TikTok Uji Fitur Reset FYP, Bisa Mulai Algoritma dari Nol

REKOMENDASI
ARTIKEL TERKAIT

Telset.id – TikTok akhirnya menjawab keluhan pengguna yang merasa terjebak dalam lingkaran konten repetitif dengan menguji coba fitur baru yang memungkinkan pengguna melakukan reset pada laman For You (FYP). Langkah ini memberikan kendali lebih besar bagi pengguna untuk “melatih ulang” algoritma rekomendasi seolah-olah mereka baru saja mendaftar akun baru.

Selama ini, algoritma TikTok dikenal sangat agresif dalam mempelajari minat pengguna. Namun, kecanggihan ini sering kali menjadi pedang bermata dua. Pengguna kerap merasa bosan karena disuguhi konten dengan topik yang itu-itu saja, atau bahkan terjebak dalam rabbit hole konten yang tidak lagi relevan dengan minat mereka saat ini.

Fitur penyegaran ini hadir sebagai solusi bagi mereka yang merasa rekomendasi kontennya sudah terlalu “jenuh”. Dengan menekan tombol reset, sistem akan mengabaikan riwayat tontonan masa lalu dan mulai menyajikan variasi konten baru untuk dipelajari kembali berdasarkan interaksi terbaru pengguna.

Mekanisme Reset Algoritma

Dalam pengujian yang sedang berlangsung, fitur ini dirancang agar mudah diakses namun tidak terlalu mencolok. Pengguna dapat menemukannya di menu pengaturan, tepatnya di bawah opsi preferensi konten. TikTok menyebut fitur ini sebagai “Refresh your For You feed”.

Setelah fitur ini diaktifkan, tampilan FYP akan kembali seperti saat pertama kali pengguna membuat akun. TikTok akan menyajikan campuran konten populer yang lebih umum dan beragam. Seiring waktu, saat pengguna mulai menyukai, berkomentar, atau menonton video tertentu lebih lama, algoritma akan kembali membentuk pola rekomendasi yang lebih spesifik.

Langkah ini sebenarnya bukan hal yang benar-benar baru di industri media sosial. Platform milik Meta juga baru saja memperkenalkan fitur serupa. Anda bisa mempelajari Reset Algoritma Instagram untuk memahami bagaimana raksasa teknologi kini mulai memberikan transparansi dan kendali lebih pada penggunanya.

ilustrasi FYP TikTok

Kehadiran fitur ini juga menjadi angin segar di tengah perdebatan global mengenai dampak algoritma terhadap kesehatan mental pengguna. Transparansi algoritma memang sedang menjadi sorotan, bahkan topik mengenai Kode Algoritma X milik Elon Musk juga sempat ramai diperbincangkan karena menjanjikan keterbukaan serupa.

Data Pengguna Tetap Aman

Satu hal krusial yang perlu dipahami adalah fitur reset ini hanya berdampak pada logika rekomendasi konten. TikTok menegaskan bahwa tindakan ini tidak akan menghapus data esensial pengguna. Daftar following, riwayat chat, profil, dan konten yang pernah diunggah tidak akan terpengaruh.

Ini berbeda dengan tindakan drastis seperti menghapus akun. Fitur ini murni hanya untuk menyegarkan “otak” mesin rekomendasi agar tidak terjebak pada pola lama. Hal ini penting, mengingat terkadang pengguna khawatir akun mereka terkena pembatasan visibilitas atau masalah teknis lainnya. Pemahaman mengenai kesehatan akun sangat penting, mirip dengan pengetahuan tentang Shadowban Instagram yang sering menjadi momok bagi kreator konten.

Cara reset algoritma Instagram.

Selain itu, bagi para kreator, fitur ini bisa menjadi tantangan sekaligus peluang. Dengan di-reset-nya preferensi audiens, ada peluang bagi konten-konten baru untuk muncul di permukaan, mirip dengan dinamika perubahan Tren Foto atau video yang selalu berganti setiap musimnya.

Saat ini, fitur “Refresh” tersebut masih dalam tahap pengujian terbatas di beberapa wilayah dan belum ada jadwal pasti kapan akan digulirkan secara global. Namun, inisiatif ini menunjukkan bahwa platform video pendek tersebut mulai serius menanggapi kritik mengenai efek adiktif dan repetitif dari algoritma mereka yang sangat powerful.

TINGGALKAN KOMENTAR
Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ARTIKEL TERKINI
HARGA DAN SPESIFIKASI