Serangan Hacker Terparah, 500 Juta Akun Yahoo Dibobol

database pengguna Yahoo

Telset.id, Jakarta – Hacker berhasil menggondol informasi penting dari setidaknya 500 juta akun Yahoo, demikian menurut raksasa internet tersebut pada Kamis kemarin. Serangan hacker ini menjadi yang terparah dan terbesar dalam sejarah.

Pada press release yang dipublikasi oleh Yahoo disebutkan bahwa peretasan tersebut berlangsung pada tahun 2014, dan berhasil mencuri nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, dan termasuk pertanyaan keamanan serta jawabannya (dalam beberapa kasus).

Yahoo juga mengatakan bahwa akun yang menggunakan password terenkripsi yang biasanya hanya orang tersebut saja yang bisa mengaksesnya juga berhasil diretas.

Yahoo yang sedang dalam proses penjualan ke Verizon saat ini menyatakan sedang bekerja sama dengan penegak hukum untuk mengungkap dalang peretasan tersebut. Diduga hacker ini merupakan “aktor yang didukung oleh negara”, namun masih belum ada bukti bahwa hacker tersebut memang didukung oleh negara.

Yahoo telah mendesak penggunanya untuk segera mengubah password mereka. Perusahaan ini telah memiliki 1 miliar pengguna aktif bulanan untuk semua layanan internet. Sedangkan untuk layanan email-nya sendiri hanya sekitar 225 juta pengguna aktif setiap bulannya, demikian seperti dilansir Telset.id dari CNET.

[Baca Juga: Cara Ketahui Jika Akun Yahoo Ternyata Bermasalah]

Verizon yang telah menggelontorkan hampir USD 4,86 miliar atau sekitar Rp 63 triliun untuk membeli Yahoo mengatakan bahwa hal tersebut baru diberitahu dalam dua hari terakhir.

“Kami akan mengevaluasi dan melakukan penyelidikan terus melalui “kaca mata” kepentingan Verizon secara keseluruhan, termasuk konsumen, pelanggan, pemegang saham dan masyarakat terkait,” jelas pihak Verizon.

Yahoo juga menemukan fakta bahwa untuk informasi pembayaran atau rincian perbankan, tidak dicuri oleh para hacker. Yahoo menemukan bukti bahwa hacker masih berada di dalam jaringannya hingga saat ini. Yahoo juga sudah mempublikasikan FAQ untuk pengguna yang terkena imbasnya. (FHP/MS)

SOURCECNET
Previous articleFoto Terbaru Muncul Perlihatkan Wajah “Lenovotorola”
Next articleSophos Intercept X, Teknologi Anti-Exploit dan Anti-Ransomware

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here