Pendiri Apple dan Istri Kena Corona Sepulang dari China

Pendiri Apple corona

 Telset.id, Jakarta  – Salah satu pendiri Apple Steve Wozniak, dan istrinya, Janet Wozniak, menyatakan hampir terkena virus Corona dua bulan lalu. Mereka menderita flu terburuk setelah mengunjungi Asia Tenggara pada Januari 2020.

“Kami ke dokter untuk memeriksakan batuk buruk Janet. Semua berawal pada 4 Januari 2020. Saat itu, kami baru saja kembali dari China,” terang pendiri Apple bersama Steve Jobs tersebut, dikutip Telset.id dari New York Post, Rabu (4/3/2020).

{Baca juga: Soal Smartphone Lipat, Steve Wozniak: Apple Ketinggalan}

Keduanya menderita sakit tenggorokan dan batuk saat kembali ke Amerika Serikat. pengusaha 64 tahun bahkan sempat kehilangan suara. Padahal, ia seharusnya punya agenda di beberapa acara. Mau tak mau, ia membatalkannya. “Saya tergolek dua hari,” ujarnya.

Yang paling parah, Janet mengalami batuk darah. Tak ingin kondisi semakin parah, Steve membawanya ke rumah sakit. Selesai melakukan pemeriksaan, dokter mengatakan bahwa flu yang mereka derita bukanlah jenis dari Amerika Serikat.

“Ketika itu, kami belum bisa diuji untuk kemungkinan terkena virus corona. Dokter menganggapnya tak penting. Seandainya kejadian tersebut terjadi hari ini, kami pasti telah diuji dan dikarantina. Sebab, yang kami alami mirip pasien corona,” ujar pendiri Apple itu.

Dokter sempat meminta kepada Steve dan Janet untuk rajin mencuci tangan. Janet kemudian didiagnosis menderita infeksi sinus. Beruntung, Steve dan Janet cepat memeriksakan diri dan mendapat penanganan medis sehingga kembali sehat.

Sekadar informasi, total kematian akibat virus corona menyentuh lebih dari 3.200 orang dengan jumlah kasus mencapai 92.000. Jumlah kasus dan kematian menurun di China, tetapi melonjak di negara dan wilayah lain, terutama di Iran dan Korsel.

{Baca juga: Steve Wozniak Yakin Apple Bakal Eksis Hingga 2075}

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel melaporkan, total ada 516 kasus baru infeksi virus corona. Total kasus covid-19 di Korsel kini mencapai 5.328. Di antara 516 kasus baru, 405 kasus berasal dari Daegu, pusat penyebaran virus corona.

 

SOURCENew York Post
Previous articleDaftar 10 Hoaks Penyebaran Virus Corona di Indonesia
Next articleSamsung Jamin Stok Galaxy Z Flip di Indonesia Tak Terganggu Corona

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here