Home NGEHITS Sindir Melania Trump, Bintang TV Ini Diancam Dibunuh

Sindir Melania Trump, Bintang TV Ini Diancam Dibunuh

Telset.id, Jakarta – Bintang televisi Jimmy Kimmel meminta maaf via Twitter terkait leluconnya soal ibu negara Amerika Serikat, Melania Trump. Ia juga menyampaikan hal serupa menyoal perseteruannya dengan pembawa acara Sean Hannity.

Jimmy mengungkapkan permintaan maaf lewat Twitter karena mendapat ancaman dari seseorang yang akan membunuh putranya yang baru saja lahir. Tak cuma itu, lewat Twitter, istri Jimmy juga diancam akan dibunuh oleh oknum yang tidak diketahui identitasnya.

Dilansir dari BBC, ancaman pembunuhan terhadap Billy, nama anak Jimmy, jelas tak bisa dianggap remeh. Jimmy dan sang istri pun panik bukan kepalang. Karenanya, Jimmy bergegas memberi pernyataan sikap melalui media sosial.

Baca juga: Hebat, Headset Bikinan Mahasiswa Ini Bisa Baca Pikiran

Drama tersebut bermula ketika Jimmy menunjukkan cuplikan Melania Trump yang membacaan buku untuk anak-anak pada perayaan Paskah di Gedung Putih, Senin (2/4) lalu. Pembawa acara Jimmy Kimmel Live! itu ini kemudian membuat lelucon tentang aksen Melania.

Apa yang dilakukan oleh Jimmy ternyata tidak membuat koresponden Fox, Sean Hannity, terhibur. Sebaliknya, Sean yang sempat mengkritik Michele Obama memutuskan membuat acara sendiri untuk menunjukkan ketidaksukaannya terhadap lelucon Jimmy soal Melania Trump.

Dalam acara tersebut, Sean bahkan bersumpah akan terus mengkritik sampai Jimmy meminta maaf. Bukannya minta maaf, Jimmy malah meladeni Sean via media sosial. Beberapa hari berselang, Jimmy akhirnya sadar telah berbuat salah dan menyatakan maaf terkait lelucon soal Melania Trump.

Baca juga: 10 Tahun Lalu, 4 Smartphone Ini Paling Keren

Permintaan maaf Jimmy di media sosial mendapat banyak apresiasi dari netizen. Namun, tak sedikit pula yang memperingatkannya untuk lain kali lebih berhati-hati. Jimmy pun untuk sementara tak aktif di Twitter usai menyampaikan permintaan maaf itu. [SN/HBS]

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version