Pasang Ribuan Iklan di Facebook, Rusia Sabotase Pilpres AS

Facebook-an

Telset.id, Jakarta – Kongres mengeluarkan pengumuman mengejutkan terkait upaya Rusia mengintervensi Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS). Kongres menyatakan bahwa lebih dari 3.000 iklan di Facebook dibeli oleh agensi kaki tangan Rusia.

Dilaporkan Recode, menurut Kongres, campur tangan Rusia pada Pilpres AS merupakan upaya untuk melakukan semacam sabotase. Rusia memanfaatkan perusahaan bernama Internet Research Agency untuk membelah suara warga AS pada pesta demokrasi 2016 tersebut.

“Rusia menggunakan media sosial, termasuk Facebook, untuk memengaruhi Pilpres AS. Mereka mencoba membuat perubahan dengan mendorong satu kandidat untuk menang,” kata anggota Partai Demokrat di Komite Intelijen Parlemen AS, Adam Schiff.

Atas dasar itulah, Partai Demokrat menggugat tim kampanye Presiden Donald Trump, beberapa waktu lalu. Partai Demokrat juga menggugat situs pembocor WikiLeaks dan pemerintah Rusia atas tudingan berkonspirasi demi menguntungkan Partai Republik.

Gugatan hukum diajukan ke pengadilan federal Manhattan, New York, oleh Komisi Nasional Partai Demokrat  pada Jumat (20/4) waktu setempat. Para tergugat dituding terlibat konspirasi ilegal berskala luas untuk mempengaruhi Pilpres AS 2016.

Dalam gugatan tersebut tidak disebutkan nama Trump sebagai satu tergugat. Namun, nama-nama orang dekat Trump dicantumkan sebagai tergugat. Mereka adalah anak sulung Trump, Donald Trump Jr, kemudian menantu Trump yang juga penasihat Gedung Putih, Jared Kushner.

Dokumen gugatan itu menyebut pemerintah Rusia memberitahu tim kampanye Trump bahwa pihaknya melakukan serangan siber terhadap server DNC, yang berujung kepada rilis informasi yang merusak citra Hillary Clinton, calon Partai Demokrat pada Pilpres AS 2016. [SN/IF]

Source Link 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here