Wow! Massa Galaksi Bima Sakti Setara 6 Milar Gajah

Telset.id, Jakarta – Galaksi Bima Sakti memiliki massa 890 miliar kali massa matahari. Dengan massa seberat ini, galaksi yang kita tempati setara dengan sekitar enam miliar gajah. Namun demikian, sulit untuk mengukur massa sesungguhnya dari galaksi ini.

Para peneliti “menimbang” mereka dengan memeriksa pergerakan bintang di dalam galaksi. Dari sana, seperti dilansir New York Post, dapat terlihat bagaimana gravitasi galaksi bisa memengaruhi bintang-bintang tersebut.

“Piringan galaksi kita berputar tetapi tidak seragam,” kata penulis studi Fabio Iocco, astrofisika di Imperial College London. “Objek di jarak berbeda dari pusat galaksi mengitari pusat itu dengan kecepatan tak sama,” imbuhnya.

{Baca juga: Ilmuwan Jerman Tangkap Momen Tiga Lubang Hitam Tabrakan}

Para peneliti membandingkan temuan dengan pekerjaan sebelumnya. “Jika melakukannya untuk jarak berbeda dari pusat hingga sangat jauh, Anda bisa menggambar tidak hanya massa total, tetapi distribusi massa,” kata Iocco.

Sebelumnya, penemuan baru mengaitkan lubang hitam dalam teori-teori ilmiah tentang Bima Sakti. Para ahli meyakini bahwa tidak ada lubang hitam monster di galaksi Bima Sakti yang berukuran tidak lebih dari 20 kali lipat dari matahari.

Tetapi, dikutip Telset.id dari New York Post, Minggu (1/12), penemuan baru berupa lubang hitam monster oleh tim ilmuwan internasional telah mementahkan perkiraan itu. Temuan tersebut diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature.

Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh profesor Liu Jifeng dari National Astronomical Observatory China,melihat ada sebuah lubang hitam dengan massa 70 kali lebih besar dari matahari. “Para peneliti menamainya LB-1,” jelas Liu Jifeng.

Bicara soal galaksi Bima Sakti, sebelumnya sebuah penemuan baru mengaitkan lubang hitam dalam teori-teori ilmiah tentang galaksi ini. Para ahli telah lama meyakini, bahwa tidak ada lubang hitam monster di galaksi yang berukuran tidak lebih dari 20 kali lipat dari matahari.

{Baca juga: Foto Epik NASA Perlihatkan “Perang Antar Galaksi”}

Tetapi, dikutip Telset.id dari New York Post, Minggu (01/12/2019), penemuan baru berupa lubang hitam monster oleh tim ilmuwan internasional telah mementahkan perkiraan itu. Temuan tersebut diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature.

Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh profesor Liu Jifeng dari National Astronomical Observatory China, melihat ada sebuah lubang hitam dengan massa 70 kali lebih besar dari matahari. [SN/IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here