Review Redmi Note 9: Desain dan Performa Oke, Baterai Boros

Telset.id – Anggapan “merek HP murah” masih melekat kepada diri Xiaomi, dan pastinya vendor satu ini pun tak ingin melepas “trademark”. Yang terbaru, Xiaomi baru saja merilis produk anyarnya dengan harga terjangkau, Redmi Note 9 yang akan kami review.

Redmi Note 9 sendiri merupakan “model standar” yang diboyong Xiaomi untuk menemani Redmi Note 9 Pro. Smartphone tersebut dibanderol dengan harga Rp 2,4 hingga 2,7 jutaan, atau kurang lebih selisih Rp 1 jutaan dari versi Pro.

Meski jadi “versi standar”, smartphone ini mengusung spesifikasi yang tidak biasa saja. Ada sejumlah keunggulan yang melengkapi Redmi Note 9 agar menarik perhatian konsumen di Tanah Air.

{Baca juga: Daftar Rekomendasi 10 HP 2 Jutaan Terbaik 2021}

Well, dalam tulisan kali ini, tim Telset.id akan mengulas lengkap lewat review Redmi Note 9 berikut ini. So, simak terus ya!

Desain

Review Redmi Note 9

Review Redmi Note 9 kita mulai dari desain terlebih dahulu. Sebenarnya, desain Redmi Note 9 dan Note 9 Pro cukup mirip satu sama lain.

HP terbaru Xiaomi satu ini sama-sama mengusung desain layar DotDisplay, dan juga dipercantik dengan desain frame kamera berbentuk persegi.

Redmi Note 9 punya ukuran layar yang jauh lebih kecil daripada model Pro. Layar IPS berukuran 6,53 inci ini punya resolusi maksimal Full HD+. Bezel yang mengelilinginya cukup tipis di tiap sisinya, kecuali bagian dagu yang cukup tebal.

Layarnya sendiri sudah mendapatkan sertifikasi dari TUV Rheinland. Sertifikasi itu bukan cuma gimmick sob, karena memang sangat bisa dirasakan penggunanya.

Dengan sertifikasi itu menandakan bahwa layar Redmi Note 9 memberikan keamanan dan kenyamanan kepada mata pengguna ketika memakainya, khususnya ketika digunakan di malam hari atau cahaya ruangan yang rendah.

Layarnya juga telah dilapisi oleh Corning Gorilla Glass 5, dan telah dilapisi screen protector cukup tebal yang bisa dilepas. 

redmi note 9

Seperti yang sudah kami sebutkan di atas, layar Redmi Note 9 tampil dengan desain DotDisplay atau punch hole alias lubang kamera. Tapi, letak lubang tersebut bukan di tengah atas layar, melainkan sudut kiri layar.

Menurut kami, ini posisi yang ideal. Sebab, lubang tersebut tidak terlalu mengganggu konten yang tampil di layar.

Game misalnya, punch hole ini tidak terlalu mengganggu dan mengurangi pengalaman kami saat bermain game, khususnya permainan tembak-tembakan seperti COD Mobile.

Ke bagian belakang, Redmi Note 9 mengusung body berbahan dasar polycarbonate. Belum diketahui, apakah body ini sudah dilapisi Corning Gorilla Glass 5 atau tidak. Body ini dilapisi tiga pilihan warna, salah satunya adalah Midnight Grey.

Warna tersebut punya tampilan yang glossy dan cukup sederhana. Namun, apabila terkena pantulan cahaya di sudut yang pas, warnanya seolah lebih hidup dan memberikan kesan yang elegan.

Review Redmi Note 9

Akan tetapi, warna glossy ini juga ada kekurangannya lho. Yup! Kekurangan yang kami maksud adalah, body Redmi Note 9 gampang banget kotor, dan mudah sekali tertempel sidik jari. 

Secara tampilan, desainnya 11-12 dengan Redmi Note 9 Pro. Frame kameranya berbentuk persegi, dan menyimpan empat kamera belakang di dalamnya.

{Baca juga: Review Oppo Reno3: Kamera Maksimal untuk Semua Mode}

Akan tetapi, desain frame ini cukup berbeda, dan menurut kami lebih baik. Dua lensa teratas dibubuhi garis berwarna terang. Mungkin, garis tersebut menandakan bahwa dua kamera di atas merupakan keunggulan utama dari Redmi Note 9 ini.

Tepat di bagian bawahnya, ada sensor sidik jari konvensional. Sensor sidik jari ini dilapisi warna hitam pekat, yang membuatnya seolah menyatu dengan frame kamera.

Mirip Redmi Note 8 Pro, sensor ini disatukan dengan frame kamera. Tapi, sensor sidik jari itu tidak terlalu menonjol, dan posisinya nyaman untuk dijangkau.

Masih sama dengan versi Pro, Redmi Note 9 dirancang dengan frame berbahan dasar plastik berkualitas, dan diakui build quality HP terbaru Xiaomi ini cukup baik.

Bodinya nyaman digenggam menggunakan satu tangan karena ukurannya yang tidak terlalu besar. Selain itu, ponsel ini memiliki lekukan halus di kiri dan kanan body-nya.

redmi note 9

Layout bagian bawah smartphone ini sama dengan Redmi Note 9 Pro. Terdapat speaker yang punya kemampuan untuk membersihkan lubangnya secara mandiri.

Speaker ini disematkan fitur Clear Speaker yang memutar suara nyaring dalam waktu kurang lebih 30 detik untuk membersihkan lubang speaker dari debu.

Kemudian, ada mikrofon, port USB-C, dan jack audio 3,5mm. Di bagian atas, ada mikrofon dan IR Blaster. 

Sedangkan di sisi kanan, terdapat tombol power yang bersanding dengan tombol volume. Meski letaknnya sama, tapi karena ukuran ponsel ini lebih kecil, maka tombol power maupun volume masih bisa dijangkau jari dengan sangat baik. Sedangkan sebelah kiri, ada slot 2 kartu SIM + microSD.

Masih sama dengan Note 9 Pro, HP terbaru Xiaomi ini punya kekurangan yang terletak di bagian frame kamera. Frame ini mencuat keluar, melebihi body.

Dengan begitu, apabila Anda tidak menggunakan casing tambahan, maka kamera akan menjadi penopang keseluruhan smartphone

 

Spesifikasi

Review Redmi Note 9

Review Redmi Note 9 selanjutnya kita bahas soal spesifikasinya. Smartphone yang kami review ditenagai oleh dapur pacu berupa prosesor octa-core 2.0 GHz MediaTek Helio G85, dan jadi ponsel pintar pertama di Indonesia yang menggunakannya.

Menurut kami, inilah yang menarik dari seri Redmi terbaru, entah Redmi Note 9 maupun Note 9 Pro. Apabila seri sebelumnya, Redmi Note 8 Pro menggunakan prosesor MediaTek Helio G90T, sedangkan versi standar menggunakan SoC Snapdragon 665 dari Qualcomm.

Tapi kini, posisinya menjadi terbalik. Redmi Note 9 Pro menggunakan prosesor Snapdragon 720G, sementara Note 9 standar menggunakan chipset MediaTek Helio G85.

Seri Helio G dari MediaTek sendiri sebenarnya identik dengan gaming, termasuk juga Helio G85. Kalau dalam dokumen yang kami terima, tertulis kalau MediaTek G85 mampu memberikan pengalaman gaming yang seamless. Tapi benarkah? 

{Baca juga: Uji Performa Redmi 8: Smartphone Rp 1,5 Jutaan, Spek Tak Biasa}

Sebelum masuk ke pembahasan selanjutnya, kami lanjutkan dulu menyebutkan konfigurasi spesifikasi dasar Redmi Note 9. Terdapat pula RAM 6GB, storage 128GB yang bisa diperluas menggunakan microSD 512GB, dan baterai 5,020 mAh (typical) dengan dukungan fast charging 18W. Satu lagi, tidak ada NFC di sini, sob.

Seperti biasa, kami menggunakan tiga aplikasi benchmark dan satu aplikasi bantuan selama melakukan review dari Redmi Note 9. Masing-masing aplikasi tersebut adalah, AnTuTu Benchmark, 3DMark, PCMark, dan Battery Log. 

AnTuTu Benchmark

AnTuTu Benchmark sampai sekarang masih menjadi aplikasi benchmark yang tak asing di telinga konsumen, termasuk juga para reviewer. Meski kini sudah tak tersedia di Google Play Store, namun kami masih bisa dengan bebas memasang aplikasi ini di GetApps besutan Xiaomi.

Aplikasi ini menguji kemampuan CPU dan GPU dari smartphone. Berbagai pengujian dilakukan di sini, mulai dari tugas-tugas yang berat sampai tugas standar yang biasa dilakukan pengguna smartphone.

Dalam pengujian yang kami lakukan, Redmi Note 9 memperoleh skor 200 ribuan. Apabila dibandingkan dalam fitur Ranking di dalam aplikasi, smartphone ini berada di bawah Samsung Galaxy A70 (Snapdragon 675), Realme 3 Pro (Snapdragon 710), bahkan sampai Vivo Z1 Pro (Snapdragon 712). 

Skornya pun tertinggal jauh dibandingkan Redmi Note 8 Pro yang menggunakan MediaTek Helio G90T. Menariknya, Redmi Note 9 pun dikenali sebagai Redmi 10X 4G oleh aplikasi AnTuTu.

3DMark

Selanjutnya 3DMark, Aplikasi ini untuk mengetahui kinerja dari GPU, dalam hal ini Mali-G52. Pengujian yang dilakukan 3DMark menampilkan skenario seperti gameplay dengan grafis yang kompleks dengan kualitas beragam.

Review Redmi Note 9

Dalam pengujianm smartphone ini memperoleh skor 1.789 poin untuk Sling Shot, 1.369 poin untuk Sling Shot Extreme OpenGL, dan 1.379 poin untuk Sling Shot Extreme Vulkan.

PCMark

Kami pun butuh tahu seberapa besar performa smartphone ketika digunakan untuk tugas-tugas standar, seperti menampilkan presentasi, video call, browsing, multitasking, dan lainnya. Oleh sebab itu, kami menggunakan aplikasi PCMark untuk mengetahuinya.

Melalui pengujian Work 2.0 Performance, smartphone ini memperoleh skor sebesar 8.545 poin. Di sini yang bikin kami cukup bingung. Mengapa?

Sebab, skor PCMark smartphone ini jauh lebih tinggi dibandingkan Redmi Note 9 Pro. Padahal, model Pro tersebut juga sudah mendapatkan penilaian bagus dari PCMark. 

REDMI NOTE 9

Meski demikian, kami benar-benar mengapresiasi skor yang diperoleh Redmi Note 9. Itu artinya, HP pintar Xiaomi itu sanggup mendukung berbagai aktivitas digital dari pengguna, seperti bekerja, main gamechatting, dan lainnya.

Baterai

Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, Redmi Note 9 telah ditenagai oleh baterai bertenaga 5,020 mAh. Smartphone ini sudah didukung oleh fast charging 18W. Namun, Xiaomi memberikan adaptor charger 22,5W dalam paket pembelian. 

Kapasitas baterainya memang sama besar dengan Redmi Note 9 Pro. Tapi entah mengapa, Redmi Note 9 boros baterai dan jauh lebih payah daripada versi Pro.

Bagaimana tidak, berdasarkan pengujian kami dengan memutar YouTube tanpa henti di kualitas Full HD dan dicatat menggunakan aplikasi Battery Log, Redmi Note 9 sanggup bertahan kurang lebih 11 jam dengan baterai tersisa 10%.

Begitu juga ketika kami menguji baterainya menggunakan PCMark Work 2.0 Battery Life. Smartphone ini sanggup mencatatkan waktu 11 jam 6 menit saja.

Review Redmi Note 9

Lalu, bagaimana dengan kecepatan pengisian dayanya? Berdasarkan pencatatan kami menggunakan Battery Log, dari 10% sampai penuh membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam. Standar saja, namun cukup cepat untuk baterai berkapasitas 5,020 mAh.

Gaming

Review Redmi Note 9

Meski harganya Rp 2 jutaan, Redmi Note 9 terbilang punya fitur gaming cukup lengkap. Bernama Game Turbo, fitur gaming ini bisa diakses melalui Special Featured di dalam pengaturan smartphone.

Game Turbo punya tampilan yang gaming banget. Kalau dilihat lebih dalam, fitur ini punya UI mirip Shark Space besutan Black Shark. 

Ada beberapa fitur di sini, seperti memperlihatkan persentase performa dari CPU dan GPU, fps counter, sampai fitur untuk mencegah notifikasi dan panggilan telepon masuk.

Ada pula fitur untuk mengatur sensitivitas dari layar. Lalu, bagaimana dengan pengalaman gaming-nya?

Kami menjajal dua game selama review Redmi Note 9, yakni PUBG Mobile dan COD Mobile. Kedua game ini secara otomatis ditampilkan di grafis terendah, dan tidak ada opsi untuk menaikkan kualitas grafis maupun frame rate.

Meski menyajikan grafis game yang “apa adanya”, tapi Redmi Note 9 sukses memberikan pengalaman game smooth di rata-rata 60fps.

Akan tetapi, kami merasakan kalau Redmi Note 9 kewalahan ketika diforsir untuk main game dalam waktu yang lama. Ada dua kekurangan yang kami rasakan.

Pertama, Redmi Note 9 cukup panas ketika kami menggunakannya untuk bemain game dalam waktu kurang lebih 30 menit. 

Kedua, ketika main game dengan posisi layar landscape, sudut layar kiri dan kanan atas kurang responsif atau touch delay. Entah ini bug pada hardware atau software, namun Xiaomi perlu menelusuri masalah ini.

 

Kamera

Review Redmi Note 9

Review Redmi Note 9 dilanjutkan ke sektor kamera. Ada empat kamera belakang dan satu kamera depan di smartphone ini. Konfigurasinya masing-masing antara lain, kamera utama 48MP aperture f/1.79.

Sementara untuk kamera ultrawide 8MP memiliki jangkauan 118 derajat, serta lensa makro dan depth masing-masing 2MP. Sedangkan untuk kamera depan, beresolusi 13MP.

Tentu saja, seluruh kamera tersebut telah dibantu oleh teknologi berbasis AI untuk meningkatkan hasil foto maupun video yang diambil pengguna. Berikut ulasan lengkapnya:

Kamera Utama

Protokol Quad Bayer digunakan pada sensor 48MP. Oleh karenanya, secara default kamera ini menangkap gambar di resolusi 12MP. Pengguna tetap bisa menangkap gambar beresolusi besar 48MP dengan menggunakan mode di samping Photo.

Akan tetapi, ada dua konsekuensi yang harus diambil. Pertama, ukuran file foto jadi besar. Kedua, foto 48MP tampak pucat, seperti AI “tidak bermain” di mode ini, karena warna yang dipertontonkan cenderung biasa saja. Berikut hasilnya:

Kamera Utama Redmi Note 9

Seperti HP Android lainnya, tentu saja ada mode Night. Namun, hasil foto malam ini cenderung memberikan hasil yang pas-pasan dan masih memiliki noise di mana-mana.

Selain itu, entah kenapa kamera sulit sekali mengambil fokus ketika mode ini dijalankan. Mungkin Xiaomi bisa memberikan update untuk memperbaikinya. Berikut hasil fotonya:

Night Mode Redmi Note 9

Kamera Ultrawide

Kamera ultrawide Note 9 sama dengan versi Pro. Oleh sebab itu, hasilnya pun setidaknya 11 12 alias mirip-mirip. Kamera ini mampu menangkap gambar dengan jangkauan 118 derajat.

Foto ultrawide yang ditangkap oleh kamera menghasilkan tone warna yang cukup baik, tapi tidak dengan detail. Sebab, apabila foto diperbesar dengan mengetuk layar dua kali, detail dari objek yang diabadikan ternyata tidak terlalu ditangkap dengan baik.

Selain itu, foto yang dihasilkan juga cukup cekung dengan adanya lengkungan di tiap sudut foto. Berikut hasilnya:

Ultra Wide Redmi Note 9

Kamera Depth & Depth

Kedua kamera mampu memungkinkan pengguna, termasuk kami untuk memotret dua jenis foto, yakni makro dan portrait. Dengan memakan kamera makro, kami bisa melihat dan mengabadikan objek secara lebih dekat, seperti bunga atau mainan misalnya.

Sedangkan portriat, kami bisa mengambil foto bokeh dengan berbagai objek. Misalnya, orang, patung, dan lain sebagainya. Bagaimana kualitasnya?

{Baca juga: Review Realme 6 Pro: Smartphone Menengah Berkelas “Flagship”}

Kamera makro bisa memberikan hasil foto yang berkualitas bagus. Sama halnya dengan depth, karena efek blur yang diberikan cukup rapi dan detil serta warna dari objek utama juga ditingkatkan kualitasnya. Berikut hasil fotonya:

Kamera Depth & Makro Redmi Note 9

Kamera Depan

Kamera 13MP terbilang standar dan cukup untuk sebuah smartphone kelas menengah. Ada dua mode pengambilan foto selfie di sini, yakni standar dan AI Beauty. Keduanya menghasilkan foto selfie yang bagus, tergantung siapa yang melakukan selfie.

Pengguna laki-laki yang memakai Redmi Note 9 biasanya sih menggunakan mode standar. Mode ini memberikan foto “apa adanya”, tapi berkualitas.

Sementara AI Beauty, biasanya dimanfaatkan oleh kaum hawa (tapi tidak dapat dipungkiri, laki-laki juga menggunakannya). Mode ini bikin wajah cenderung lebih halus dan tirus, tapi tetap terlihat natural. Berikut hasilnya:

Kamera Selfie Redmi Note 9

Video

Xiaomi seperti “kurang serius” menggarap sektor video di smartphone ini. Bagaimana tidak, kami hanya diizinkan untuk merekam video Full HD @30fps dan HD @30fps saja. Tidak ada opsi Full HD @60fps apalagi 4K di sini.

Dibanderol dengan harga Rp 2 jutaan, tentu saja tidak ada opsi pengaturan OIS maupun EIS di sini. Meski demikian, hasil video yang diberikan cukup stabil dan gak malu-maluin. Masih standar dan cukup bagus lah. 

Namun, akan lebih bagus lagi apabila menggunakan aksesoris tambahan, seperti gimbal, tripod, dan lainnya. Berikut videonya:

video redmi note 9

 

Kesimpulan

Review Redmi Note 9

Apa sih yang Anda harapkan dari smartphone Rp 2 jutaan? Mungkin bisa berfungsi dengan baik, dan bisa diajak main game juga sudah Alhamdulillah. Akan tetapi, pertanyaan tersebut mungkin tidak berlaku untuk HP Rp 2 jutaan keluaran Xiaomi, seperti Redmi Note 9 ini. Setidaknya itu yang kami dapat selama review Redmi Note 9.

Layarnya besar, resolusi tinggi, punya desain kekinian, dan juga telah dilapisi Gorilla Glass 5. Body? Build quality-nya bagus, nyaman digenggam, dan desainnya elegan. 

Spesifikasinya bagaimana? Memang tidak sekencang MediaTek Helio G90T, tapi sudah lumayan bagus untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk multitasking dan gaming. Apalagi, ada fitur Game Turbo di sini yang bisa meningkatkan performa smartphone saat main game.

Begitu juga kameranya. Meski cenderung menghasilkan foto dan video yang biasa saja, tapi kami rasa cukup untuk kebutuhan fotografi para pengguna.

Memang, ada beberapa kekurangan di sini, yaitu baterai Redmi Note 9 cepat habis, layar yang sedikit touch delay, body yang mudah panas, kualitas video yang cuma Full HD @30fps, dan beberapa kekurangan lainnya. 

Walaupun demikian, dengan banderol harga Rp 2,4 juta (update harga terbaru 2021), Redmi Note 9 merupakan smartphone yang worth-it untuk dibeli di tahun ini. Xiaomi benar-benar memberikan produk yang berkualitas dengan harga sejujurnya. (MF)

Kelebihan

+ Build quality bagus

+ Nyaman dan pas di tangan

Layar besar dengan resolusi Full HD

+ Layar sudah dilapisi Gorilla Glass 5

+ Sertifikasi TUV Rheinland

+ Pertama di Indonesia dengan MediaTek Helio G85

Kamera 48MP berkualitas

Kekurangan

Baterai cukup boros

Layar kurang responsif di sudut kiri dan kanan (landscape)

Frame kamera menonjol

Kamera ultrawide yang hasilkan foto cekung

Mode Night yang sulit mengambil fokus dengan benar

Video minim OIS atau EIS

TELSET RATING: 8/10

Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 9
NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 40, 41
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A
LAUNCH
Announced 2020, April 30
Status Coming soon. Exp. release 2020, May
BODY
Dimensions 162.3 x 77.2 x 8.9 mm (6.39 x 3.04 x 0.35 in)
Weight 199 g (7.02 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 5), plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Forest Green, Midnight Grey, Polar White
Splash-proof coating
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.53 inches, 104.7 cm2 (~83.5% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~395 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 5
450 nits typ. brightness (advertised)
PLATFORM
OS Android 10; MIUI 11
Chipset MediaTek Helio G85 (12nm)
CPU Octa-core 2.0 GHz
GPU Mali-G52 MC2
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 3/4 GB
Internal 64GB 3GB RAM, 128GB 4GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 48 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
8 MP, f/2.2, 118° (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
2 MP, f/2.4, (macro), AF
2 MP, f/2.4, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 13 MP, f/2.3, 29mm (normal), 1/3.1″, 1.12µm
Features HDR, panorama
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
NFC Yes (market/region dependent)M2003J15SG (Yes); M2003J15SS (No)
Radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 5020mAh
Non-removable Li-Po 5020 mAh battery

4 KOMENTAR

  1. Masalah boros itu tergantung durasi penggunaan dan aplikasi apa saja yang di jalankan. Boros bagi setiap orang berbeda

  2. hallo gan, saya pengguna xiaomi dari 2016, memang hal utama yg menjadi persoalan adalah kamera.
    1. akhir-akhir ini desain kamera menonjol keluar dari body hp sebenarnya memberikan dampak negatif, bagi saya yang anti penggunaan casing tambahan, kamera menjadi mudah baret di sana sini. karena bagi saya kita membeli hp adalah untuk kenyamanan dan dengan pengunaan casing tambahan itu mengurangi feel dari desain hp itu sendiri.

    2. dari 2016 hingga sekarang, karena saya pecinta kegiatatan sport outdoor, pada modus malam/poto d malam hari memang kamera dari xiaomi ini tidak dapat diandalkan.

    selebihnya baik-baik saja, termasuk daya tahan produk cukup baik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Harga dan Spesifikasi

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0