Rusia Aktifkan “Avangard”, Rudal Paling Mematikan Secepat Meteor

Telset.id, Jakarta – Rusia akan melepaskan senjata pemusnah masal yang maha dasyat dan tidak terhentikan, karena dapat menghindari pertahanan rudal dan menyebabkan ledakan yang cukup besar untuk melenyapkan sebuah kota.

Tahun depan, senjata hypersonic bernama Avangard ini, akan masuk ke layanan aktif bersama Red Banner Missile Division, yang berbasis di Ural selatan.

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengklaim rudal baru buatan negaranya ini kebal terhadap sistem pertahanan udara atau rudal.

“Senjata yang menakutkan ini dapat meluncur 20 kali kecepatan suara dan dapat mencapai target di mana pun di Bumi seperti meteor,” kata Vladimir Putin.

Menurut sumber di industri pertahanan Rusia kepada TASS mengatakan, periode yang dijadwalkan untuk menempatkan resimen memimpin pada tugas tempur adalah akhir 2019.

Awalnya, resimen akan terdiri dari setidaknya dua sistem tetapi akhirnya jumlah mereka akan meningkat ke kuantitas organik mereka sebanyak enam unit.

Senjata ini mampu membawa hulu ledak nuklir 2 megaton yang 100 kali lebih kuat dari bom yang menyapu Hiroshima. Jika dijatuhkan di London, ledakan akan menyebabkan bola api bermil-mil luasnya dan akan membunuh sejumlah besar orang.

Avangard adalah sistem yang terdiri dari dua bagian, roket besar dan kendaraan peluncur. Ia bekerja menggunakan rudal untuk menerbangkan glider ke atmosfer, selanjutnya akan dilepaskan kemudian bergerak menuju target di tanah dengan kecepatan hipersonik.

Pesawat ini mampu mengubah arah ketika ia melakukan perjalanan dan dapat mencapai kecepatan tinggi sehingga pertahanan misil tidak dapat menghentikannya.

Rudal “Satan II” Rusia yang terkenal dapat membawa hingga 24 Avangards, yang berarti satu muatan penuh akan cukup untuk menghapus semua kota besar di seluruh negara seperti Inggris.

Putin meluncurkan Avangard tahun ini bersama dengan berbagai senjata baru termasuk nuklir bawah air yang dirancang untuk masuk ke rawa-rawa dan pantai yang akan mengakibatkan tsunami radioaktif besar.

Senjata kiamat ini terinspirasi oleh torpedo nuklir eksperimental Soviet T-15, yang dimimpikan oleh fisikawan nuklir Andrei Sakharov, tetapi tidak pernah dimasukkan ke dalam dinas aktif.

Jika T-15 telah dibangun dan dilepaskan maka akan menghasilkan gelombang yang mampu menghapus kota seperti London atau New York dari peta dan mengubah daerah sekitarnya menjadi zona kematian.

Sumber :

metro.co.uk 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here