Telset.id – Asus Indonesia memperkenalkan smartphone model terbaru yang akan hadir dari lini Zenfone 2 yakni Zenfone Max ZC550KL. Mengacu pada namanya, Zenfone Max memiliki kelebihan utama dari sisi kapasitas baterainya yang ekstra besar, yakni mencapai 5.000mAh. Namun, jika dibandingkan dengan lini Zenfone 2 lainnya, Zenfone Max punya perbedaan yang cukup signifikan.
Diperkuat oleh baterai berkapasitas 5.000mAh, Zenfone Max menawarkan cadangan energi yang jauh di atas rata-rata kemampuan baterai smartphone yang tersedia di pasaran saat ini. Sebagai gambaran, baterai smartphone mutakhir umumnya ada di kisaran 2.000 sampai 4.000mAh.
Dipadankan dengan prosesor quadcore 64-bit handal, memiliki fitur mutakhir namun juga hemat energi, yakni Qualcomm Snapdragon 410, ASUS Zenfone Max menawarkan masa aktif baterai yang sangat panjang. Mencapai lebih dari 2 hari penggunaan. Ini tentu sangat menarik dan bermanfaat.
Desain
Zenfone Max hadir dalam dua pilihan warna yakni hitam dan putih yang elegan dan berkelas. Berbeda dengan desain Zenfone 2 lain, pada body-nya, Zenfone Max dikelilingi oleh bezel dengan efek metal yang sangat mulus saat disentuh, namun menampilkan gaya yang berkelas saat ia digenggam atau diletakkan di meja.
Di bagian belakang cover, ia memiliki desain dengan corak embossed leather. Desain tersebut membuat Zenfone Max tak hanya bertenaga, namun tetap anggun. Selain menambah estetika, desain leather pada cover belakang smartphone ini juga membuatnya tidak mudah tergelincir dari genggaman tangan.

Meski diperkuat dengan baterai bertenaga besar, Zenfone Max punya bentuk yang sangat tipis, yakni hanya 5,2 milimeter di sisi tertipisnya. Padahal di dalam body yang setipis itu, ASUS menempatkan baterai besar, prosesor bertenaga dari Qualcomm dan dual SIM card slot. Ini membuat Zenfone Max semakin mudah dijinjing.
Layar 5,5 Inci yang Mengagumkan dengan Gorilla Glass 4
Zenfone Max dilengkapi dengan layar yang sangat solid. Lapisan kaca pada Zenfone Max terbuat dari Corning Gorilla Glass 4 yang dipasangkan untuk menutup semua bagian depan, ini membuat Zenfone Max Anda terlihat sempurna seperti kaca, saat Zenfone Selfie Max sedang tidak menyala.
Untuk tingkat kecerahan warna dan responsivitas terbaik, Zenfone Max menggunakan teknologi eksklusif ASUS TruVivid. Teknologi ini menggantikan desain empat lapis yang biasa dimiliki oleh smartphone touchscreen menjadi hanya dua lapis. Ia menggabungkan kaca pelindung dengan lapisan panel sentuh dan menghilangkan ruang udara. Akhirnya, tampilan menjadi lebih dekat ke permukaan layar.
Display Zenfone Max sendiri menggunakan layar IPS, sehingga menawarkan sudut pandang luas, hingga 178 derajat. Ketajaman gambar yang hingga 267 pixel per inch didukung oleh NTSC gamut yang mencapai 72% membuat semakin banyak warna yang dapat dihasilkan dengan akurat, bagaikan menyaksikan obyek nyata.
Antarmuka ZenUI yang Intuitif
ASUS ZenUI yang kini sudah mencapai versi 2.0 berjalan di platform Android Lollipop (5.0.2). Namun bukan ASUS namanya kalau hanya puas dengan standar bawaan Android. Untuk menambah pengalaman pengguna yang lebih baik dan sesuai dengan selera pengguna, ASUS membekali OS Android Lollipop tersebut dengan custom ROM ASUS ZenUI 2.0 terbaru.

Pada ZenUI, kita dapat memilih berbagai macam tema yang bisa disesuaikan tampilan, warna, screensaver, icon dan hal-hal lainnya agar sesuai dengan selera. Semuanya dapat diunduh dari galeri tema atau mendownload tema yang tersedia di internet. Dengan demikian, jika kita sudah mulai bosan dengan tampilan smartphone kita, kita hanya perlu untuk mengganti tema smartphone tersebut agar terasa seperti smartphone baru.

Untuk Anda yang senang untuk mengakses aplikasi secara cepat, ASUS ZenUI sudah dilengkapi dengan ZenMotion yang sangat memudahkan. Kita dapat membukan aplikasi secara langsung dengan mengusap membentuk huruf di layar smartphone meskipun dalam keadaan terkunci.
Contohnya, ketika kita mengusap membentuk huruf “C” pada layar, maka smartphone akan langsung membuka aplikasi kamera, usap layar membentuk huruf “V” maka smartphone akan langsung membuka dialer untuk melakukan panggilan.
Dari segi keamanan, ASUS ZenUI diracik bersama perusahaan anti virus ternama Trend Micro Security untuk menjaga data di smartphone Anda tetap aman. Begitupula pada privasi. Ketika smartphone dipegang oleh orang lain atau keluarga Anda, ada fitur SnapView yang bisa membuat dua akun user, di mana akun guest tidak akan bisa melihat aplikasi dan data milik pengguna utama smartphone.
Smartphone ini juga aman jika ingin Anda pinjamkan pada anak, karena ASUS ZenUI memiliki Kids Mode. Dengan mode ini Anda bisa menyembunyikan aplikasi agar tidak muncul dan digunakan oleh anak. Takut anak Anda terlalu lama bermain gadget? Tidak masalah, karena pada Kids Mode juga bisa kita atur waktu mundur sampai kapan Kids Mode akan berakhir dan smartphone akan terkunci kembali.
Untuk Anda yang merasa layar smartphone ini terlalu besar, kita juga bisa mengaktifkan One Hand Operation Mode yang bisa mengecilkan ukuran layar agar mudah dioperasikan dengan satu tangan saja. Jadi, Anda tidak perlu takut kerepotan menggenggam dan mengoperasikan ponsel berukuran 6 inci.
Selain ASUS ZenUI yang intuitif dan mengerti pengguna, ASUS juga memberikan apps bawaan eksklusif untuk pengguna ASUS yang sangat berguna untuk memudahkan para penguna Zenfone 2 seperti Whats Next, Do It Later dan Air Link yang terdiri dari beberapa aplikasi.
Yang paling kami suka adalah aplikasi Air Link yang terdiri dari Remote Link, PC Link, Share Link dan Party Link untuk menghubungkan perangkat ASUS Zenfone 2 Laser kita dengan perangkat lainya.
Secara detail, Remote Link adalah aplikasi untuk mengontrol komputer PC dari smartphone kita. Contoh penggunaannya misalnya seperti mengontrol multimedia ataupun presentasi dan bisa berfungsi sebagaimana touchpad dan keyboard pada laptop melalui sambungan micro USB ataupun Wi-Fi.

Adapun aplikasi PC Link berfungsi sebaliknya. Kita bisa mengkloning layar Zenfone 2 Laser kita di komputer, dan memainkan smartphone kita melalui keyboard dan mouse yang berada pada komputer kita.
Share Link dan Party Link merupakan aplikasi yang mirip mirip dan sama-sama berguna. Share Link merupakan aplikasi untuk berbagi file melalui Wi-Fi dengan kecepatan tinggi seperti layaknya Bluetooth, namun lebih cepat. Sedangkan Party Link merupakan aplikasi untuk berbagi file yang memungkinkan kita berbagi file atau folder dan memberikan akses pada siapa saja yang terkoneksi dengan Wi-Fi smartphone kita. Kita juga bisa memberi password agar tidak semua orang bisa mengakses.
Ada lagi fitur What’s Next. Aplikasi ini sangat membantu Anda yang sangat sibuk sehingga seringkali melewatkan kejadian-kejadian penting yang sudah terlewat di smartphone. Contohnya jika ada missed call, e-mail atau SMS yang belum dibaca, atau kontak yang masuk dalam kelompok VIP atau favorit menghubungi Anda di saat Anda sedang mengabaikan smartphone, maka aplikasi ini bisa mencatatnya.

Sebaliknya, fitur Do It Later merupakan aplikasi yang akan membantu Anda di saat Anda sedang sibuk namun harus melakukan hal tersebut di lain waktu. Misalkan jika kita ingin mengirim e-mail, SMS, telpon, browsing, dan aplikasi pihak ketiga seperti Facebook dan Twitter, kita bisa mengalihkannya ke Do It Later dan aplikasi tersebut akan mencatatnya agar anda tidak lupa melakukannya di lain waktu.
Performa Mumpuni
ASUS Zenfone Max yang menggunakan prosesor quad core 64-bit dari Qualcomm Snapdragon 410 menjanjikan performa yang cukup mumpuni untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Untuk membuktikannya, berikut ini hasil uji Zenfone Max dengan beberapa aplikasi benchmark populer dan perbandingannya dengan smartphone lain.
Dari hasil benchmark, terlihat bahwa Zenfone Max dapat bekerja dengan lancar baik dalam lingkungan 3D, mobile experience, ataupun productivity. Ini tergambarkan dari hasil uji dengan aplikasi 3DMark Unlimited dan MobileXPRT berikut:

Sebagai gambaran, smartphone digunakan untuk bermain game online seperti Clash of Clans dan game ringan, namun juga membutuhkan koneksi Internet, yakni Duel Otak. Koneksi Internet dilakukan baik via WiFi ataupun lewat konektivitas data. Selain bermain game, smartphone juga digunakan untuk browsing, menonton YouTube dan sesekali melakukan panggilan telepon ataupun SMS.
Dari pengujian, terlihat bahwa baterai 5.000mAh yang digunakan pada Zenfone Max mampu memasok daya hingga lebih dari 2 hari. Padahal, aktivitas utama yang dilakukan cukup menguras energi karena harus terus terhubung ke Internet.
Namun demikian, tentunya tidak sepanjang waktu pengguna smartphone memakai perangkatnya untuk bermain game online. Nah, jika aktivitasnya lebih longgar, daya tahan yang ditawarkan baterai smartphone ini tentu akan sangat bermanfaat bagi pengguna saat ini yang tidak bisa lepas dari smartphone untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Produktivitas dan Hiburan Maksimal
Melengkapi baterai yang punya kapasitas besar, Zenfone Max juga dilengkapi dengan prosesor yang bertenaga namun hemat energi yakni Qualcomm Snapdragon 410. Prosesor quad core ini sudah mendukung teknologi 64-bit dan 4G LTE Cat 4 yang menawarkan kecepatan download hingga 150Mbps di jaringan selular.

Artinya, Anda yang butuh tetap bekerja, misalnya memeriksa laporan yang di-attach pada email, atau dokumen yang tersimpan di online storage dapat dilakukan dengan lancar.
RAM LPDDR3 sebesar 2GB sudah ditanamkan untuk memungkinkan performa multimedia dan multitasking berjalan dengan mulus. Saat terkoneksi dengan jaringan WiFi, Zenfone Max juga sudah mendukung 802.11ac yang menawarkan kecepatan transmisi data hingga 433Mbps. Teknologi ini adalah peningkatan dari 802.11n yang biasa digunakan pada perangkat mobile.
Dengan 802.11ac, saat Anda akan menikmati video resolusi HD di YouTube via koneksi WiFi, tidak akan terjadi lag akibat konektivitas nirkabel yang kurang mumpuni milik smpartphone. Meski pada 802.11ac throughput data sudah ditingkatkan, namun teknologi terbaru di standar jaringan nirkabel ini justru mampu mereduksi konsumsi daya.
Dari sisi fitur konektivitas data 4G LTE, teknologi yang sudah digunakan pada ASUS Zenfone Max adalah berupa 4G LTE Advanced dengan dukungan Carrier Aggregation. Artinya, smartphone akan dapat mengoptimalkan bandwidth dari beberapa carrier sekaligus untuk menghadirkan kecepatan ultra tinggi dan kestabilan koneksi yang handal di manapun pengguna berada.
Sebagai informasi saja, saat ini sudah ada lebih dari 31 negara yang mendukung Carrier Aggregation di jaringan selular mereka. Hadirnya dukungan 4G LTE-A tersebut tentu membuat pengguna semakin leluasa saat menjelajah internet via jaringan seluler.
Untuk dapat tetap berkomunikasi dengan sejawat, Zenfone Max juga menyediakan dua slot SIM card Dual SIM Dual Standby. Demikian, pengguna bisa memisahkan antara nomor untuk urusan pekerjaan, ataupun nomor GSM untuk urusan pribadi.
Untuk urusan kekuatan sinyal, jangan khawatir. Desain antena mutakhir Zenfone Max menghadirkan performa yang sangat baik meski di kawasan yang kekuatan sinyalnya kurang, misalnya di kawasan terpencil atau di basement gedung.
Antena ini juga sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga mampu mereduksi konsumsi daya saat ia mencari sinyal. Pada akhirnya, ia akan mampu melakukan penghematan energi dan meningkatkan masa aktif smartphone dalam kondisi stand by.
Baterai 5000mAh Battery, Menyimpan Daya Hingga 38 Hari
Hadir dengan bentuk yang tipis, Zenfone Max menyimpan baterai berkapasitas monster di dalamnya. Sebuah baterai lithium-polymer custom-crafted 5.000mAh yang menyimpan energi maksimum dalam ukuran yang minimum. Bahkan jika smartphone berada dalam kondisi idle, ia dapat menyimpan energi hingga 38 hari.

Dan jika Anda terbiasa dengan baterai yang semakin lemah bersama dengan berjalannya waktu, hal itu tidak akan ditemukan pada Zenfone Max.
Berhubung besarnya kapasitas baterai yang tersedia, dalam kondisi tertentu bahkan dapat bertahan hingga 2 minggu, pengguna tidak perlu bolak-balik mengisi ulang baterai Zenfone Max. Ini tidak seperti jika menggunakan smartphone lainnya. Dengan sedikitnya siklus isi ulang yang harus dilakukan, pada akhirnya baterai Zenfone Max juga akan lebih awet.
Baterai Raksasa Sekaligus Sebagai Powerbank
Meski memiliki desain yang tipis sehingga hanya menyediakan ruang yang relatif sempit, ASUS berhasil memasukkan sebuah baterai raksasa yakni baterai lithium-polymer non removable sebesar 5.000mAh ke dalamnya.
Tak hanya itu saja, yang menarik, dengan teknologi khusus, baterai 5.000mAh yang tersedia di dalam Zenfone Max juga bisa berfungsi sebagai powerbank bagi smartphone ataupun perangkat lainnya. Cukup sambungkan kedua perangkat lewat konektor micro USB, maka baterai gadget tersebut akan diisi ulang oleh Zenfone Max.
Selain itu, meski Zenfone Max sudah punya kapasitas energi yang besar, ASUS tidak jumawa. Produsen asal Taiwan tersebut tetap menyediakan fasilitas optimalisasi baterai pada Zenfone Max lewat aplikasi ASUS Power Saver. Secara total, ada 5 modus baterai dan 2 opsi Smart Switch untuk mengoptimalkan penggunaan baterai.

Kelima modus baterai tersebut antara lain adalah:
Performance. Modus ini menggunakan setting kecepatan CPU tertinggi dan kecerahan layar maksimal. Hasilnya, ia mengonsumsi daya dengan cukup boros. Tetapi, setting inilah yang kami rekomendasikan saat akan bermain game atau menikmati video dari YouTube dan yang disimpan di internal storage atau microSD.
Normal. Ini merupakan setting default untuk Zenfone Max. Modus ini akan secara cerdas mengatur performa CPU dan tingkat kecerahan layar untuk menghemat energi yang tersimpan di baterai.
Power Saving. Untuk menghemat energi, modus ini dapat secara otomatis mengatur performa CPU dan tingkat kecerahan layar. Ia juga akan mematikan jaringan nirkabel (mobile data dan WiFi) saat smartphone dalam kondisi idle. Jaringan akan kembali terhubung saat layar dinyalakan. Hasilnya, notifikasi online (misalnya dari WhatsApp ataupun Facebook) akan kembali masuk saat smartphone kembali aktif.
Super Saving. Modus ini akan membuat prosesor menurunkan performanya dan dengan pintar mengatur tingkat kecerahan layar. Lebih dari itu, ia akan mematikan seluruh fungsi jaringan untuk membuat Zenfone Max memiliki masa standby yang lebih lama. Pada modus ini, seluruh panggilan telepon, SMS, dan alarm tetap akan bekerja. Dengan kata lain, modus inilah yang paling direkomendasikan untuk menghemat baterai lebih lanjut.
Customized. Tidak puas dengan pengaturan penghematan energi yang tersedia, pengguna bisa mengubah sendiri seluruh setting lewat modus ini. Prosesor, kecerahan layar, jaringan, bahkan pengguna juga bisa mengatur aplikasi apa saja yang tetap online atau dimatikan untuk menghemat baterai.
ASUS PixelMaster Camera with Laser Auto Focus
Dari sisi kamera, ASUS Zenfone Max ZC550KL menggunakan kamera utama dengan resolusi 13MP. Ia mampu mengambil foto dengan resolusi 4128 x 3096 pixel dan menggunakan lensa dengan bukaan f/2.0.

Dengan dukungan zero shutter lag, Anda tidak perlu khawatir akan kehilangan momen berharga yang umumnya berlangsung sangat cepat. Yang menarik, kamera tersebut diperkuat fitur Laser Auto Focus.

Teknologi fokus dengan laser ini dapat mempercepat pencarian fokus terhadap obyek foto, baik jarak dekat ataupun jarak jauh, hingga 0,03 detik. Hasilnya, pengguna akan dapat mengambil foto yang lebih fokus dengan cepat dibandingkan sistem fokus biasa. Fitur fokus laser ini juga sangat membantu mendapatkan fokus dengan cepat dan tepat, misalnya saat memotret dalam kondisi kurang cahaya.

Dukungan teknologi khas ASUS PixelMaster Camera membuat smartphone ini mampu menangkap gambar dan video hingga 400% lebih terang saat dalam kondisi pencahayaan minimal. Jika dibutuhkan, tersedia pula dual-LED (dual tone) flash yang dapat membuat hasil foto terekam dengan warna yang lebih natural. Selain mengambil foto, kamera yang digunakan mampu merekam video dengan resolusi FullHD dengan kecepatan 30 frame per detik.
Untuk melengkapi, kamera depan yang disediakan pada ZE500KG juga memiliki resolusi yang cukup tinggi yakni 5MP serta dengan aperture f/2.0. Tak hanya resolusi yang tinggi, kamera ini juga mendukung autofocus untuk mendapatkan hasil foto yang lebih baik. Bahkan bagi pengguna yang gemar melakukan selfie, kamera depan juga menyediakan sudut yang lega, hingga 85o. Artinya, akan lebih banyak obyek yang bisa ditangkap dalam foto.
Teknologi kamera ASUS PixelMaster yang disediakan Zenfone Max juga mencakup fitur backlight (Super HDR) untuk meningkatkan keseimbangan cahaya. Dengan demikian, menangkap foto yang sesuai dengan warna aslinya bisa dilakukan setiap saat, meskipun objek yang difoto sedang membelakangi matahari atau sumber cahaya lainnya.
Sama seperti lini produk ASUS Zenfone 2 Laser, Zenfone Max juga mendukung pemotretan dalam modus selfie panorama. Menggunakan modus wide-angle khusus dengan sudut pandang hingga 88 derajat, pengguna bisa mengambil foto selfie panorama hingga 140 derajat.
Cukup aktifkan modus Selfie Panorama lalu ambil foto Anda bersama teman-teman Anda, maka pemandangan indah di belakang Anda akan ikut terangkum dalam foto tersebut.
Untuk mempercantik diri, pengguna yang ingin memotret selfie juga bisa memanfaatkan fitur Beautification. Pada fitur ini, Zenfone Max bisa mencerahkan warna kulit, mempercantik wajah, dan menghaluskan kulit. Yang menarik, fitur ini dapat digunakan dan dilihat secara langsung sebelum pengguna menjepretkan kamera, sehingga hasil akhirnya sudah bisa langsung diketahui.
Kesimpulan
Dengan Zenfone Max, ASUS menghadirkan smartphone yang inovatif. Dia punya tenaga yang cukup kuat untuk aplikasi dan gaya hidup masa kini sekaligus desain yang stylish. Dengan efek leather yang mewah pada cover belakangnya, penampilan smartphone ini semakin elegan. Apalagi dimensinya juga relatif tipis.
Masa aktif baterainya yang luar biasa, yang dalam pengujian yang kami lakukan, bisa bertahan lebih dari dua hari, merupakan faktor yang sangat menarik. Apalagi pengguna saat ini tidak bisa lepas dari smartphone-nya, apapun aktivitasnya, dan di manapun mereka berada. Apalagi jika dibutuhkan, Zenfone Max bisa berfungsi sebagai power bank untuk perangkat lain.



























