Telset.id, Jakarta – Selain meluncurkan smartphone high-end, Samsung juga menghadirkan smartphone mid-range dengan harga yang kurang dari Rp 3 jutaan. Salah satu smartphone kelas menengah yang diluncurkan oleh Samsung adalah Samsung Galaxy On 7.
Galaxy On 7 yang dihargai Rp 2,6 jutaan ini dikemas oleh Samsung dengan mengusung body berbahan dasar metal dan plastik dengan desain mengotak namun terlihat cukup premium. Nah, dengan harga seperti itu, apa saja yang ditawarkan Samsung Galaxy On 7? Yuk simak ulasannya dalam review Tim Telset.id.
Desain
Jujur, ketika melihat pertama kali Samsung Galaxy On 7, smartphone ini terlihat kokoh karena desainnya yang cenderung mengotak namun juga tampak premium karena adanya lapisan chrome di tiap sisinya.
Galaxy On 7 juga tampak terlihat besar karena memiliki dimensi 151.8 x 77.5 x 8.2 mm dengan berat 172 gram. Dan ketika kami menggenggam smartphone berukuran layar 5.5 inch ini, kurang nyaman jika menggunakan satu tangan saja dan terasa sangat pas ketika menggunakannya dengan dua tangan.
Di bagian depan, seperti ciri khas Samsung untuk smartphone kelas menengah, terdapat tombol fisik Home di bagian tengah. Tombol tersebut diapit oleh tombol kapasitif untuk Recent Apps di bagian kiri dan Back di bagian kanan. Terdapat juga kamera berukuran 5 MP dibagian atas tepat di sebelah sensor proximity dan speaker phone.
Pindah ke bagian belakang, terdapat cover berbahan dasar plastik yang lumayan tipis namun memiliki tampilan luar yang mengesankan karena cover belakang smartphone ini menghadirkan “nuansa” kulit. Terdapat juga kamera berukuran 13MP yang diapit dengan LED flash di sebelah kiri dan speaker di sebelah kanan.
Sementara itu di bagian sisi kanan, kita hanya menemui tombol Power saja. Sedikit disayangkan memang ketika smartphone kelas menengah lainnya sudah menyematkan slot kartu SIM di bagian ini. Namun sepertinya Samsung masih menerapkan cara lama untuk memasukkan kartu SIM bagi smartphone kelas menengahnya. Sedangkan untuk sisi kiri, hanya ada tombol volume saja.

Di bagian atas smartphone ini tidak ada apapun karena jack headset 3.5mm, port microUSB, dan mic disimpan semuanya di bagian bawah.
Layar
Samsung Galaxy On 7 mengusung layar TFT 5.5 inch dengan resolusi 720 x 1080 pixel. Layar ini sama sekali tidak diberikan pelindung seperti Corning Gorilla Glass yang menyebabkan penggunanya harus membeli pelindung layar sendiri.

Sayangnya, disaat smartphone lainnya di kelas yang sama sudah mengusung layar IPS dengan resolusi yang lebih tinggi, Galaxy On 7 masih diberikan layar TFT dengan resolusi 720p saja.
Ketika mencoba layar ini di ruangan, warna yang ditampilkan sangatlah jelas. Namun sayangnya, tidak ada fitur penyesuaian layar secara otomatis yang mengharuskan penggunanya untuk mengatur intensitas layar secara manual.
Sedangkan ketika kami menjajal layar ini di luar ruangan dengan suasana matahari yang terik, layar Galaxy On 7 masih sedikit tidak terlihat padahal kami sudah menggunakan fitur Outdoors yang membuat layar akan terang ketika di bawah di luar ruangan.
User Interface
Pengguna Galaxy On 7 akan disuguhkan dengan User Interface yang segar ala TouchUI milik Samsung yang berjalan di atas Android 5.1 Lollipop. Smartphone ini juga nantinya akan mendapatkan upgrade ke Android 6.0.1 Marshmallow.
Jika kita menekan layar, akan terdapat dua opsi penyesuaian yang muncul yakni Wallpaper dan Widget. Pada opsi Wallpaper, kita bisa mengubah wallpaper sesuka hati entah itu untuk layar utama, lock screen atau bahkan keduanya. Sedangkan untuk opsi Widgets, kita bisa memilih berbagai Widget dari aplikasi yang ada untuk ditaruh di layar utama.
Pada Galaxy On 7 juga terdapat fitur Smart Manager yang berguna untuk melihat daya tahan baterai, memori penyimpanan, RAM, hingga keamanan. Pengguna juga bisa mengoptimasi smartphone dengan menekan tombol CLEAN ALL dibagian bawah.
Audio
Ketika membeli smartphone ini, kita juga akan mencapatkan earphone dari Samsung yang bisa digunakan untuk menikmati musik, video atau FM Radio. Sayangnya, tidak ada aplikasi musik default dari Samsung di dalam Galaxy On 7. Yang ada hanyalah pemutar musik dari Google yakni Google Play Music.
Untuk kualitas suara ketika mendengarkan musik atau FM Radio menggunakan speaker internal, suara yang disemburkan terbilang lumayan. Sedangkan ketika menggunakan earphone, suara yang dihasilkan enak didengar dan pas untuk telinga (tergantung intensitas volume yang digunakan).
Pengguna juga bisa melakukan penyesuaian suara dengan menggunakan equalizer yang ada agar suara yang dihasilkan semakin membuat nyaman telinga anda.
Kamera
Samsung Galaxy On 7 memiliki kamera utama 13MP dengan aperture f/2.1, LED flash, dan autofocus. Bagaimana dengan foto yang dihasilkan oleh kamera belakang smartphone ini?
Ketika kami menjajal kamera belakang smartphone ini di dalam ruangan, hasil foto cukup lumayan dengan komposisi warna yang tidak berlebihan. Sedangkan ketika kami mencobanya di luar ruangan, foto yang dihasilkan cukup baik.
Tak lupa, kami juga mencoba kamera depan yang berukuran 5MP ini di dalam dan luar ruangan, hasilnya cukup baik untuk kamera yang terbilang berukuran kecil ini.
Kinerja
Dapur pacu Samsung Galaxy On 7 menggunakan Prosesor Quad-core 1.2GHz dengan chipset Qualcomm Snapdragon 410, GPU Adreno 306, RAM 1.5GB, dan memori internal hanya 8GB saja. Meskipun dirasa cukup untuk menopang seluruh proses yang ada pada smartphone ini, tapi dengan harga 2,6 jutaan spesifikasi yang ditawarkan masih sangat kurang.
Smartphone kompetitornya seperti Asus Zenfone Selfie dengan harga 2,5 jutaan atau Xiaomi Redmi Note 3 dengan harga 2,1 jutaan saja sudah dilengkapi dengan memori internal yang besar, prosesor yang kuat, dan RAM yang besar.

Ketika kami mengujinya menggunakan AnTuTU Benchmark, smartphone ini hanya mencetak skor 27993 poin saja. Tentu itu merupakan hasil yang kurang memuaskan untuk smartphone sekelas Samsung.
Belum puas, kami pun mencoba game ringan seperti Subway Surfer hingga game lumayan berat seperti Hitman Sniper. Hasilnya? Ketika mencoba Hitman Sniper, dengan kualitas gambar menengah “Med”, kami masih lancar memainkannya, namun ketika menggunakan kualitas gambar tinggi “High”, game pun berjalan patah-patah. Beda halnya ketika memainkan Subway Surfer, game ini sangat lancar ketika dimainkan.
Tapi ketika memainkan kedua game tersebut bergantian, body smartphone ini akan terasa hangat di tangan apalagi di bagian sisinya, dan pastinya membuat kurang nyaman untuk dipegang.
Konektivitas
Samsung Galaxy On 7 sudah mendukung jaringan super cepat 4G LTE, lengkap dengan teknologi dual-SIM yang keduanya bisa aktif secara bersamaan. Para “pencari WiFi” juga bisa dimanjakan dengan menggunakan smartphone ini Samsung Galaxy On 7 telah support WiFi 802.11 /B/G/N yang berarti bisa menyalurkan data dengan kecepatan hingga 450 Mbps meskipun sebenarnya tergantung kecepatan dari WiFi yang digunakan.
Kesimpulan
Untuk ponsel berharga Rp 2,6 jutaan, bisa dibilang spesifikasi yang ditawarkan kurang jika dibandingkan dengan para kompetitornya yang menawarkan spesifikasi mantap dengan harga yang lebih murah.
Namun jika anda lebih suka dengan desain yang terlihat kokoh dan premium karena ada balutan chrome di tiap sisinya serta memang penyuka produk dari Samsung, mungkin Samsung Galaxy On 7 bisa jadi jawabannya. (FHP)


























