📑 Daftar Isi

Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, China Bungkam

Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, China Bungkam

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Empat hari setelah sebuah pesawat kecil menabrak Menara CITIC, gedung pencakar langit tertinggi di Beijing, pemerintah China masih bungkam mengenai penyebab dan kronologi insiden tersebut. Tabrakan pada Jumat (26/06) itu menewaskan pilot—satu-satunya orang di dalam pesawat—dan melukai 13 orang lainnya, namun informasi resmi yang dipublikasikan sangat minim.

Hanya satu pernyataan resmi yang diterbitkan oleh media milik negara, Beijing Daily, berupa laporan sepanjang 60 kata yang memuat fakta dasar. Insiden ini terjadi hanya beberapa kilometer dari Zhongnanhai, markas besar Partai Komunis China, sehingga memicu spekulasi luas di tengah kekosongan informasi.

Tabrakan tersebut meninggalkan lubang di sisi Menara CITIC setinggi 109 lantai, yang kini telah ditutup dengan papan. Rekaman dramatis dari insiden tersebut telah dihapus dari internet, dan sensor bergerak cepat untuk menyensor foto-foto serta meme terkait gedung pencakar langit itu.

Kebungkaman Pemerintah dan Sensor Ketat

Setidaknya tiga perusahaan penerbangan mengaku kepada BBC bahwa mereka telah diperintahkan untuk menangguhkan operasi pesawat ringan, namun menolak menjelaskan lebih lanjut. Seorang perempuan di sebuah lembaga pelatihan penerbangan di Beijing mengatakan, “Kami diberi tahu untuk tidak membicarakannya. Silakan tanya pihak lain.” Perusahaan lain di Chengdu langsung mengakhiri panggilan saat ditanya otoritas mana yang mengeluarkan instruksi tersebut.

Manya Koetse, pengelola buletin Eye on Digital China, menilai sensor yang bergerak begitu cepat dan menyeluruh kemungkinan karena kepemimpinan Beijing “masih belum sepenuhnya yakin apa yang terjadi.” Ia menambahkan bahwa ini adalah insiden yang sangat tidak biasa yang mempertanyakan kompetensi pemerintah dan mengancam “narasi penting partai.”

China memang bukan hal baru dalam penyensoran. Kritik terhadap partai, para pemimpin negara, atau pemerintah jarang terjadi. Setiap diskusi yang tampak kritis, memiliki implikasi politik, atau menyentuh isu sensitif dengan cepat menghilang. Namun kali ini, sensor bahkan melampaui target yang jelas dengan menghapus foto dan meme tentang gedung pencakar langit yang tidak terkait dengan insiden.

Pelanggaran Keamanan Besar dan Perbandingan 9/11

Pesawat yang menabrak adalah Aurora SA60L bermesin tunggal dengan dua kursi, produksi perusahaan China, Sunward Aircraft. Dengan panjang 6,9 meter dan bentang sayap 8,6 meter, pesawat ini dirancang untuk perjalanan wisata, fotografi udara, dan penerbangan rekreasi.

Beijing memberlakukan zona larangan terbang permanen seluas sekitar 100 km persegi di atas kawasan inti pemerintahan yang mencakup Lapangan Tiananmen dan Zhongnanhai. Analis China, Bill Bishop, menyebut insiden ini sebagai “pelanggaran keamanan besar.” Ia menekankan bahwa hanya beberapa detik lagi terbang, tabrakan bisa terjadi di Zhongnanhai dan menjadi guncangan besar dalam sistem keamanan Beijing.

Raymond Kuo, wakil presiden riset di Chicago Council of Global Affairs, mengatakan bahwa fakta sebuah pesawat kecil mampu terbang melintasi sebagian besar kota dan mendekati Zhongnanhai merupakan hal yang memalukan secara politik dan kelalaian keamanan besar. Ia menambahkan bahwa insiden ini bisa jadi merupakan kesalahan pilot, kegagalan mekanis, atau mungkin saja disengaja.

Di luar China, insiden ini mengingatkan sebagian orang pada serangan 11 September 2001. Seorang pengguna Reddit menulis, “Ini persis seperti peringatan berita yang saya terima ketika sebuah pesawat menabrak menara pertama saat 9/11.”

Chong Ja Ian, peneliti non-residen di Carnegie China, membandingkan insiden ini dengan peristiwa Mei 1987 ketika pilot amatir Jerman, Mathias Rust, mendaratkan pesawat ringannya di Lapangan Merah Moskow. Saat itu, penerbangan Rust menyoroti kealpaan serius dalam sistem pertahanan udara Soviet dan menyebabkan sejumlah pejabat tinggi dicopot. Chong memperkirakan hal serupa mungkin terjadi di Beijing, di mana beberapa pejabat akan dicopot dari jabatan mereka terkait kecelakaan ini.

“Sebuah pesawat kecil yang menabrak Menara CITIC berarti drone atau rudal juga mungkin bisa melakukannya. Ini sedikit memalukan bagi layanan keamanan yang bertanggung jawab atas Beijing,” pungkas Chong.

Content image for article: Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, China Bungkam

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.