Ribuan Perempuan di Korsel Demo Protes Aksi Spycam

Telset.id, Jakarta – Ribuan perempuan di Korea Selatan melakukan protes kasus spycam, yang dianggap telah melanggar privasi. Para pelaku spycam ini secara diam-diam merekam video perempuan di tempat private, seperti di toilet, dan mengunggahnya ke internet.

Guna meredam gelombang protes dari ribuan perempuan, polisi Korea Selatan membagikan stiker atau aksesoris protektor kepada para pendemo.

Seperti dilaporkan Gizmodo, aksesoris kamera protektor itu bertujuan untuk dipasang menutupi kamera belakang setiap ponsel para pendemo.

Kepolisian di Provinsi Gyeonggi Bukbu kabarnya sudah membagikan 50.000 kamera protektor secara gratis sebagai bagian kampanye “Ilegal Filming OFF”. Mereka mengakui bahwa reaksi masyarakat sejauh ini masih positif.

Namun tidak semua pendemo menyambut positif ide polisi Korsel itu. Sebagian pendemo yang memprotes cara itu beranggapan bahwa stiker atau penutup kamera tersebut bukanlah sebuah solusi.

Mereka yang tidak setuju ingin pihak berwenang juga melakukan penyelidikan mendalam dan menjatuhkan hukuman bagi pelaku yang membuat dan menyebarkannya.

Selain itu, stiker yang sifatnya melekat menggunakan lem juga akan membuat pengguna justru kesulitan menikmati fitur kamera belakang ponsel yang selama ini mereka gunakan untuk memotret.

Cara itu juga dianggap dapat membuat mereka yang tidak bersalah justru dicurigai sebagai pelaku yang merekam video tanpa izin di tempat umum.

Sekadar informasi, Agustus 2018 lalu kepolisian Korea Selatan telah membentuk tim khusus untuk menjaga setiap fasilitas umum.

Tim tersebut bertugas mengecek fasilitas umum yang seharusnya steril dari aksi spycam, seperti transportasi publik dan toilet umum. Pihak penyedia fasilitas juga diminta membentuk tim khusus. Yang tidak melakukannya akan dikenai sanksi. [BA/HBS]

Sumber: Gizmodo

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here