Review Aquila Slim: Mi-Fi 4G LTE Ramping dari Bolt

Telset.id, Jakarta – Internet tak bisa dipungkiri telah menjadi kebutuhan tersendiri dalam kehidupn manusia dewasa ini, apalagi mereka yang jelas-jelas terlahir di era millennium. Internet adalah harga mati. Seolah hidup akan terasa hampa tanpa adanya internet, tanpa adanya Wi-Fi.

Beruntung, karena saat ini kebutuhan akan hal itu bukan lagi sesuatu yang sulit untuk didapatkan. Selain karena era 4G telah dimulai, Wi-Fi mulai tersedia dimana-mana, penyedia layanan internet pun tak lagi segan-segan untuk menawarkan harga bersahabat pada pelanggannya. Di sini, Bolt adalah salah satunya, yang bisa dikatakan cukup konsisten untuk terus mengeksplor pasar lewat produk-produk barunya. Sebut saja Mini Wi-Fi Aquila Slim, yang baru-baru ini diperkenalkan.

Dijual dengan harga Rp 295.000, MiFi Aquila Slim tak hanya mampu menjawab kebutuhan pengguna akan akses internet cepat berbasis 4G LTE, ini juga ramah di kantong. Bukan hanya dalam artian murah, tapi memang benar-benar nyaman di kantong saat harus dibawa bepergian. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan tim Telset.id.

Desain
Bicara tentang desain, dari namanya tentu kita sudah bisa menebak apa yang hendak ditawarkan Bolt lewat perangkat barunya ini. Singkat, desain yang ramping. Dan memang seperti itulah Aquila Slim, dengan dimensi 98 x 63 x 13,7 mm serta berat 300 gram yang dibawanya. Selain ringan dibawa bepergian, ini juga nyaman di genggaman. Apalagi dengan sudut-sudutnya yang sengaja dibentuk agak membulat, sama sekali tidak membuatnya terkesan kaku.

Bolt meletakkan tombol power di sisi atas bodi, yang selain berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan perangkat, juga bisa digunakan untuk membangunkan layar berukuran 1.44 inci yang ada di bagian mukanya. Layar ini sendiri memiliki banyak kegunaan, seperti memberi informasi terkait sinyal, status koneksi data, baterai, waktu dan sebagainya.

Bolt sengaja membiarkan sisi kiri kosong tak berpenghuni, sementara sisi kanan diisi oleh sebuah celah yang memungkinkan pengguna membuka cover belakang untuk mengases baterai dan kartu SIM. Port charging, tombol reset serta tombol WPS terletak di sisi bawah bodi, dibuat seolah tidak terlihat karena menyatu dengan garis tepi berwarna oranye. Penempatan yang sama juga berlaku untuk tombol power.

Spesifikasi
Seperti telah disebutkan di atas, Aquila Slim dibekali layar mungil berukuran 1.44 inci, yang selain berfungsi untuk memberi informasi terkait status koneksi data, sinyal, ataupun baterai, juga bisa memberitahu pengguna mengenai kondisi perangkat, hidup atau mati.

Di bawah layar, tepatnya ketika kita membuka cover belakang, sebuah baterai dengan kapasitas 1700 mAh – bisa bertahan selama satu hari penuh pada pemakaian normal – akan terlihat, lengkap dengan slot kartu SIM dibaliknya. Aquila Slim mendukung jaringan 4G TDD LTE cat4 2300 MHz dan bisa digunakan oleh setidaknya 8 perangkat di saat yang bersamaan, mulai dari PC, laptop, tablet, smartphone dan lainnya, selama perangkat itu mendukung Wi-FI.

Mi-Fi Aquila Slim bisa digunakan untuk komputer atau PC dengan sejumlah sistem operasi, seperti Windows XP SP3, Vista SP1/SP2, Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, Mac OS X 10.5 – 10.9 dengan upgrade terbaru.

Aktivasi Mudah
Tak seperti sinyalnya yang bisa dibilang cukup sulit untuk didapatkan – paling tidak di Lubang Buaya, dimana perangkat ini diuji cobakan – proses aktivasi perangkat bisa dibilang cukup mudah. Pengguna cukup memastikan telah terhubung dengan jaringan 4G LTE Bolt, setelah itu hubungkan smartphone atau PC ke perangkat dan browser pun akan membuka secara otomatis ke website Bolt. Dari sini, pengguna cukup mengikuti langkah-langkah yang dibutuhkan, seperti mengisi alamat email, nomor telepon dan sebagainya, sebelum akhirnya bisa terhubung dan menikmati akses internet cepat dari Bolt.

Dalam paket penjualan, selain apa yang ada di dalam box, termasuk Mi-Fi, kabel data USB, buku panduan, kartu garansi, serta kartu SIM 4G LTE Bolt, pengguna juga akan mendapatkan kuota awal 8GB yang bisa langsung digunakan setelah proses aktivasi dilakukan.

4G LTE Bolt, Seberapa Cepat?
Untuk mengetahui seberapa cepat akses data yang dihasilkan Aquila Slim, kami memutuskan untuk mengukurnya dengan dua aplikasi sekaligus, yakni Speedtest dari Ookla dan OpenSignal. Aplikasi kedua bekerja dengan mengumpulkan data sinyal dari pengguna untuk mengukur keadaan sebenarnya dari cakupan operator.

Berdasarkan pengukuran yang dilakukan di daerah Lubang Buaya, untuk kecepatan download perangkat ini mampu memberikan kecepatan akses hingga 4.59 Mbps, sementara untuk upload kecepatan aksesnya berada di 135 Kbps. Hasil yang tak jauh berbeda ditampilkan aplikasi pertama (Speedtest by Ookla) dimana kecepatan download berada di angka 4.87 Mbps, sedangkan upload pada 0.41 Mbps. Tentu saja, hasil ini mungkin akan berbeda di tempat lainnya.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here