Udara Segar Pegunungan Alpen Dijual Rp 1,5 Juta per Kaleng

Telset.id, Jakarta – Bukan hal yang aneh jika kita mendengar bahwa air mineral yang sering kita beli adalah berasal dari sumber mata air di pegunungan. Tapi di Selandia Baru, kini ada yang menjual “udara segar” dari Pegunungan Alpen dalam bentuk ‘kalengan’.

Udara segar dari Selandia Baru kini mulai dijual di toko bebas pajak di bandara. Anda bisa membawa empat kaleng udara segar dengan harga hampir $ 100 atau sekitar Rp 1,5 juta.

Dilansir Telset.id dari Dailymail, kaleng berisi udara segar itu dijual di Bandara Internasional Auckland. Kiwiana menjual udara di seluruh dunia, yang bersumber dari Pegunungan Alpen Selatan.

Kaleng berisi udara segar dari pegunungan di Selandia Baru ini telah memicu kemarahan sejumlah netizen setelah seorang jurnalis, Damian Christion memposting foto sepaket kaleng berisi udara pegunungan yang ‘segar’ ini di Twitter.

Baca juga: Sandal di Hotel Ini Bisa “Parkir” Sendiri

Dalam foto itu disebutkan, sepaket udara segar sebanyak empat kaleng dibanderol dengan harga $ 98,99, di toko bebas pajak di Bandara Internasional Auckland, lebih hemat $ 20, dari harga eceran normal.

“Anda pasti sedang bercanda. $ 98 bukan hadiah yang lucu,” tulis Damian Christion dalam postingannya di Twitter.

Netizen lain berspekulasi jika mengemas udara dalam botol udara membutuhkan izin dari pihak otorisasi yang mengatur pengelolaan sumber daya alam.

Sementara itu, netizen lain berpendapat bahwa saat ini dunia telah mencapai puncak dari kapitalisme. “Kita telah mencapai puncak kapitalisme,” kata netizen lain.

Botol ini dijual lengkap dengan masker pernapasan oleh sebuah perusahaan bernama Kiwiana. Setiap kaleng ukuran lima liter yang berisi udara segar, dijual di website Kiwiana seharga $ 34,50 per botolnya.

“Posisi unik Selandia Baru di Samudra Selatan berarti udara Kiwiana tidak melintasi daratan utama, sebelum mengalir di atas Pegunungan Alpen, Selatan Selandia Baru yang masih asli dan dimasukan ke dalam kaleng ini,”tulis pesan di belakang produk tersebut berbunyi.

Baca juga: “Manusia Ikan” Suku Bajau Mampu Menyelam 70 Meter

Menurut keterangan di website Kiwiana, perusahaan memanen udara ‘di atas garis salju’ di Pulau Selatan Selandia Baru. Udara dalam kaleng ini diambil dari Pegunungan Alpen, Selatan Selandia Baru yang sangat tinggi, di atas garis salju dan ratusan kilometer jauhnya dari peradaban atau kegiatan manusia.

‘Ini adalah udara paling murni yang pernah kamu hirup,” tulis website itu. [BA/HBS]

Sumber: Dailymail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here