Pemuda Ini Bikin Skateboard Terbang ala Back to the Future

Telset.id, Jakarta  – Brit Sam Rogers (24) menciptakan kembali momen sinematik klasik bersama mobil sport DeLorean untuk mewujudkan impian masa kecilnya menjadi Marty McFly di film Back to the Future dalam kehidupan nyata.

Ia merancang sebuah hoverboard atau semacam skateboard terbang cetak 3D seharga USD 430 ribu atau sekitar Rp 6 miliar. Ia bahkan memakai jaket, topi, dan sepatu kasual Marty McFly dan merekam aksi dalam bentuk video.

{Baca juga: Skateboard Ini Pakai ‘Roda Mac Pro’ Seharga Rp 11 Juta}

Menurut laporan New York Post, dikutip Telset.id, Senin (8/6/2020), Sam merupakan lulusan Universitas Loughborough. Ia menciptakan desain alat itu untuk perusahaan inovasi aeronautika Inggris, Gravity Industries dan AdditiveX.

“Film Back to the Future selalu memainkan peran pada masa kecil saya. Film tersebut mengilhami ketertarikan saya kepada dunia penerbangan, aerospace, dan desain. Ia pernah menerima hadiah dari kakek dan nenek berupa mainan.

Mainan tersebut ia beri nama DeLorean. Saat itu, ia baru berusia 10 tahun. Meski demikian, ia selalu memimpikan bisa menerbangkan hoverboard dalam dunia nyata. Setelah 14 tahun berselang, mimpinya ternyata menjadi kenyataan.

“Benda ini punya kekuatan setara 1.000 tenaga kuda, terbuat dari bahan aluminium, nilon, dan baja. Beratnya 59 pound dan merupakan yang tercepat di dunia. Kecepatannya bisa mencapai 50 mil per jam,”  terang Sam kepada awak media.

Skateboard terbang buatannya memiliki turbin berbahan bakar minyak tanah di bagian belakang dan di lengan dengan kontrol yang terletak di dalam pegangan. Uji coba alat tersebut sudah dilakukan sebanyak dua kali dan cukup berhasil.

{Baca juga: Mimpi ke Mars, Dua Sahabat Ini Bikin Roket dari Printer 3D}

Teknologi cetak 3D sekarang banyak digemari, karena bisa mewujudkan impian seseorang yang dulu mungkin seakan sulut diwujudkan. Seperti dua orang sahabat Tim Ellis dan Jordan Noone yang bermimpi ke Planet Mars dengan roket buatan sendiri dari cetak 3D

Tim Ellis dan Jordan Noone ketika mendirikan startup bernama Relavity Space pada 2015 di Los Angeles, Amerika Serikat, bermimpi ingin ke Mars. Dan kini impian kedua sahabat itu akhirnya terwujud berkat teknologi cetak 3D.

Relativity Space akan meluncurkan roket pertama yang bertajuk Terran 1. Roket Terran 1 akan menjadi roket yang sepenuhnya dicetak menggunakan printer 3D. [SN/HBS]

 

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -