digunakan pada smartphone ini, dan bekerja dengan cukup baik.

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Pertanyaannya sekarang adalah, apakah Moto C Plus bisa memainkan game yang saat ini digandrungi oleh masyarakat Indonesia saat ini yakni Arena of Valor atau Mobile Legends? Kami pastikan Anda bisa memainkan keduanya, namun dengan adanya sebuah catatan khusus.

Ya, catatan tersebut adalah, terkadang game tersebut akan sedikit lag dalam beberapa saat. Meski begitu, lag tersebut tidak menganggu jalannya permainan kok. Hanya sedikit menurunkan pengalaman bermain penggunanya saja.

Kesimpulan

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Dengan harga Rp 1,7 jutaan, menurut kami Moto C Plus memang cukup worth it untuk dibeli. Satu alasan yang kuat adalah karena smartphone ini memiliki kapasitas baterai yang besar dan juga awet sehingga penggunanya tak perlu lagi khawatir untuk kehabisan baterai ketiksa sedang dalam perjalanan.

Selain itu, performa Moto C Plus pun tidak lemot-lemot amat meski terbilang biasa saja. Yang penting, smartphone ini masih bisa mendukung berbagai kegiatan penggunanya setiap hari untuk berkomunikasi, hiburan dan juga mungkin dalam hal pekerjaan. (FHP/HBS)