📑 Daftar Isi

Update Film The Division: 87North Resmi Mundur, Nasib Adaptasi Netflix?

Update Film The Division: 87North Resmi Mundur, Nasib Adaptasi Netflix?

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Adaptasi film Tom Clancy’s The Division yang dibintangi Jake Gyllenhaal kembali menerima kabar kurang menggembirakan. Kelly McCormick, yang sebelumnya terlibat sebagai produser melalui rumah produksi 87North, secara implisit mengonfirmasi bahwa timnya tidak lagi terlibat dalam proyek adaptasi game populer Ubisoft tersebut. Ini menjadi status update pertama dalam empat tahun terakhir, sekaligus menegaskan kepergian mereka dari proyek yang sempat dinanti para penggemar.

Dalam wawancara eksklusif dengan ScreenRant untuk peluncuran trailer Violent Night 2, McCormick mengungkapkan bahwa film The Division tidak akan “bersama kami saat ini”. Ia juga menyebut bahwa timnya memiliki “banyak hal yang sedang kami incar dan kami sangat antusiaskan”. Pernyataan ini memperkuat indikasi bahwa 87North, yang didirikan oleh McCormick dan suaminya, David Leitch, telah resmi melepas keterlibatan mereka dari proyek adaptasi yang digarap Netflix ini.

Perjalanan Panjang Adaptasi The Division

Film The Division sebenarnya telah melalui perjalanan panjang sejak pertama kali diumumkan. Jake Gyllenhaal bergabung sebagai bintang sekaligus produser eksekutif pada tahun 2016, dan segera disusul oleh Jessica Chastain. David Leitch awalnya ditunjuk sebagai sutradara, namun kemudian digantikan oleh Rawson Marshall Thurber karena jadwal Leitch yang bentrok dengan film Bullet Train. Netflix sendiri baru mengakuisisi hak distribusi film ini pada tahun 2019.

Namun, di penghujung tahun 2022, proyek ini diam-diam dihentikan sementara. Kini, komentar terbaru McCormick seolah menjadi paku yang memperkuat status kepergian 87North dari proyek tersebut. Sebelumnya, pernyataan sang produser memang sempat mengindikasikan bahwa 87North telah “meninggalkan” adaptasi yang dibintangi Gyllenhaal itu, namun masih terdengar terbuka untuk kembali. Pernyataan terbaru ini terdengar lebih final.

Dampak Pandemi pada Narasi Film

Salah satu alasan yang mungkin melatarbelakangi mundurnya para kreator dari proyek ini adalah sensitivitas cerita. The Division berlatar di Manhattan, New York, setelah wabah virus epidemik yang menyebabkan kekacauan massal. McCormick sendiri mengakui bahwa pengalaman hidup di masa COVID-19 membuatnya berpikir ulang tentang proyek semacam ini.

“Citra film itu sangat menarik dan kuat, dan saya rasa kita semua pernah mengalaminya sedikit, dan saya tidak tahu apakah kita akan pernah melupakan pengalaman COVID itu,” ujar McCormick. Ia juga menambahkan bahwa proyek serupa berikutnya akan terasa “sedikit lebih menakutkan” karena pengalaman yang mereka lalui selama pandemi.

Setelah pandemi COVID-19, para pembuat film memang cenderung lebih berhati-hati dalam menggarap cerita bertema pandemi. Banyak yang memilih menjadikan pandemi hanya sebagai latar belakang cerita, atau mencari cara untuk mengolahnya menjadi humor. Fenomena ini terlihat dari film Glass Onion: A Knives Out Mystery karya Rian Johnson hingga film horor Host yang mendapat pujian kritis. Dengan demikian, penundaan yang dialami The Division dan mundurnya 87North bisa jadi merupakan cerminan dari kurangnya minat untuk menggarap cerita semacam itu.

Kesibukan 87North dengan Proyek Lain

Faktor lain yang turut memengaruhi adalah padatnya jadwal 87North dalam beberapa tahun terakhir. Setelah mundur dari kursi sutradara The Division untuk fokus pada Bullet Train, David Leitch kemudian menggarap adaptasi The Fall Guy yang dibintangi Ryan Gosling dan film aksi perampokan How to Rob a Bank yang dijadwalkan rilis November mendatang. Saat ini, Leitch juga tengah dalam proses produksi film aksi komedi Jason Statham Stole My Bike, sementara 87North memiliki berbagai proyek baru lain dalam berbagai tahap pengembangan.

Nasib Film The Division di Netflix

Meski 87North resmi mundur, bukan berarti film The Division sepenuhnya mati. Netflix memiliki hubungan yang kuat dengan Ubisoft, terbukti dari kesuksesan Splinter Cell: Deathwatch hingga seri live-action Assassin’s Creed yang akan datang. Selama adaptasi Clancy dan berbagai game dengan merek terkenal tetap populer, kemungkinan besar Netflix akan berusaha mencari cara untuk tetap menghidupkan proyek ini.

Perlu dicatat bahwa The Division sendiri merupakan sub-franchise yang diluncurkan Ubisoft pada tahun 2016 di bawah merek Tom Clancy. Game open-world shooter ini menempatkan pemain di Manhattan, New York, setelah wabah virus epidemik yang menyebabkan kekacauan dan korban massal di kota tersebut. Pemain bertugas menyelidiki penyebab virus tersebut. Game ini memecahkan berbagai rekor saat dirilis, termasuk menjadi game terlaris Ubisoft pada saat itu, meluncurkan sekuel yang sukses pada 2019, dan memiliki sekuel ketiga yang sedang dalam pengembangan.

Saat ini, belum ada informasi resmi mengenai pengganti 87North atau perkembangan terbaru lainnya dari proyek adaptasi The Division di Netflix. Para penggemar game dan film tentu berharap proyek ini tetap berlanjut, mengingat potensi cerita yang menarik serta nama besar Jake Gyllenhaal dan Jessica Chastain yang masih terlibat. Namun, dengan mundurnya 87North, masa depan film ini kembali diselimuti ketidakpastian.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.