📑 Daftar Isi

Prime Video Pesan Dua Musim Serial God of War Sebelum Tayang

Prime Video Pesan Dua Musim Serial God of War Sebelum Tayang

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Prime Video telah memesan dua musim sekaligus untuk serial adaptasi God of War bahkan sebelum musim pertamanya tayang. Keputusan ini menunjukkan keyakinan besar layanan streaming tersebut terhadap potensi adaptasi game populer ini.

Keputusan Prime Video untuk memesan langsung dua musim secara berurutan menempatkan serial ini sebagai salah satu proyek paling ambisius di platform tersebut. Laporan menyebutkan bahwa musim pertama dan kedua akan diproduksi secara back-to-back, memastikan transisi yang mulus antar musim dan mengurangi jeda waktu perilisan.

Langkah ini bukan tanpa risiko mengingat God of War disebut-sebut sebagai salah satu proyek layar kecil termahal Prime Video. Namun, hal ini mencerminkan pemahaman platform akan skala cerita dari saga Nordik game tersebut.

Adaptasi dari Reboot Norse 2018

Serial ini akan mengambil cerita langsung dari reboot mitologi Nordik tahun 2018 yang lebih grounded, bukan era Yunani yang kacau dari masa muda Kratos di game-game sebelumnya. Pilihan ini diyakini akan memberikan awal yang solid bagi serial ini.

Saga Nordik dalam game-game tersebut sangat kaya akan lore dan bahkan menyubversi banyak konvensi umum seputar dewa-dewi Yunani. Penggambaran hubungan dinamis ayah-anak antara Kratos dan Atreus juga sangat menyentuh, yang tampaknya sempurna untuk adaptasi televisi.

Duologi Nordik dari game-game tersebut sendiri telah menghasilkan pendapatan lebih dari satu miliar dolar. Kesuksesan komersial ini membuktikan bahwa serial ini sudah memiliki basis penonton mapan yang sangat besar.

Kru dan Pemeran Bintang

Serial ini digarap oleh Ronald D. Moore, yang dikenal lewat karyanya di berbagai waralaba fiksi ilmiah dan fantasi seperti Battlestar Galactica, Outlander, dan For All Mankind. Pengalaman sebelumnya memberikan gambaran tentang kemampuannya menggunakan layar kecil sebagai media untuk bercerita tentang mitologi, intrik politik, dan moralitas manusia.

Pemenang Emmy Frederick E.O. Toye juga telah bergabung untuk menyutradarai dua episode pertama serial ini. Toye baru saja memenangkan penghargaan sutradara untuk Shōgun dan karyanya yang fenomenal di The Boys dan Fallout.

Bicara soal Fallout, kesuksesan Prime Video menangani adaptasi waralaba game tersebut menjadi bukti bahwa platform ini mampu menggarap adaptasi franchise game yang dicintai. Hal ini membuat optimisme terhadap serial God of War semakin tinggi. Tren adaptasi game ke serial juga terlihat di platform lain, seperti Netflix Adaptasi Ticket to Ride dan Giliran Game Far Cry Diadaptasi Jadi Serial Anime di Netflix.

Pemilihan pemeran juga tak kalah menjanjikan. Ryan Hurst, yang dikenal lewat penampilannya di Sons of Anarchy dan pengalaman sebelumnya mengisi suara Thor di God of War Ragnarök, tampaknya menjadi pilihan ideal untuk Kratos. Anggota pemeran lain seperti Callum Vinson (Atreus), Mandy Patinkin (Odin), dan Ólafur Darri Ólafsson (Thor) juga tampak sempurna untuk peran masing-masing.

Tantangan dan Masa Depan

Untuk bisa sukses, serial God of War dari Prime Video masih harus mengatasi banyak tantangan yang membebani banyak adaptasi video game. Namun, kepercayaan Prime Video pada serial ini, jajaran pemain dan kru, serta skala dan kedalaman storytelling game aslinya, menjanjikan masa depan yang cerah bagi serial God of War.

Jika serial ini berhasil menangkap semua yang membuat game-game tersebut begitu ikonik, ia pasti akan sukses dan menjadi IP paling berharga Prime Video di genre fantasi. Industri adaptasi game ke media lain juga terus berkembang, seperti yang terlihat dari proyek Bandai Namco Garap Game Adaptasi Komik One Punch Man.

Komentar

Belum ada komentar.